
“Aku sudah bercerai!!”
Feby berucap sambil berdiri dan menahan tangis. Seketika itu Chandra menghentikan langkahnya dan berbalik badan menatap Feby yang sudah berderai air mata.
Grep
Chandra langsung memeluk tubuh Feby dengan erat. Dan tangis perempuan itu akhirnya pecah. Entah kenapa meskpun melihat Feby sedang menangis seperti ini, ada sedikit kelegaan di hati Chandra setelah mengetahui status Feby saat ini.
“Sudah, tenanglah! Jangan menangis lagi, Feb!” ucap Chandra setelah mengurai pelukannya dan mengusap air mata Feby.
Setelah itu Chandra mengajak Feby duduk di sofa yang ada di ruang tengah tak jauh dari meja makan. Chandra duduk di sebelah Feby. Feby pun masih terisak walau Chandra sudah menenangkannya.
“Ada apa sebenarnya?” tanya Chandra setelah tangis Feby berhenti.
“Aku sudah bercerai dengan Reza. Dan pernikahanku hanya berjalan satu tahun.” Jawab Feby.
Sekarang bukan masalah tentang alasan Feby bercerai. Namun alasan Feby harus diasingkan di tempat ini dan identitasnya diubah, itulah yang membuat Chandra sangat penasaran. Akhirnya Feby menceritakan semuanya. Tentang kebusukan mantan mertuanya yang ingin memiliki semua perusahaan Papanya.
Feby mengatakan kalau Reza akan membantu mengurus semuanya. Yaitu mengembalikan beberapa asset yang sudah berpindah kepemilikan tanpa sepengetahuan Papa Kenzo. bahkan Reza juga yang meminta agar perceraiannya dirahasiakan dari Tuan Ibra. Semua itu demi kebaikan masing-masing.
“Apa kamu percaya dengan janji Reza begitu saja? Bagaimana kalau itu hanya akal-akalannya yang justru akan memperlancar rencana busuk Papanya, Feb?” tanya Chandra yang masih merasa ragu.
“Aku sangat yakin, Chan! Reza adalah pria yang baik. Dia pasti menepati janjinya.” Jawab Feby dengan tatapan menerawang jauh ke depan.
Chandra terkekeh pelan mendengar Feby yang masih memuji mantan suaminya. dan itu berhasil membuat Feby menoleh ke arah Chandra.
“Kenapa?”
__ADS_1
“Aku heran saja sama kamu. Kalau Reza adalah pria baik, lalu kenapa kalian berce-“
“Cukup, Chan!! Sudah aku katakan bukan, kalau kamu jangan sekali-kali ikut campur masalahku. Apa belum cukup aku menceritakan ini semua pada kamu? Lalu tnggapan kamu seperti ini? silakan keluar dari sini sekarang juga!!” ucap Feby berapi-api. Lalu ia segera berdiri dan masuk ke kamarnya.
Grep
Chandra memeluk Feby lagi. dia merasa bersalah dengan ucapannya baru saja.
“Maafkan aku, Feb! aku nggak bermaksud mencampuri urusan kamu. Aku mohon jangan usir aku lagi, biarkan aku selalu ada di sisimu dan melindungimu.” Ucap Chandra sambil mengeratkan pelukannya.
Jujur saja Feby merasa tenang dalam pelukan Chandra seperti ini yang sangat menenangkan. Dia juga tidak serius dengan ucapannya yang mengusir Chandra agar tak datang lagi menemuinya. Namun Feby benar-benar tidak ingin Chandra terlalu ikut campur urusan pribadinya khususnya perceraiannya.
“Aku janji, Feb! aku tidak akan mengulanginya lagi. maafkan aku.” ucap Chandra dengan sungguh-sungguh.
Feby melepas pelukannya lalu menatap lekat mata Chandra yang sangat meneduhkan. “Terima kasih, Chan. Terima kasih sudah mengerti aku. aku mohon setelah kamu mengetahui semua ini, berjanjilah untuk tidak mengungkap identitasku yang sesungguhnya.”
Waktu sudah malam. Chandra tahu kalau Feby butuh istirahat, walau sebenarnya ia masih ingin berlama-lama bersama perempuan itu. Tapi Chandra harus tetap pulang. lagi pula masih banyak waktu untuk bisa datang ke apartemen Feby lagi. akhirnya Chandra berpamitan pada Feby.
***
Mulai saat itu, Chandra sering berkunjung ke apartemen Feby. Dia juga menuruti semua perintah Feby untuk tidak membocorkan identitasnya. Jadi, Chandra sama sekali tidak pernah mengajak Feby jalan-jalan.
Diam-diam Chandra juga ikut membantu masalah yang tengah dihadapi keluarga Feby. Dia menceritakan semuanya pada sang Ayah. Sean pun sangat terkejut mendengar kabar itu. Karena semenjak pernikahan Feby dulu, hubungan Sean dan Kenzo tidak lagi dekat seperti dulu lagi.
Chandra yang berniat membantu menggagalkan rencana Tuan Ibra mendapat persetujuan dari ayahnya. Namun Chandra melarang ayahnya ikut campur. Cukup dia saja yang bekerja. Jika ada kesulitan, dia akan menghubungi ayahnya.
*
__ADS_1
Chandra yang mendapat kontrak kerja selama dua tahun di kampus, selama itu juga ia terus memantau Feby. Bahkan dia rela tidak pulang sama sekali ke kota J, hanya demi keselamatan Feby.
Meskipun sampai saat ini keamanan Feby terpantau aman, namun Chandra tidak bisa semudah itu menganggapnya enteng. Dia masih terus memantaunya. Feby pun sudah tidak keberatan lagi jika Chandra selalu datang ke apartemennya. Karena selama ini dia sangat kesepian dan tidak mempunyai teman sama sekali.
Tanpa terasa, dua bulan lagi kontrak kerja Chandra habis. Pihak kampus memberikan kebebasan buat Chandra, mau terus memperpanjang kontraknya atau bekerja di tempat lain. Dan Chandra juga masih belum memberikan kepastian. Namun yang pasti dia masih ingin tinggal di kota ini.
Sampai saat ini Chandra juga belum berhasil menggagalkan rencana Tuan Ibra. Namun Tuan Ibra juga belum berhasil menguasai perusahaan milik Kenzo.
***
Sementara itu di kediaman Tuan Ibra saat ini tampak berantakan. Khususnya di ruang kerjanya. Pria tua itu tampak murka setelah mendapat kabar dari salah satu anak buahnya bahwa Feby sudah lama tidak tinggal di luar negeri bersama anaknya. kemudian disusul kabar mengejutkan lagi kalau pernikahan anaknya bersama Feby hanya bertahan satu tahun saja.
“Berengsekkk!!! Cepat cari wanita itu secepatnya! Dia harus menandatangani surat pengalihan kepemilikan perusahaan Kenzo.” titahnya pada anak buahnya.
.
.
.
*TBC
Happy Reading‼️
__ADS_1