BIDADARI YANG KU SAKITI

BIDADARI YANG KU SAKITI
Lond*n


__ADS_3

"Setidaknya lu gak bakal nyusahin gue di luar. Gue gak perlu papah lu kalau lu teler. Dirumah lu kan lu bebas mau teler dimana saja" Dion menyanggupi


"Bawel lu,, buruan sini!!!" aku menutup telponku


Dion dengan terpaksa menuruti kemauanku yang sudah terlanjur membeli banyak minuman alkohol dengan berbagai merk. Dia setia menemaniku walau dirinya tak banyak minum.


Dia datang sebagai sahabat baikku yang memang tak pernah mengkhianatiku seperti Angga. Dia prihatin dengan keadaanku. Dengan pernikahanku dan segala sesuatu tentangku.


Dion yang sudah mengetahui semua dariku tak bisa banyak komentar. Dia merasa terkejut juga dengan semua yang dilakukan Angga.


\=\=\=\=\=\=\=


"Gila lu bro,,, " ucap Dion yang langsung menelpon Angga begitu aku menceritakan semuanya


Angga hanya terkekeh dan mentertawakan dirinya sendiri yang bisa dengan mudahnya menerima segala bujuk rayu Febby dulu. Dirinya yang memang termasuk player tanpa pikir panjang meladeni Febby.


Dia merasa lucu saat dirinya menyadari bahwa ternyata dia mencintai Febby.


Dia menyesal baru bisa dan berani mengakui Mike sebagai putranya di saat saat terakhir anak itu.


Dia juga menyesal telah begitu mengecewakan Darren.


"Bukan Darren aja bro,, Tapi gue juga!!!" Dion pun emosi dan segera menutup telponnya


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Dion yang masih sadar mengambilkanku bantal dan selimut agar aku yang sudah terlanjur mabuk ini tidak kedinginan.


Aku meracau.


" Chairaaaaaa,,, dimana kamuuuuu,,,, Aku bodoh sayang,,,, aku menyesal sayang,,, Chairaaaaaaaaaaa,,,,, "


Dion geleng geleng kepala melihatku seperti itu. Otaknya masih sangat sadar dan mulai memikirkan banyak hal tentangku.


Aku yang ingin kembali pada Chaira tapi tak bisa menceraikan Febby,,, Dan Mike,,,


Deggggg,,,,


"Kematian tante,,,, Jangan jangan itu juga rekayasa Febby" pikir Dion.


"Aku harus mencari tau semuanya!!!!" batinnya


Dion bertekad menyewa orang untuk menyelidiki semua tentabg Febby tanpa sepengetahuanku. Termasuk kehamilan Febby yang sekarang. Dia tidak ingin kami kecolongan lagi.


Dia tak ingin aku kembali harus bertanggung jawab pada anak yang bukan anakku lagi.


"Aku akan memberitahunya saat semua sudah terungkap. Untuk saat ini biar dia tinggal di luar negeri saja bersamaku. Dia butuh waktu untuk menenangkan dirinya" batinnya


Dion ingin memastikan aku tak melakukan hal konyol apa pun jadi dia memutuskan untuk menemaniku.


Tanpa sepengetahuanku dia sudah menyiapkan penerbangan kami malam ini untuk keberangkatan besok pagi.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Aku mau kamu terus melapor padaku setiap dua jam sekali. Aku ingin tau setiap perkembangannya. Jangan lupa juga tempatkan orang di sekitar wanita ini. Aku ingin kalian juga mencari tau tentang dirinya" kata Dion pada orang suruhannya seraya menunjukkan sebuah foto.


Anak buahnya segera mengangguk lalu pamit pada Dion.


"Hey,,, ingat!!! yang rapi!!! aku tidak ingin mereka semua merasa curiga dan tau. Apalagi Darren,,, jangan sampai dia mengendus usaha kita!!!" Dion kembali mengingatkan.


"Baik pak" sahut anak buahnya


Dion menyuruh dia segera pergi karena dia tak ingin aku mendengar percakapanku dengan pria itu. Dion lega saat melihatku masih terkulai di sofa. Segera dia memerintahkan beberapa anak buah kami untuk mengangkatku dan memasukkanku ke mobil.


"Hehhhh dimana kita???" aku yang keesokan paginya bingung saat Dion membangunkanku


Aku yang terbangun di dalam mobil bingung melihat sekeliling yang banyak orang. Melihat mereka yang membawa banyak koper aku bisa simpulkan bahwa ini di bandara.


"Kita ke London. Lu butuh menyegarkan otak lu" sahut Dion


Aku yang mendengarnya hanya melongo dan melihat keadaan diriku yang belum mandi dan masih mengenakan baju lusuh kemarin.


"Setidaknya kasih gue waktu mandi dan ganti baju lah" protesku


"Ntar aja lah di London" sahut Dion cuek


"Gila lu,,, " protesku yang segera mengekor padanya yang sudah mulai berjalan memasuki tempat check in.


Hingga akhirnya pesawat membawa kami makin menjauhi kota itu,,,


Aku mencoba memejamkan mataku berpikir untuk tidur lagi karena kepalaku juga masih terasa sedikit pusing setelah acara mabukku semalam.


Walau pikiranku masih tertinggal di kota ini. Aku tak tau pasti apa yang akan ku lakukan di London nanti dan berapa lama aku akan berada disana. Yang jelas aku hanya ingin melupakan sejenak semua kejutan dari Febby dan Angga.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Brakkkkkk,,,,


Febby menggebrak meja sinta sekretarisku.


"Tapi saya benar benar tidak tau bu kemana pak Darren. Saya coba menghubungi beliau berkali kali tapi tidak ada jawabab. Ponselnya juga dimatikan" Sinta berusaha meyakinkan Febby yang tak percaya bahwa dia tak mengetahui kepergianku.


"Sekretaris macam apa kamu!!!!! Masak bos mu pergi kamu tidak tau??? Bukannya kamu yang mengatur semua jadwalnya???" bentak Febby


"Atau kau sengaja menyembunyikan dariku hahhhh??? Minta dipecat kamu???" ancamnya


"Maaf bu,,, saya sungguh tidak tau. Ini saja saya panik karena saya masih belum bisa menghubungi beliau padahal meeting dengan klien penting lima belas menit lagi bu" kata Sinta sembari menunjukkan agenda kerjanya yang berisi jadwal jadwalku


Febby merebut paksa agenda itu dan menbacanya satu persatu. Setelah yakin apa yang dikatakan Sinta adalah benar dia melempar agenda itu dan pergi.


Sinta memungut agenda itu sambil bersungut sungut.


"Berbeda sekali dengan bu Chaira yang lembut dan sopan"

__ADS_1


Tut tut tut tut,,,,


Febby menbanting ponselnya dengan kesal karena dari tadi dia hanya mendengar nada sibuk dan tidak aktif tiap dia mencoba menelponku dan Dion.


"Kemana perginya mereka?? Dasar tak bertanggung jawab!!!! Aku hamil malah ditinggalkannya. " sungutnya


"Ini semua gara gara Angga kep***t itu!!! aku harus menemuinya!!! " ucapnya


Dengan segera Febby melajukan mobilnya ke rumah sakit tempat Angga dirawat setelah insiden pemukulan dariku.


Angga sama sekali tak ingin membawa kasus itu ke hukum walau orang tuanya menyuruhnya.


"Tidak papa,,, ini semua salah Angga. Darren tidak salah jika dua ingin melampiaskan kemarahannya seperti ini. Yang jelas Angga mau papa urus hak asuh Mike agar jatuh padaku jika Febby tetap menolakku" ucap Angga


"Tapi bukannya Febby sedang hamil?? mana bisa dia menikah denganmu?" tanya mamanya


"Lagipula Mike,,, usianya tak panjang lagi kan?" kata mamanya lagi yang memang belum bisa menerima kenyataan bahwa putranya telah memiliki putra dari wanita yang sama sekali tak pernah dikenalnya.


Mama Angga termasuk wanita yang masih mempertimbangkan bibit, bebet dan bobot. Jadi dia tidak bisa menerima jika ada wanita yang dekat dengan putranya itu jika dia tidak tau asal usul wanita itu.


"Ma,,, umur itu rahasia tuhan. Setidaknya Angga sudah mencoba mengambil alih hak asuhnya dan kita bisa usahakan pengobatan lain di luar negeri" kata Angga


"Sudahlah ma,, turuti saja keinginan Angga kali ini. Jika mama masih tetap tidak bisa menerima Febby tapi tolong mama terima Mike." kata papanya


"Baiklah,,, mama mengalah demi kamu" tukas mamanya pada Angga


Bruaaakkk,,,


Febby masuk tanpa permisi dan langsung berkacak pinggang di depan Angga dan orang tuanya.


" Puas kamu setannnn??? membuatku kehilangan Darren dengan sekejap setelah berbagai cara ku tempuh!!!" Febby kesal


"Heh dasar wanita tidak tau aturan,,, seenaknya saja mengatai anakku setan. Pergi kamu!!!! Atau aku suruh pengawalku menyeretmu!!!" hardik mama Angga


Mama Angga yang memang tidak suka pada Febby semakin tidak menyukainya.


Febby terkejut mendengar saat mama Angga menyebutkan bahwa Angga adalah putranya.


"Sial!!! Aku ceroboh sekali marah marah tanpa peduli. Aku bisa saja membuat mama Angga tak mau menerimaku suatu hari nanti jika Darren benar benar menceraikanku. Aku akan kehilangan sumber uangku lagi" batin Febby


"Keluarrrr!!!!"


Bentakan mama Angga membuatnya terkejut dan segera meninggalkan ruangan itu.


"Mama pastikan wanita itu tidak akan pernah menjadi menanty mama,, dan mama akan buat dia menyesal telah memakimu dengan mengambil alih hak asuh Mike." Mama Angga dengan berapi api penuh emosi mengatakan hal tersebut.


Mama Angga yang tau selama ini putranyalah yang membiayai hidup Febby dan Mike yakin bisa memenangkan kasus itu.


Jangan lupa vote, like dan komen yaaaa


Terima kasih 😍

__ADS_1


__ADS_2