Aku Ingin Dicintai

Aku Ingin Dicintai
Episode 17


__ADS_3

INT. RUANG KERJA WISNU. SIANG


Hilda yang masih kesal, uring-uringan ke Wisnu.


HILDA


Ingat ya, Pa.. jangan sekali-kali Papa kabulin permintaan si Rani itu. Papa harus ingat, gimana Rafi udah bikin Papa sengsara di penjara. Anak durhaka emang dia!


Wisnu tercenung.


WISNU


Kamu tenang aja, aku tidak akan pernah memberikan fasiltas lagi ke anak durhaka itu! Dia itu bukan siapa-siapa Papa lagi! Papa gak pernah punya anak seperti dia!


Hilda pun tersenyum puas mendengarnya.


CUT TO


EXT. RUMAH RANI. SIANG


Mobil Angga yang dikendarai Rafi, sampai depan rumah Rani.


Rafi turun dari mobil, lalu bukain pintu mobil untuk Rani.


Nanda juga keluar dari bangku belakang.


Rani mendengus kesal, lalu masuk ke dalam rumah.


Rafi DIAM.. menghela nafas panjang, HANYA MEMPERHATIKAN RANI MASUK..


NANDA SERBA SALAH.. IA HANYA TATAP RAFI.. Rafi mau jalan, tiba-tiba merasakan perutnya sakit, hampir mau jatuh.. tapi.. JRENG!


Nanda menahannya… HOLD MOMENT..


Tapi Rafi segera bangkit sendiri.. ia tatap Nanda sesaat lalu beranjak masuk..


Nanda masih diam memperhatikan Rafi.


CUT TO


INT. RUMAH RANI. SIANG


Rani ternyata mengintai dari balik hordeng ruang tamu, melihat Rafi yang masih berdiri depan Nanda..


RANI


(Berguman lirih) Siapa perempuan itu..? Apa benar dia Cuma temannya Rafi..?


Rani sambil terus liatin Rafi dan Nanda jadi mikir.


CUT TO


EXT. RUMAH RANI. SIANG


Kembali ke Rafi dan Nanda yang masih berdiri berhadapan..


NANDA


(Kepo) Orangtua kamu pisah ya..?

__ADS_1


Rafi makin bete dan kembali menatap Nanda dengan wajah ketus.


RAFI


(Penuh penekanan) Bu Nanda gak perlu tau lebih jauh soal keluarga saya.. Sebaiknya silahkan Bu Nanda pulang..


Nanda kernyitkan dahi dan angkat bahu.


NANDA


Baiklah.. Tapi antar aku..


DEG..! Rafi sejenak menatap Nanda yang juga menatapnya. KAMERA BERGERAK MUTERN RAFI DAN NANDA YANG SEDANG SALING TATAP..


NANDA


Kamu gak akan biarin aku pulang naik angkutan umum, kan...?


Rafi hela nafas berat, lalu membuka pintu mobilnya.


Nanda pun lalu masuk ke dalam mobil..


INSERT : Di balik Jendela terlihat Rani yang masih perhatiin Rafi dan Nanda..


CUT TO


EXT. JALANAN (MOBIL ANGGA). SIANG


Mobil Angga melaju diantara kendaraan lainnya. Di dalam mobil Rafi nyetir sambil sesekali melirik bete Nanda di sampingnya. Nanda yang diam-diam ternyata perhatiin Rafi jadi tersenyum simpul dan mulai mengajukan pertanyaan..


NANDA


Kamu anak pengusaha kaya. Kenapa kamu gak meminta bantuan papa kamu untuk mendapatkan modal usaha...?


RAFI


NANDA


Terus mau bergantung sama aku..?


Rafi terkesiap dan sambil nyetorsejenak menatap Nanda, lalu kembali menatap lurus ke jalan, sambil jawab ucapan Nanda..


RAFI


Bekerjasama.. Bukan bergantung. Itupun kalau kamu mau.. Kalau ngga juga ngga masalah..


Maya tidak menjawab dan malah memalingkan wajahnya sambil mengingat kejadian yang menimpa Ilham..


FLASHES


penggalan adegan ketika Maya memeluk Ilham yang terkapar di jalan akibat luka tusukan.


BACK TO


Nanda tersadar dari lamunannya sambil mendesah resah..


Rafi tercekat dan kembali melirik Nanda..


RAFI

__ADS_1


Kenapa...?


Nanda tidak menjawab. Hanya menggeleng.


Rafi jadi keheranan.


Mata Nanda tampak Nanar membayangkan Ilham yang terbaring koma di Rumah Sakit.


CUT TO


INT. RUMAH SAKIT (RUANG PERAWATAN ILHAM). SIANG


(Scene mimpi.. Tapi buat se real mungkin ya, seolah nyata)..


Ilham masih terbaring koma di ruang ICU, dengan selang oksigen dan kabel-kabel yang menempel di tubuhnya.


Seorang perawat memeriksa alat-alat kesehatan yang menempel ditubuh Ilham. Setelah itu lalu mengganti botol infus.


INSERT : Tangan Ilham terlihat bergetar.


Perawat terkesiap lihat tangan Ilham yang yang bergetar itu. Perawar lalu memandang wajah Ilham yang mendadak tegang bagai merasakan sakit yang amat sangat.


INSERT : Tangan Ilham bergetar makin kencang, lalu menyusul kedua kakinya ikut bergetar, dan seluruh tubuhnya berguncang hebat, kejang-kejang.


Perawat panik dan langsung memanggil dokter.


PERAWAT


Dok.. Pasien kejang-kejang lagi..


Dokter datang dan langsung melakukan penanganan medis. Namun Ilham makin kejang dan akhirnya terkulai tak bergerak lagi.


INSERT : Alat detekti jantung tidak bergerak lagi..


Dokter lalu periksa kondisi Ilham. Sesaat kemudian..


DOKTER


Pasien sudah meninggal dunia..


Dokter lalu tutup wajah Ilaham pakai kain..


CUT TO


INT. RUMAH INDRI. SIANG


Indri terbangun dari tidurnya..


INDRI


Ilhaaaam..


CU : Wajah Indri tampak tegang dan nafasnya juga megap-megap.


Sesaat kemudian Indri lalu menatap sekitar dan akhirnya sadar jika dia baru saja bermimpi..


INDRI


Kenapa mimpi tadi seperti nyata?

__ADS_1


Indri jadi termenung dan wajahnya terlihat jadi makin gelisah. Indri pun bangun dan beranjak keluar dari kamarnya..


CUT TO


__ADS_2