
Selamat membaca π»
Maaf banyak typo π
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
π»π»π»
"Kamu gak apa apa sayang?? Kok lama di kamar mandi??" tanya Dion begitu menyadari Ratna cukup lama meninggalkannya tadi dengan Eva.
"Tidak apa apa,,,Jangan khawatir ya,,," sahut Ratna berusaha bersikap sewajarnya.
"Oh ya gimana?? Jasnya cocok??" tanya Ratna mengalihkan pembicaraan.
"Cocok sayang,,, Eva cukup pandai membuat jas sebagus ini. Mungkin lain kali aku bisa bantu promosikan kamunke beberapa relasi bisnisku Va,,," ucap Dion.
"Terima kasih Dion. Aku akan sangat senang jika kamu mau melakukannya. Bukan begitu mas??" tanya Eva pada Heru yang hanya duduk diam sekembalinya dari merokok di luar.
Eva mengira Heru hanya merokok di luar ruangan tadi dan tak menyangka Heru menemui Ratna di belakang. Eva yang sangat polos begitu mempercayai suami dan sahabatnya itu sampai tak pernah mencium aroma perselingkuhan mereka di belakangnya.
π»Flashback,,,,,π»
Eva divonis mandul sejak tahun pertama pernikahannya akibat kecelakaan motor yang dialaminya dulu. Perutnya menghantam trotoar cukup keras dan mengakibatkan rahimnya pecah. Eva yang kala itu tengah hamil muda anak Heru terpaksa diangkat rahimnya karena dokter takut racun dari pecahnya rahim menyebar.
Dan sejak itu pernikahan mereka pun terasa sepi tanpa kehadiran seorang anak. Heru sebagai pria yang sabgat mencintainya cukup tabah menerima semuanya dan tetap mempertahankan rumah tangganya meski EVa berkali kali memintanya menikah lagi atau menceraikannya saja.
Hingga akhirnya muncul Ratna,,, Wanita yang mampu menggoyahkan iman Heru. Heru yang masih sangat mencintai Eva tergiur dengan tubuh sintal Ratna yang terus memancingnya.
Heru tidak pernah tau Ratna memang dendam pada setiap pria yang mencintai istrinya sejak Dion dulu mencampakkannya. Ratna ingin semua wanita merasakan kepedihannya ditinggal suami.
Bahkan Ratna gelap mata pada Eva yang sudah menganggapnya sahabat karib. Melihat Eva yang tidak sempurna namun tetap bahagia dengan cinta Heru,,, Ratna tak tahan untuk tidak mengusik kehidupan rumah tangga mereka.
Dan Heru pun akhirnya jatuh ke pelukannya sejak dua tahun terakhir. Heru yang tetap mencintai Eva susah untuk menuruti kemauan Ratna agar dirinya meninggalkan Eva.
Untungnya Ratna segera dipertemukan kembali dengan Darren dan Dion yang akhirnya mengalihkan perhatiannya hingga dia tak lagi memaksa Heru menceraikan Eva.
Hubungan gelap yang masih manis itu terus berlanjut hingga akhirnya Ratna mendapatkan Dion seutuhnya setelah menendang Hana. Beberapa kali berhubungan intim dengan Dion tak kunjung membuat Ratna hamil. Ratna heran kenapa kali ini susah untuk bisa hamil anak Dion.
__ADS_1
"Mana mungkin aku mandul dan ketularan si Hana itu. Dion juga aku yakin dia sehat karena dulu juga bisa membuatku hamil." batin Ratna bingung ketika ke sekian kalinya dia memandang hasil testpacknya yang hanya menampilkan garis satu saja.
"Bagaimana pun juga aku harus bisa hamil biar bisa menyingkirkan Hana. Dion tidak boleh punya celah untuk rujuk dengan Hana." batinnya lagi.
Sore itu tanpa sepengetahuan Dion yang tengah keluar kota,,, Ratna menemui Heru. Eva yang taunya suaminya adalah seorang freelancer yang sering bolak balik luar kota juga tak menaruh curiga ketika Heru berpamitan dan mengatakan dirinya tak akan pulang malam itu.
Heru dan Ratna melepas rindu di sebuah kamar hotel bintang empat. Suara suara erangan keenakan dari bibir keduanya pun memenuhi ruangan itu saat adegan panas diantara keduanya tengah berlangsung.
"Heruuu,,, kok dikeluarin di dalam sihhh!!!!!" pekik Ratna menyudahi kenikmatan terlarangnya.
"Kelepasan Na,,, Enak sih kamunya,,, Pinter bikin aku gak tahan." sahut Heru mencubit hidung Ratna gemas.
"Bangun dulu dong biar aku bisa cepat ke kamar mandi." dorong Ratna.
"Biarin saja kenapa sih,,, Kalau pun jadi juga gak apa apa kan. Bayi itu akan punya ayah sah." kekeh Heru malas mencabut miliknya.
"Sembarangan saja,,, Kalau ketahuan bisa gawat." protes Ratna terus berusaha mendorong tubuh Heru agar terlepas dari dirinya.
"Yahh terserah kamu sajalah Na,,," ucap Heru akhirnya mengalah dan melepaskan dirinya.
Malam itu Ratna memperingatkan Heru agar tak mengulangi yang sudah terjadi tadi saat mereka kembali melayang ke langit kenikmatan semu.
Sebulan kemudian,,,
"Kamu gak apa apa sayang??" tanya Dion cemas mendapati Ratna pucat pasi keluar dari kamar mandi.
"Aku mual sekali sayang,, pusing sekali kepalaku,,," sahut Ratna lirih.
"Kita ke dokter saja ya,,," ajak Dion.
Ratna mengangguk saja dan menurut ketika Dion membopongnya masuk ke mobil. Dion cukup ngebut mengendarai mobilnya agar Ratna cepat mendapat tindakan dokter.
Selepas melakukan semua tindakan yang diperlukan,,Dokter mempersilahkan Dion dan Ratna duduk dan menunggunya selesai membaca hasil lab Ratna. Dokter melipat kembali kertas yang dibacanya dan dengan wajah penuh senyum dokter mengulurkan tangannya kepada Dion.
"Selamat pak Dion,,, Ibu Ratna positif hamil." ucap Dokter.
Dion yang masih berjabat tangan dengan dokter hanya melongo dan seakan tak percaya dengan apa yang di dengarnya.
__ADS_1
"Hamil dok??" tanya Ratna memecah kediaman Dion.
"Benar ibu,,, Ibu tengah mengandung. Usia kehamilannya memasuki usia empat minggu. Dijaga ya bu kandungannya." pesan dokter.
Ratna terdiam dan bingung harus bereskpresi seperti apa. Antara terkejut dengan berita ini karena sekian lama bersama Dion selama ini,,, dia baru kali ini dinyatakan hamil.
"Sayang,,,Kok kamu malah bengong gitu sih?? Kamu gak senang kalau kamu hamil??" tegur Dion.
"Se,,, Senang pastinya sayang. Gak mungkin dong gak senang. Kan memang ini yang kita inginkan." kata Ratna sedikit tergagap di awal.
Dion tersenyum lalu mencium kening Ratna.
"Terima kasih ya sayang sudah mewujudkan apa yang sudah lama ku impikan." ucapnya.
"Sama sama sayang,,," Ratna memaksakan diri tersenyum di tengah kegalauannya.
Tentu saja Ratna galau memikirkan kehamilannya ini. Dirinya sendiri bahkan tidak yakin anak siapa yang tengah dikandungnya ini.
Dion atau Heru??
Berkali kali berhubungan dengan Dion tak kunjung membuatnya hamil dan kali ini dia tiba tiba hamil setelah pertama kalinya Heru kebablasan saat berhubungan intim dengannya.
"Tapi siapa pun ayah bayi ini,,, Aku akan tetap merawatnya karena kehadiran bayi ini membuat posisiku makin kuat di depan Dion. Hana tidak akan pernah bisa menyingkirkanku. Tapi bagaimana dengan Heru,,,Kalau anak ini ternyata anaknya,,, apa dia bisa diajak kerjasama??" Ratna kembali galau.
"Tergantung keuntungan apa yang bisa kamu tawarkan padaku,,"
Balasan pesan dari Heru membuat Ratna mendelik dengan ponsel yang masih di tangannya.
"Sialan,,, Berarti mau tidak mau aku harus membuat Heru diam. Tidak boleh gagal Ratna,,, Kamu sudah sejauh ini,,," gumam Ratna pada dirinya sendiri.
Ratna pun kemudian menawarkan tawaran yang cukup menggiurkan pada Heru yang langsung dengan gampang menyetujuinya. Ratna menawarkan seperempat dari apa yang akan didapatkannya dan bayinya dari Dion akan menjadi milik Heru asalkan Heru mau menutup mulut.
"Ok,,, Deal. You are the best Na,,, Love you selingkuhanku,,," tulis Heru.
\=\=\=\=\=
Terima kasih atas vote,like dan komennya yaa π»π»
__ADS_1