
"Permisi,saya izin mau mengantarkan makanan pesanan pak-"
"Oh iya mas, terimakasih" Potong Aslan cepat
"Apa itu mas?" tanya Nayla melihat Aslan membawa kantong kresek
"Ini tadi aku pesan Online sayang,di makan dulu yuk,Vero juga mau makan nak?" tanya Aslan
"Mau pa" jawab Vero cepat dari semalam dia hanya meminum susu saja.
"Sebentar ya,papa siapkan dulu" Aslan menyiapkan makanan untuk sang anak dan meletakkan nya di atas meja.
"Ayo di makan,papa mau suapkan bunda dulu ya sayang,Vero bisa makan sendiri kan" ujar Aslan mengusap rambut sang anak lalu beranjak ke arah Nayla.
"Kenapa bengong begitu?" tanya Aslan melihat sang istri hanya diam saja.
"Aku pikir kamu nggak akan kembali mas,maaf kan aku ya"
"Makan dulu ya,aku suapin" ujar Aslan membuat Nayla tersipu malu karena di perlakukan manis kembali oleh Aslan.
"Kenapa nggak nunggu makanan dari rumah sakit saja mas?" tanya Nayla
"Takut nya kamu keburu lapar,Vero juga kasihan pasti belum makan dari semalam"
__ADS_1
"Astaga! Iya mas aku lupa"
"Biarkan dia makan dulu,kamu juga makan ya bair cepet sembuh dan kita bisa pulang"
"Mas ruangan nya kok gede banget ya,kamu yang pilih?" tanya Nayla
"Iya,,biar kamu dan Vero nyaman sayang"
"Tapi mas-"
"Uang nya? Kamu nggak usah pikirkan itu sayang, yang terpenting untuk kesehatan kamu,soal uang biar aku yang pikir kan, Alhamdulillah aku dapat bonus kemarin jadi bisa digunakan untuk pengobatan kamu ya"
Nayla tersenyum kecil sambil terus menguyah makanan nya betapa beruntungnya dia menjadi istri dari lelaki ini,Aslan benar-benar bertanggung jawab selalu saja mementingkan dirinya dan Vero,dia mana lagi coba mencari suami seperti ini,Nayla benar-benar merasa menyesal sudah membohongi sang suami,Nayla berjanji jika pulang nanti akan menebus semua kesalahannya pada Aslan dia akan menjadi istri yang baik.
"Pagi dok"
"Dengan Suami?" tanya sang dokter dan di anggukki Aslan
"Bagaimana kondisi nya pagi ini?"
"Alhamdulillah lebih baik dok,pusing nya sudah mulai berkurang hanya sedikit mual saja"
"Itu biasa di rasakan pada perempuan hamil muda"
__ADS_1
"Hamil" gumam Aslan
"Oh ya saya belum mengatakan nya semalam,selamat ya pak istri anda sedang mengandung saat ini"
"istri saya hamil dok?" tanya Aslan tak percaya
"Ya pak,ibu Nayla sedang hamil muda tapi kondisi nya sangat lemah untuk beberapa hari ini di sarankan tetap di opname terlebih dahulu sampai kondisi ibu Nayla benar-benar pulih" jelas sang dokter
"Iya dok....baik" jawab Aslan cepat
"Kalau begitu saya permisi ya"
"Terimakasih dok"
Aslan menatap wajah sang istri lekat sedangkan Nayla tak bisa berkata apa-apa, dia sangat berterima kasih dengan kehamilan nya ini, semoga dengan kehamilan nya ini rumah tangga nya bersama Aslan bisa kembali membaik dia juga berpikir tidak ingin kembali lagi pada Yudha.
"Terimakasih sayang,aku senang kamu sekarang hamil"
"Iya mas,Vero akan punya adik"
"Kamu jangan capek-capek bekerja lagi sayang, untuk sementara waktu kamu nggak usah bikin kue dulu ya sampai kandungan kamu benar-benar kuat"Saran Aslan
"Iya mas"
__ADS_1
"Vero mau kan punya adik lagi?" tanya Aslan pada sang anak yang sedang asik memakan makanan nya,Vero hanya mengangguk kecil karena dia sendiri juga belum mengerti.