Diana Permata Terindah Dari Desa

Diana Permata Terindah Dari Desa
Bab 21 Terciduk


__ADS_3

Veronica yakin, rencananya kali ini berhasil, segala aspek sudah dia perhitungkan. Diana masih fokus memperhatikan tayangan cctv yang memberatkan dirinya, jemarinya juga menari diatas layar handphonenya.


“Dari tadi kau hanya sibuk dengan handphone kamu saja, kamu sedang memesan taksi, tiket pesawat … atau ….” Veronica menggantung ucapannya. Senyuman yang sangat mengintimidasi yang terukir di wajah Veronica tertuju untuk Diana. “Sekalipun kamu ingin pergi dari sini dengan jet pribadi, jangan harap bisa! Karena aku tidak akan melepaskan kamu Diana!”


“Ivan dan om Sofian juga pastinya tidak akan membiarkan kamu lolos begitu mudah, kami semua akan memberi perhitungan, karena kamu sudah mencelakai tante Rani.” Tidak bosannya Veronica terus bicara dan menyudutkan Diana.


“Huhhh!” Diana menghempaskan napasnya begitu kasar sambil menggelengkan kepalanya. Hal yang sangat dia hindari saat ini bertambah satu, yaitu melihat Veronica, tapi takdir hidup siapa yang tahu, dia malah menjadi sering berurusan dengan Veronica, entah manusia jenis apa Wanita yang terus mengoceh itu, dia dari keluarga kaya, kuliah di Universitas impian, tapi sifatnya sangat memuakkan. Diana lebih memilih fokus membaca dan membalas pesan profesor Russel.


Ivan, Abimayu, dan Yudha masih menonton rekaman cctv, mereka masih mempelajari semuanya. Cara berjalan tersangka dan yang lainnya.


“Apalagi yang kamu tunggu Ivan? Itu sangat jelas Diana!”


“Kau ingin diam saja seperti ini? Sedang orang yang menyakiti mamamu tengah mempersiapkan pelarian dirinya?”


"Ayolah Ivan ...., jangan beri kesempatan pada Diana untuk kabur. Walaupun kita semua mudah menemukannya kalau dia kabur."


“Cepat ambil handphonenya, jangan sampai dia berhasil melarikan diri, kita semua harus membayar lunas semua perbuatan Diana ini, Ivan!”


Saat yang sama, Diana mendapat pesan balasan dari profesor Russel. Dengan tenang Diana mengetik kata untuk menjawab tuduhan yang terus tertuju pada dirinya.

__ADS_1


^^^Tunggu sebentar lagi, aku punya bukti. Kalau dalam tayangan cctv itu bukan diriku.^^^


“Ayo buktikan!” tantang Veronica.


Diana menggerakkan bola matanya kearah lift, saat yang sama pintu lift terbuka, terlihat beberapa orang berseragam keamanan lengkap menyeret seseorang yang mengenakan baju, jaket, celana, masker dan topi, sangat persis seperti tersangka yang terekam dalam cctv.


“Maaf Nona, kami terlambat,” ucap salah satu petugas keamanan pada Diana.


Diana hanya menganggukkan kepalanya, dia memberi isyarat agar para petugas keamanan itu memberi bukti kalau yang mereka tangkap itu orang yang sama dalam tayangan cctv.


Salah satu petugas memberikan beberapa lembar foto pada Ivan. “Ini adalah tangkapan cctv dari Cafe sampai tempat kami menciduk tersangka.”


“Kalau dalam segi cetakan kurang lengkap, kami mengambil dari beberapa cctv lain, yang dilewati tersangka.” Petugas keamanan lain memberikan tab nya pada Ivan.


Semua sangat jelas, Wanita yang mereka tangkap adalah orang yang sama dengan yang mendorong Rani saat di cafe.


“Dia adalah tersangka kalian.” Petugas keamanan yang lain membuka topi dan masker yang menutupi wajah tersangka dengan sangat kasar.


Seketika mata Ivan terbelalak, seakan keluar dari tempatnya, saat mengetahui itu adalah Lussy, sahabat Veronica. “Lussy?” Ivan sangat tidak percaya pada kenyataan yang ada.

__ADS_1


“Kau!” Veronica memasang raut wajah sedihnya, kala semua orang mengetahui tersangkanya adalah Lussy.


"Kamu ingin menjebakku Diana?" Veronica mendekati Diana. “Kau memakai Lussy untuk mencelaki tante Rani agar semua tuduhan ini kembali lagi padaku?”


“Hiks ….” Veronica tersedu.


“Hentikan sandiwaramu Veronica!”


“Dengan cara apapun kamu mengelak hanya semakin mempersulit dirimu!


Lussy menegakkan wajahnya dan memandang kearah Ivan. “Maaf, Veronica yang memintaku melakukan semua ini.” Pengakuan Lussy.


*****


Ternyata kemaren masih seleksi gaes, untuk kedepan aku kurang tau, apakah aku bisa lolos tahap lanjutannya. Jadi tergantung peforma karya gitu ada atau enggak kelanjutannya. Ini dari editor, aku hanya mengembangkan babnya. Maaf banget babnya pendek, karena materinya juga dikit😂


Semoga suka dengan hasil jemariku.


Maaf banget juga, cuma bisa up sehari 1 babn

__ADS_1


__ADS_2