
Warningggg!!!!🔥🔥🔥🔥
Feby memekik terkejut saat merasa tubuhnya tiba-tiba seperti melayang. Namun setelah itu dia sadar kalau saat ini suaminya lah yang menggendongnya. Chandra membawa Feby masuk ke dalam kamarnya dan menghempaskannya di atas kasur berukuran king size.
Chandra rasanya sudah tidak tahan ingin segera menikmati kegiatan itu. Namun Feby dengan cepat bangun.
“Chan, tunggu dulu! Kita baru sampai dan belum mandi. aku sama sekali tidak nyaman.” Ucap Feby.
Lagi-lagi Chandra harus menahannya. Dia tidak ingin egois dengan memaksa Feby untuk berhubungan badan. “Baiklah, kita mandi bersama atau bagaimana?” tanya Chandra sambil mengerlingkan mata.
“Aku duluan saja yang mandi!” ucap Feby dan berlari cepat masuk kamar mandi.
Di dalam kamar mandi Feby tak langsung mandi. dia masih menormalkan degupan jantungnya saat hampir saja Chandra akan menyerangnya.
Beberapa menit membersihkan tubuhnya, Feby keluar dari kamar mandi hanya memakai bathrope. Harum tubuh Feby menguar memenihi indera penciuman Chandra. Laki-laki itu merasa ada sesuatu yang bangkit namun ia harus menahan sebentar lagi.
Tanpa mengucapkan sesuatu bahkan tanpa melirik istrinya, Chandra segera masuk kamar mandi untuk mandi kilat. Selain sudah tidak tahan untuk segera menyerang istrinya, Chandra juga tidak mau berlama-lama di kamar mandi dalam posisi juniornya sudah berdiri tegak.
“Tahan sebentar lagi ya, boy!” ucap Chandra sambil melirik ke bawah tanpa berani menyentuhnya. Setelah itu ia keluar kamar mandi dengan memakai bathrope saja.
Jakun Chandra naik turun saat melihat istrinya duduk bersandar di atas ranjang. Bathrope yang dikenakan Feby sangat pendeka hingga menampakkan pahanya yang putih dan mulus.
Perlahan Chandra melangkah mendekati istrinya.
“Sayang, maafkan aku jika aku benar-benar sudah tidak bisa menahannya.” Ucap Chandra sambil berbisik tepat di telinga Feby.
Feby meremang. Dia mengangguk samar tanpa menjawab. Kemudian mempersilakan suaminya menunaikan kewajibannya.
__ADS_1
Chandra memulainya dengan mencium kening Feby begitu dalam. Ciuman penuh kasih sayang untuk perempuan yang sangat ia cintai.
“Aku sangat mencintaimu, Sayang. Ijinkan aku menunaikan kewajibanku sebagai suami kamu.” Ucap Chandra dengan lembut.
Feby mengangguk lalu lebih dulu mengecup bibir suaminya. Chandra pun segera membalas kecupan itu dengan lumatann yang begitu lembut dan membuat Feby benar-benar terbuai.
Mereka melakukan pemanasan tidak terlalu lama karena saat dalam penerbangan tadi keduanya sudah cukup puas. Setelah itu ciuman Chandra perlahan turun ke leher jenjang istrinya dengan meninggalakn beberapa tanda merah di sana.
Tangan Chandra bergerak aktif menarik tali bathrope Feby. Seketika itu pemandangan yang sangat indah sangat memanjakan mata Chandra, karena Feby tidak memakai apapun. Ternyata perempuan itu sudah menyiapkan diri dan tidak ingin membuat suaminya bersusah payah.
Mata Chandra sudah dipenuhi oleh kabut gairahh saat melihat dua asset berharga milik istrinya yang begitu menantang.
Posisi Feby saat ini telah berubah di bawah kungkungan suaminya. Chandra segera menikmati keindahan milik Feby yang sudah terpampang nyata di hadapannya.
Feby melenguh pelan saat merasakan lidah suaminya mulai menyapu dua ujung asetanya yang menyerupai kismis itu. Bahkan tanpa sadar Feby meremat kuat rambut suaminya yang tampak asyik dengan kegiatannya.
“Jangan ditahan! Keluarkan saja desahanmu.” Ucap Chandra sebelum menarik kain penutup itu ke bawah.
Benar saja saat Chandra mulai menenggelamkan kepalanya di antara sela-sela pa-ha Feby dan mulai menciumi inti itu, suara desahann Feby akhirnya lolos juga. dan suara itu berhasil membuat gairahh Chandra semakin berkobar.
Setelah cukup menikmati inti tubuh istrinya, Chandra merubah posisinya yang paling nyaman untuk segera melakukan penyatuan. Feby yang melihat senjata milik suaminya hanya bisa memalingkan muka. Entahlah apa yang sedang ada dalam bayangannya itu.
Perlahan Chandra mengarahkan juniornya mendekat ke inti tubuh Feby. Bergerak pelan agar menciptakan sesasi yang berbeda. Chandra merasakan ada yang aneh. Padahal inti milik istrinya sudah basah, namun kenapa rasanya sangat sulit untuk masuk. Ditambah lagi wajah Feby seperti sedang menahan sakit.
“Mungkin Feby sudah lama tidak pernah melakukannya, jadi rasanya akan kembali sakit.” Begitulah yang ada dalam benak Chandra.
Chandra sejenak menghentikan kegiatanya. Lalu mengecup bibir istrinya untuk menenangkannya dari rasa gugup.
__ADS_1
“Chan, pelan!” lirihnya dan semakin membuat Chandra keheranan.
Karena sudah ingin menuntaskan hasratnya, Chandra pun mulai melakukan penyatuannya. Melakukannya dengan lembut dan pelan. Namun Chandra masih merasakan kesulitan untuk menembus inti itu.
Dengan susah payah Chandra berusaha. Bahkan dia rela tidak mempedulikan kesakitan istrinya saat ini yang sedang mencengkeram kuat kain sprei. Akhirnya Chandra mendorong kuat juniornya untuk bisa menembus inti milik istrinya.
Terdengar jeritan kesakitan dari mulut Feby. Chandra melihat istrinya menitikan air mata. Bahkan saat ini dia juga merasa ada sesuatu yang aneh pada juniornya.
“Sayang, kamu masih vir…gin?” Chandra terkejut saat melihat noda darah.
.
.
.
*TBC
Nah kan benar😂😂
Billal dapat perawan ting-ting
Sean buy 1 get 2 free😂😂😂 janda + 2 anak
Chandra dapat janda tapi perawan
Happy Reading‼️
__ADS_1