Suami Kedua

Suami Kedua
lebih buruk


__ADS_3

"Sayang kamu di mana?" tanya Aslan menghubungi Nayla dia sudah berada di rumah tapi justru tak menemukan istri dan anak sambung nya itu.


"Aku di mini market depan mas,kamu sudah pulang ya?" tanya Nayla


"Hmmm...."


"Maaf mas sebentar lagi aku pulang,Vero minta jajan dulu mas"


"Ya sudah cepat pulang ya sayang, hati-hati" ujar Aslan lalu menutup ponselnya,Aslan sudah tidak sabar ingin bercerita pada Nayla tentang kehidupan nya dan ingin Nayla mengenali mama nya juga.


****


"Jangan coklat ya sayang nanti malah sakit gigi, yang ini saja ya"bujuk Nayla tapi Vero menggeleng kan kepala nya, bocah kecil itu menginginkan coklat.


"Vero kan habis sakit kata dokter nggak boleh makan sembarangan,kalau makan roti lebih kenyang" bujuk Nayla lagi


Saat sedang membujuk Vero,Nayla malah melihat Yudha yang sedang bersama perempuan lain berbelanja juga,Nayla mengerutkan keningnya hingga mereka saling tatap.

__ADS_1


Yudha segera menghampiri Nayla,Nayla hendak pergi tapi sialnya keburu di tahan oleh Yudha.


"Nay,aku mau bicara"


"Mas ini tempat umum"


"Lalu kita harus bicara di mana? berduaan di dalam kamar" ujar Yudha membuat Nayla menarik tangan Vero dan memundurkan tubuhnya.


"Nay, aku yakin kamu pasti sudah melakukan nya bukan dan ini sudah hampir satu bulan kalian menikah,kamu harus segera bercerai Nay"


Nayla menggeleng kecil, tidak mungkin dia mengancur kan pernikahan yang sempurna ini.


"Nay kita sudah menikah lama,aku sudah tau kehidupan mu begitu juga kamu, baik buruk nya kita sudah sama-sama tau! tidak akan ada yang menyayangi anak kita tulus seperti aku menyayangi Vero,Nay.Jadi aku mohon kita kembali ya, segera minta dia menceraikan mu" bujuk Yudha


Tubuh Nayla mendadak kaku saat mata nya tertuju pada orang di belakang Yudha,ya Aslan melihat nya bahkan mungkin saja Aslan mendengar kan ucapan Yudha karena Nayla tidak menyadari kedatangan sang suami,Aslan langsung membalikkan tubuh nya dan pergi,tadi nya dia berniat menemani Nayla dan Vero untuk belanja tapi justru mendapat kan pemandangan yang menyayat hati nya.


"Papa" panggil Vero yang juga melihat Aslan menjauh

__ADS_1


"Mas Hendra"pekik Nayla keluar mencoba mengejar Aslan tapi dia teringat kalau dia meninggal kan Vero di mini market,Nayla masuk kembali dan menggendong Vero tapi Yudha mencoba menghalangi nya.


"Maaf mas, seperti nya keputusan ku berubah aku tidak ingin kita kembali" ujar Nayla


"Nay,apa maksud mu?"


"Sudah aku katakan kalau aku tidak ingin kita kembali, permisi!" pamit nya lalu segera pergi.


"Jadi dia mantan istri kamu mas? pake jilbab gitu" ejek Cindy


"Ya,, orang tua ku sangat menginginkan Nayla kembali untuk memulihkan kondisi perekonomian kamu cin,aku belum mampu membayar Art dan Nayla bisa mengerjakan itu semua,aku akui Nayla perempuan yang cekatan selain bisa mengerjakan rumah dia juga pintar mencari uang" puji Yudha membuat Cindy kesal


"Tapi penampilan nya norak mas"


"Aku mengenalnya memang sudah berhijab Cin,dia lembut, keibuan perempuan paling sabar yang aku kenal karena diriku sendiri tempramental,Nayla bisa menenangkan ku Cin"


"Mas sudah dong muji-muji dia terus,dia juga nggak mau balik sama kamu"

__ADS_1


"Mau! Pasti mau hanya saja butuh waktu! Kita lihat saja nanti Nayla akan kembali tadi kamu lihat sendiri kan suaminya pergi setelah melihat aku sama Nayla pasti mereka bertengkar hebat dan sebentar lagi suami nya akan mengusir Nayla dari rumah,Nayla tidak di terima di keluarga ayah nya,ibu tiri nya tidak menyukai Nayla pasti ujung-ujungnya Nayla kembali pada ku" ucap Yudha percaya diri, sedangkan Cindy membuang pandangan nya dia benci pada Yudha yang memuji Nayla padahal dia ingin Yudha segera melamar nya bukan justru kembali pada perempuan ber syar'i itu.


Yudha memang tidak melihat bagaimana rupanya suami Nayla karena membelakangi nya tapi dia yakin lelaki itu sudah pasti lebih buruk dari dia karena itu syarat utama Yudha dulu dalam mencari suami baru tidak boleh lebih tampan dari dia.


__ADS_2