Istri Di Atas Kertas

Istri Di Atas Kertas
#11


__ADS_3

Semenjak kejadian itu hubungan Lana dan Kenzo sedikit demi sedikit mulai membaik. Bahkan mereka sering menghabiskan waktu berdua walau hanya sekedar ngobrol santai saja.


"Lana apa besok kamu sibuk."ujar Kenzo pada Lana.


"Besok aku ada pemotretan sih, tapi cuma sebentar memangnya kenapa."ujar Lana.


"Aku mau mengajak kamu ke suatu tempat dan aku yakin kamu pasti suka tempat itu."ujar Kenzo.


"Memang kamu besok nggak kerja."tanya Lana.


"Pekerjaan ku bisa di urus sama Mike kok."ujar Kenzo.


"Baiklah besok kita pergi setelah pemotretan ku selesai."ujar Lana.


"Besok aku jemput."ujar Kenzo.


"Tidak usah kita janjian di tempat aja, aku takut kalau mereka liat kamu bakalan jadi gosip karna mereka nggak tau kalau kamu itu suami aku."ujar Lana.


"Lana kita udah nikah Lo nggak apa-apa dong kalau mereka tau kalau aku ini suami kamu."ujar Kenzo yang merasa kecewa dengan perkataan Lana.


"Kan kamu sendiri yang bilang nggak ada yang boleh tau sama hubungan kita."ujar Lana.


"Itu dulu Lana saat aku masih belum bisa Nerima kamu di sisi aku, tapi sekarang udah beda aku udah bisa Nerima kamu di sisi aku. Jadi nggak apa-apa dong kalau mulai sekarang bersikap layaknya pasangan suami istri pada umumnya."ujar Kenzo.


"Tapi maaf Ken aku belum siap buat bocorin hubungan kita ke orang lain, aku takut mereka bakalan lakuin sesuatu sama aku atau keluarga aku kalau mereka tau aku ini istri kamu. Yang mereka tau kamu itu pacaran sama Naura bukan sama aku."ujar Lana yang khawatir dengan keselamatan keluarganya.


*Yang di bilang sama Lana ada benarnya juga, aku harus melindungi mertuaku dan juga istriku dari orang-orang yang mau berbuat jahat sama mereka.*batin Kenzo.


"Baiklah kalau itu mau kamu aku bakal lakuin asalkan kamu aman."ujar Kenzo.


"Makasih karna udah mau ngertiin aku."ujar Lana.


"Kamu itu istri aku jadi aku bakal lakuin apa pun asalkan kamu aman Lana."ujar Kenzo.


"Maaf Tuan Nona kalau saya menganggu waktu kalian berdua tapi ini sangat penting, Tuan apa saya bisa bicara dengan Anda sebentar."ujar Mike dengan raut wajah khawatirnya.


"Ohh silahkan kalau mau bicara berdua mungkin penting, aku kedalam duluan ya."ujar Lana yang tak ingin menganggu waktu bicara mereka berdua.


"Terima kasih Nona."ujar Mika.


Lana akhirnya pergi meninggalkan Mike dan Kenzo di taman belakang tempatnya dan Kenzo mengobrol tadi.


"Kau kenapa Mike kenapa seperti orang ketakutan sih."ujar Kenzo.


"Perbatasan kita di serang Ken, banyak anak buah kita yang meninggal di tempat karna kejadian ini."ujar Mike.


"APA BAGAIMANA BISA INI TERJADI HAA."ujar Kenzo.


"Gue juga kurang tau Ken, setau gue anggota kita nggak pernah cari masalah sama mereka."ujar Mike.


"Siapa yang udah berani nyerang anggota kita."tanya Kenzo


"Arion."ujar Mike.


"Arion."ujar Kenzo mengulang ucapan Mike.


"Iya Ken."jawab Mike.


"Apa alasan mereka nyerang perbatasan."tanya Kenzo.


"Belum di ketahui pasti Ken apa alasan menyerang perbatasan."ujar Mike.


"Ke markas sekarang fan suruh orang untuk menjaga ketat mansion ini jangan biarkan orang lain masuk tanpa izin dariku."ujar Kenzo.


"Baik."jawab Mike.


"Kau tunggu di mobil aku pergi ke kamar Lana dulu."ujar Kenzo.


"Baik."ujar Mike.


Tokk tokk tokk


"Ken."ujar Lana saat sudah membukakan pintu dan melihat Kenzo sedang berdiri di sana.


"Lana aku mau keluar sebentar ada urusan, kamu di sini baik-baik kalau ada yang datang jangan pernah bukakan pintu dan jangan biarkan siapin masuk ke dalam sini. Kamu paham."ujar Kenzo.

__ADS_1


"Memang ada apa Ken siapa tau mereka ada keperluan datang ke sini."ujar Lana heran dengan sikap Kenzo.


"Kamu tinggal nurutin apa yang aku bilang barusan kalau kamu masih mau hidup dengan tenang, jangan pernah biarkan orang lain masuk ke sini. Kalau kamu melanggar akan aku pasti besok pagi kamu bakalan tinggal nama."ujar Kenzo.


"Ba..baiklah aku paham."ujar Lana takut.


"Aku pergi dulu dan hubungin aku kalau ada sesuatu yang terjadi di rumah ini."ujar Kenzo.


"Baik."jawab Lana.


Kenzo langsung meninggalkan Lana dan menuju mobil dimana Mike sudah menunggunya.


"Jalan Mike."ujar Kenzo.


"Baik "ujar Mika yang langsung mulai menjalankan mobilnya.


Lana yang merasa takut dengan ucapan Kenzo tadi langsung pergi untuk memastikan kalau semua pintu yang ada di mansion Kenzo sudah terkunci.


"Kenzo kenapa ya, tadi waktu ngobrol sama aku baik-baik aja kok sekarang kayak gitu ya."ujar Lana heran.


Setelah memastikan semua pintu terkunci Lana langsung berjalan menuju ke kamarnya.


Kenzo dan Mike akhirnya sudah tiba di markas tempat di mana mereka akan menghabisi orang yang berani mencari masalah dengan mereka secara hidup-hidup.


Semua orang yang melihat kedatangan Kenzo dan Mike langsung berdiri dan menyambut kedatangan Boss besar mereka.


"Kalian semua kumpul anak buah kalian di aula."ujar Kenzo dingin.


"Baik Tuan."jawab mereka serentak dan langsung pergi untuk memberi tahu yang lain agar berkumpul di aula.


Mike dan Kenzo langsung menuju aula tempat mereka semua akan berkumpul.


"Siapa di sini yang menjaga perbatasan."ujar Kenzo saat semua anggotanya sudah berkumpul.


"Saya tuan."jawab dari salah satu dari mereka.


"Apa kau tau kenapa mereka menyerang perbatasan."ujar Kenzo.


"Ada orang yang sudah mengatas namakan kelompok kita Tuan. Mereka mengadu domba Arion dengan Araster agar kita sama-sama menyerang satu sama lain."ujar orang itu.


"Saat penyerangan di area perbatasan saya sempat mendengar seseorang menyebutkan nama Arion dan Araster Tuan. Saya juga punya rekaman nya Tuan."ujar orang itu yang langsung menyerahkan ponselnya pada Kenzo.


"Baiklah kalian boleh kembali ke tempat kalian masing-masing dan kau untuk sekarang ponselmu aku yang pegang untuk di jadikan barang bukti. Mike kau belikan dia ponsel keluaran terbaru sekarang."ujar Kenzo pada Mike.


"Baik Tuan."jawab Mike.


"Kau bisa kembali ke tempatmu."ujar Kenzo pada orang itu.


"Baik Tuan."jawab orang itu dan langsung pergi ke tempat dimana ia di tugaskan.


"Mike kau selidiki siapa orang ini jangan biarkan masalah ini berkepanjangan yang akan menyebabkan terjadinya pertumpahan darah lagi."ujar Kenzo.


Sedangkan Lana tidak bisa memejamkan matanya karna ucapan Kenzo tadi.


"Lana sekarang kau harus tidur karna besok kau ada pemotretan Lana."ujar Lana pada dirinya sendiri.


Brakkk.


Bunyi benda terjatuh yang membuat Lana sangat terkejut dan menjadi takut karna dia hanya sendirian di rumah ini.


Tak beberapa lama kemudian lampu di mansion Kenzo mati dan menjadi gelap gulita. Lana semakin takut karna Lana takut gelap.


"Aaaaaa."teriak Lana dari kamarnya.


Lana langsung mencari ponselnya untuk menghubungi Kenzo.


Drrtt drrtt drrtt.


Ponsel Kenzo bergetar dalam saku jasnya tanpa pikir panjang Kenzo langsung melihat siapa yang menghubunginya.


"Lana ada apa dia menghubungi ku, apa dia belum tidur."ujar Kenzo saat melihat siapa yang sedang menghubunginya.


"Hallo Lana kau bel.."ujar Kenzo terpotong karna Lana sudah menangis tersedu-sedu karna takut dengan kegelapan.


"Ken hikss Lana takut."ujar Lana.

__ADS_1


"Kamu kenapa kenapa menangis."ujar Kenzo khawatir dengan Lana.


"Di sini sangat gelap Kenzo hikkss Lana takut gelap Kenzo."ujar Lana yang masih saja menangis.


"Aku pulang sekarang tunggu aku dan jangan kemana-mana."ujar Kenzo.


"Aaaaaa."teriak Lana dan panggilan pun langsung terputus.


"Lana kamu masih di sana, Lana."ujar Kenzo yang semakin khawatir dengan Lana.


"Mike kita pulang sekarang."ujar Kenzo.


"Baik."ujar Mika yang juga mengkhawatirkan keadaan Lana.


Lana yang kembali mendengar suara benda terjatuh semakin takut. Kejadian beberapa tahun silam kembali menghantui Lana.


Lana yang sangat takut dengan kegelapan hanya bisa pasrah menanti kedatangan Kenzo.


Brakkk.


"Aaaa."teriak Lana lagi.


"Kau akan mati sekarang Nona."ujar orang itu yang dapat mendengar teriakan Lana dari kamarnya.


Lana langsung menutup mulutnya agar tidak mengeluarkan suara lagi. Lana sangat takut sekarang ketika mendengar suara orang yang mau membunuhnya.


*Kenzo kamu dimana aku aku takut.*batin Lana.


Mike semakin memacu kecepatan mobilnya dan untungnya jalanan juga sepi sehingga dengan mudah Mike memacu kecepatannya agar bisa segera sampai.


15 menit kemudian Kenzo dan Mike sudah sampai di mansion Kenzo. Hanya kegelapan yang lihat dan juga banyak pengawal yang di tugaskan untuk menjaga kediaman Kenzo diikat di tiang besar dekat pintu utama.


"Mike kau lepaskan mereka dan kepung mansion ini jangan sampai orang itu lolos dengan mudah."ujar Kenzo.


"Baik."jawab Mike yang langsung membuka ikatan tali pada pengawal yang menjaga mansion Kenzo.


"Kalian semua kepung mansion ini dan jangan biarkan orang itu lolos."ujar Mike.


"Kamu pergi ke saklar lampu dan hidupkan kembali semuanya."ujar Mike pada salah satu dari mereka.


"Baik Tuan."jawab orang itu.


Lana masih mengurung dirinya di kamarnya dan Lana mulai merasakan sesak nafas karna ketakutan.


*Kenzo aku takut kamu di mana aku udah nggak kuat Kenzo nafasku sesak Kenzo.*batin Lana.


Brakkk


Seseorang membuka pintu kamar Lana dengan paksa sedangkan Lana yang berada di dalamnya menjadi semakin takut.


Tak beberapa lama kemudian lampu sudah kembali hidup dan mansion Kenzo kembali terang. Sehingga Lana dapat melihat orang yang sudah membuka pintu kamarnya secara paksa adalah Kenzo.


"Kenzo."ujar Lana dan langsung jatuh pingsan.


"Lanaa."ujar Kenzo yang panik saat Lana menutup matanya.


"Mikeee."teriak Kenzo.


"Ya Ken. Lana kenapa Ken."ujar Mike yang menjadi panik saat Lana menutup matanya.


"Panggilkan dokter pribadiku kemari, cepat."ujar Kenzo yang langsung mengangkat tubuh Lana menuju kamarnya agar dirinya bisa merawat Lana dengan mudah.


"Baik."ujar Mike yang langsung menghubungi dokter pribadi Kenzo agar datang ke mansion.


"Mike apa orang itu sudah di tangkap."tanya Kenzo.


"Sudah Tuan."ujar Mike.


"Dimana dia."tanya Kenzo lagi.


"Di ruang bawah tanah Tuan."ujar Mike.


"Baiklah kau urus dia dulu setelah Lana di periksa aku sendiri yang akan memberi dia pelajaran karna sudah berani menyakiti istriku."ujar Kenzo tanpa sadar menyebut istriku di depan Mike.


"Baik."jawab Mike.

__ADS_1


*Kau sudah mencintai Lana Kenzo tapi kapan kau akan mengutarakan isi hatimu Ken.*batin Mike.


__ADS_2