
Dan benar saja. Feby semakin bergerak cepat untuk mendapatkan kenikmatannya. Dan tak lama kemudian tubuhnya menegang lalu disusul cairan hangat yang keluar dari dalam intinya. Begitu juga dengan Chandra. Ia merasakan juniornya seperti diremass dan menghasilkan sensasi yang berbeda.
Bruk
Tubuh Feby lemas seketika dan terjatuh di atas da-da suaminya. Chandra tidak tinggal diam. Dengan posisi masih dalam penyatuan, Chandra berjalan sambil menggendong istrinya dan membawanya masuk ke dalam ruangan terdekat dengan kolam. Di ruangan itu gilirian Chandra yang mulai bergerak aktif untuk mendapatkan pelepasannya. Feby yang sudah tidak bisa berkutik pun hanya pasrah dengan permaianan suaminya.
Keduanya kini sama-sama telentang setelah mendapatkan pelepasannya. Meskipun lelah setelah melakukan kegiatan intim itu, namun ada rasa puas yang selalu ingin diulang terus menerus.
“Apa masih sanggup untuk ronde selanjutnya?” tanya Chandra sambil memandang wajah lelah istrinya dari samping.
Feby menggelengkan kepalanya dengan lemah. “Untuk hari ini cukup. Aku benar-benar lelah.” Jawabnya.
“Yakin? Setelah dengan posisi tadi dan kamu merasakan hal yang berbeda, apakah kamu tidak ingin mengulanginya nanti malam?” goda Chandra dan sukses mendapat cubitan dari Feby.
“Tidak. Tidak untuk nanti malam. nggak tahu kalau besok. Karena nanti malam aku ingin kamu mengajakku keluar jalan-jalan.” Jawab Feby.
“Baiklah, My Princess, My Honey, My Sweety, I’ll do it for you.” Jawab Chandra sambil memeluk erat tubuh Feby.
Setelah kegiatan panasnya itu, mereka berdua beristirahat sejenak.
***
Malam harinya, Chandra menuruti keinginan istrinya yang meminta untuk jalan-jalan. Di membawa Feby ke suatu tempat yang sangat terkenal di kota itu. Chandra menggunakan mobil sportnya untuk berkeliling kota menikmati indahnya malam bersama istri tercinta.
Mereka berhenti sejenak untuk makan malam sebelum kembali melanjutkan jalan-jalannya. Chandra membawa isrinya untuk makan malam di salah satu restaurant yang menyajikan beberapa menu makanan Indonesia. Karena sebelum berangkat tadi Feby sudah berpesan kalau ia ingin makan masakan Indonesia saja.
__ADS_1
Saat sedang menikmati hidangan makanan yang baru saja disajikan oleh pelayan restaurant, tanpa sengaja netra Feby melihat sosok mantan suaminya juga berada dalam restaurant itu. Namun yang membuat Feby terkejut adalah saat ini Reza sedang makan malam dengan ditemani oleh sosok wanita cantik dan anggun.
“Lihatin apa?” tanya Chandra.
“Oh, nggak lihat apa-apa.” Jawab Feby lalu kembali menyantap makanannya.
Chandra berusaha melihat apa yang tadi dilihat oleh istrinya. Namun ia tidak menemukan apapun. Karena memang suasana restaurant yang sedikit ramai. Chandra juga sudah lupa dengan sosok mantan suami Feby.
Selesai makan malam, Chandra kembali mengajak istrinya untuk melanjutkan jalan-jalannya. Dan tepat di parkiran, Feby juga melihat Reza baru saja keluar dari restaurant dengan menggandeng mesra wanita yang menemaninya makan malam tadi.
Entahlah apa yang ada dalam pikiran Feby saat ini. mungkin mantan suaminya itu sudah sembuh perilaku menyimpangnya. Dan kini sudah bisa kembali hidup normal. Kalau memang seperti itu, Feby sangat bersyukur.
Hingga larut malam, Chandra dan Feby baru pulang ke rumahnya. Mereka berdua sangat senang menikmati keindahan malam ini dengan orang terkasih. Padahal kedua orang tua mereka menginginkan Chandra dan Feby pergi ke luar negeri untuk bersembunyi dari Tuan Ibra. Namun hal itu dimanfaatkan oleh keduanya untuk menikmati momen bulan madunya. Lagi pula Chandra juga masih waspada dengan keamanan istrinya. Meskipun ia tidak menggunakan jasa bodyguard, Chandra cukup yakin dengan kemampuannya dalam menjaga dan melindungi istrinya.
***
Sudah satu minggu Chandra dan Feby tinggal di luar negeri. selama seminggu itu mereka menikmati bulan madu yang sangat menyenangkan. Dan kini saatnya Chandra kembali ke perusahaan untuk mengelola perusahaan ayahnya.
Seperti yang dijanjikan oleh Chandra, hari ini ia pergi ke kantor dengan mengajak serta istrinya. Meskipun Feby memiliki kemampuan untuk ikut membantu di kantornya, namun Chandra melarang. Dia tidak ingin membuat istrinya capek. Feby cukup duduk manis dan menemaninya bekerja saja.
Sesampainya di kantor, sebelum Chandra membawa istrinya masuk ke dalam ruangannya, ia terlebih dulu mengajak Feby masuk ke dalam ruangan Fredy. Chandra ingin mengenalkan istrinya pada Fredy. Karena selama seminggu ini Chandra tidak punya banyak waktu untuk bertemu dengan Fredy.
Cklek
Chandra membuka pintu ruang kerjanya, lalu mempersialakan istrinya masuk. Feby benar-benar terkejut dengan suasana dalam ruangan itu. Ruangan yang begitu luas. Bahkan tidak pantas disebut sebagai ruangan untuk bekerja. Karena ruangan itu hampir mirip dengan kamar hotel president suit. Tidak hanya itu, balkonnya juga tampak luas dan nyaman untuk menikmati keindahan kota.
__ADS_1
Selama seminggu ini Chandra meminta seseorang mengubah ruangan kerjanya seperti sekarang. hal itu demi membuat istrinya nyaman saat sedang menemaninya bekerja.
Cup
“Terima kasih! Kamu selalu memperlakukanku dengan sangat istimewa.” Ucap Feby sambil mengecup bibir suaminya.
“Bukankah aku sudah mengataakan kalau apapun akan aku lakukan demi wanita yang paling special.” Jawab Chandra lalu membalas kecupan istrinya.
***
Sementara itu tampak Tuan Ibra sedang memijit kepalanya yang begitu pusing karena perusahaannya saat ini hampir bangkrut. Ditambah lagi sampai saat ini ia belum juga menemukan kebaradaan Feby. Reza juga sedang sibuk menangani peerusahaan yang di luar negeri. hingga ia menyerahkan semua tentang Feby pada Papanya. Padahal Reza juga berusaha agar Papanya tak lagi terobsesi dengan asset perusahaan milik Kenzo.
“Sepertinya memang ada orang lain yang ikut membantu Tuan Kenzo.” ucap asisten Tuan Ibra.
“Cepat cari siapa orang itu!!”
.
.
.
*TBC
Happy Reading‼️
__ADS_1