
Feby mengangguk sambil menahan sakit. Chandra benar-benar bingung. Namun posisinya saat ini masih menyatu. Dan juniornya juga sedang sangat tegang. Tidak mungkin dipaksa keluar begitu saja. biarlah nanti akan bertanya kebenarannya setelah ia selesai menuntaskan kewajibannya.
“Sayang, tahan sebentar! Aku akan dengan pelan melakukannya.” Ucap Chandra dengan suara lembut.
Feby hanya mengangguk. Dia masih merasakan panas di area sekitar intinya. Namun Chandra juga sangat paham. Dia tidak serta merta menggerakkan juniornya. Dia memberikan lumatann lembut pada bibir istrinya agar lebih rileks. Setelah merasakan inti Feby yang kembali mengeluarkan pelumasnya, Chandra mulai bergerak pelan.
Feby merasakan inti tubuhnya penuh dan sesak saat junior suaminya melesat begitu dalam. Dan saat Chandra mulai bergerak maju mundur dengan pelan, rasa sakit Feby juga perlahan hilang dan berganti rasa yang sangat entah sangat sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata.
Chandra terus bergerak aktif memberi kenikmatan untuk istrinya. Rasanya dia sangat bahagia bisa memiliki Feby seutuhnya. Sekaligus menjadi satu-satunya pria yang berhasil menyentuh dan memiliki Feby.
Mereka berdua hanya melakukan penyatuan satu kali saja. Chandra tidak ingin membuat istrinya kelelahan di saat pertama kalinya melakukan hubungan suami istri. Meskipun itu juga pertama bagi Chandra. Namun mereka berdua cukup puas.
Setelah mereka sama-sama meraih puncak kenikmatan, Chandra menarik tubuh Feby ke dalam pelukannya dan menutup tubuhnya dengan selimut.
“Terima kasih, Sayang! Terima kasih telah menjadikanku laki-laki pertama yang berhasil memilikimu.” Ucap Chandra.
Feby hanya mengangguk.
“Apa kamu ingin langsung tidur?” tanya Chandra memastikan.
“Tidak. Aku ingin menjelakan semuanya padamu. Dan maafkan aku karena tidak jujur sebelumnya.” Ucap Feby.
Chandra mengangguk lalu memberikan istrinya waktu untuk menceritakan masa lalunya.
#Flashback On.
__ADS_1
Di awal pernikahan Feby dan Reza dulu terlihat biasa saja. meskipun keduanya masih sama-sama belum bisa saling mencintai, namun sikap Reza juga biasa saja tidak dingin ataupun cuek. bahkan tidak membenci Feby.
Selama satu bulan pernikahannya, Feby tinggal di rumah Reza. Hanya saja Reza terlihat sangat sibuk dengan pekerjaannya. Bahkan sering pulang larut malam. feby dapat memaklumi jika selama itu suaminya belum pernah sekalipun menyentuhnya.
Dia menggambarkan hubungannya sama dengan hubungan kedua orang tuanya. Mungkin Reza butuh waktu. Jadi Feby hanya bisa menunggu saat itu tiba.
Setelah satu bulan pernikahan, Reza mendapat kabar bahwa perusahaannya yang di luar negeri sedang ada masalah. Pria itu menawarkan pada Feby mau ikut ke sana atau tetap tinggal di sini. akhirnya Feby memilih ikut.
Selama tinggal di luar negeri, mereka berdua tinggal di apartemen mewah milik Reza. Feby berusaha menjadi istri yang baik walau masih belum ada benih cinta untuk suaminya itu.
Feby sering melihat suaminya selalu sibuk dengan pekerjaan kantor jika sudah berada di apartemen. Bahkan sampai larut malam. tidak hanya itu, Reza selalu bekerja dengan ditemani oleh asisten pribadinya. Yang menurutnya terlihat sangat setia dengan bossnya.
Hingga di usia pernikahannya yang tujuh bulan, Reza masih belum menyentuhnya. Dan hal itu sedikit membuat hati Feby terusik. Bukan karena ingin disentuh oleh suaminya, namun sangat penasaran dengan Reza.
Sekilas Feby melihat lampu ruang kerja Reza masih menyala. Dan pintunya sedikit terbuka. Setelah mengambil air minum, Feby berniat mengunjungi ruang kerja suaminya sebentar sekadar mengingatkan untuk beristirahat.
Pyarr
Gelas dalam genggaman Feby terjatuh seketika saat melihat apa yang dilakukan oleh suaminya di dalam ruang kerjanya bersama pria yang berstatus asisten pribadi itu. Keduanya sedang asyik bercumbu di atas meja kerja. Dan jatuhnya gelas yang dipegang Feby mampu mengganggu kegiatan panas mereka.
Feby segera pergi dan memasuki kamarnya. Dia benar-benar terkejut dengan kejadian yang ada di depan matanya baru saja. ternyata hal itu lah yang membuat Reza sampai saat ini tidak pernah menyentuhnya.
Kini niat Feby sudah bulat. Lebih baik mengakhiri hubungan ini secepatnya. Dan tak lama kemudian Reza membuka pintu kamar.
“Maafkan aku, Feb! sekarang kamu sudah tahu semuanya. Maaf kamu harus tahu sisi buruk diriku.” Ucap Reza.
__ADS_1
“Aku rasa hubungan ini lebih baik kita akhiri saja, Za!” jawab Feby yang masih tampak shock.
Reza mengangguk. Namun setelah itu dia menceritakan semuanya. Tentang pernikahannya dengan Feby karena paksaan dari Papanya. Dan juga ketidak mampuan Reza menolak permintaan Papanya. Karena selama ini Papanya sudah susah payah merawatnya sejak Mamanya meninggal. Selain itu dia juga tidak ingin keadaannya yang cenderung menyukai sesama jenis diketahui oleh Papanya.
Reza juga akhirnya menceritakan niat busuk Papanya demi mendapatkan perusahaan Papa Feby dengan dalih pernikahan itu. Feby sungguh terkejut mendengarnya.
“Aku akan mengabulkan permintaan kamu, Feb. tapi tolong kamu jangan sekali-kali membuka aibku ini. dan aku mohon perceraian kita ini disembunyikan. Sampai aku berhasil menggagalkan rencana busuk Papa terhadap Papamu.” Ucap Reza dengan sungguh-sungguh.
Feby mengangguk setuju. Dia tahu kalau Reza sebenarnya pria baik.
“Terima kasih. Dan sekali lagi maafkan aku.”
#Flashback Off.
.
.
.
*TBC
Happy Reading‼️
__ADS_1