
Setelah memastikan kondisi Lana baik-baik saja dengan langkah tegasnya Kenzo langsung pergi ke ruang bawah tanah untuk menemui orang yang sudah berani menyakiti istrinya.
"Dimana dia."ujar Kenzo pada Mike.
"Ikut aku."ujar Mike yang langsung menuntun Kenzo ke ruangan tawanan baru mereka.
"Siapa kau, kenapa kau bisa masuk ke rumah ini dan apa tujuan mu menyakiti istriku."ujar Kenzo yang berusaha menahan emosinya.
"Maafkan saya Tuan saya hanya di suruh saya terpaksa melakukan ini Tuan, saya butuh uang untuk mengobati istri dan anak saya tuan, Saya mohon ampuni saya Tuan."ujar orang itu ketakutan setelah tau dia berhadapan dengan siapa.
"Siapa yang menyuruh haa."ujar Kenzo yang sudah mulai tersulut emosi.
"Nona Naura Tuan, dia yang menyuruh saya untuk menghabisi Nona karna dia ingin kembali sama Anda tuan."ujar orang itu.
"Brengs*k."umpat Kenzo.
"Ampuni saya Tuan saya terpaksa melakukan ini semua Tuan."ujar orang itu.
"Tapi kau harus di beri pelajaran karna ulah mu istri ku terbaring lemah sekarang karna ketakutan."ujar Kenzo.
"Mike kau urus dia buat dia merasakan apa yang sudah di rasakan Lana."ujar Kenzo memberi perintah pada Mike.
"Baik."ujar Mike.
Kenzo memilih untuk pergi menemui agar dan melihat kondisi istrinya.
"Maaf aku terlambat menyelamatkanmu."ujar Kenzo saat sudah berada di hadapan Lana yang masih setia memejamkan matanya.
Kenzo terus menyalahkan dirinya karna kelalaian nya Lana harus terbaring lemah seperti ini.
"Ini semua gara-gara perempuan gila itu, awas saja kau Naura kau akan terima akibatnya. Tidak peduli kau sedang hamil atau tidak karna ulahmu istri jadi seperti ini. Kau tunggu saja pembalasanku."ujar Kenzo yang sangat membenci Naura dan sekarang semakin bertambah karna sudah berani menyakiti istrinya.
Sedangkan di Apartemen milik Naura sedang merasa gelisah dan takut setelah mendengar orang suruhannya tertangkap oleh Kenzo dan sudah membocorkan semuanya.
*Gawat Kenzo pasti sedang marah saat ini aakkhh sial rencana gue gagal, seharusnya Lana sudah mati sekarang.*batin Naura.
"Sayang kamu kenapa sih kok kayak orang ketakutan gitu sih."ujar Ronald yang melihat istrinya seperti orang ketakutan.
"Ahhh nggak ada kok kamu salah kali."ujar Naura gugup.
"Besok kamu ikut aku ya."ujar Ronald.
__ADS_1
"Kemana."tanya Naura.
"Bertemu dengan Kenzo karna besok hari ulang tahunnya, sekalian aku ingin menjelaskan semuanya agar dia tidak membenciku karna sudah merebut kamu darinya."ujar Ronald.
"APA."ujar Naura gugup beserta takut.
"Kamu kenapa sih sayang kok kayak orang ketakutan gitu sih."tanya Ronald.
"Akkhh bukan gitu sayang aku masih belum siap untuk bertemu dengan Kenzo sekarang. Bisakah kita tidak pergi ke sana aku mohon."ujar Naura.
"Tapi aku sudah buat janji dengan Kenzo sayang dan kau tau sendiri kan kalau Kenzo itu sangat sulit untuk di temui."ujar Ronald.
"Iya aku tau tapi untuk saat ini aku belum bisa ketemu sama dia aku nggak mau ketemu sama dia Ronald."ujar Naura.
"Baiklah kalau kamu belum siap aku nggak akan maksa kamu lain kali saja kalau kamu udah siap buat ketemu sama dia."ujar Ronald penuh pengertian.
"Baik."ucap Naura.
*Kalau sampe gue ketemu sama dia besok sama aja gue nyerahin diri gue hidup-hidup sama dia.*batin Naura.
Sedangkan di kediaman Kenzo, Lana masih belum sadarkan diri dan itu membuat Kenzo semakin khawatir dengan kondisi istrinya.
"Mike."teriak Kenzo dari dalam kamar pribadinya.
"Lo berani lawan gue haa."ujar Kenzo.
"Bukan berani lagi tapi gue udah bosen denger Lo teriak-teriak mulu dari tadi."
"Terus Lo mau nya apa haa Lo mau mati di sini."
"Lo mau apa."ujar Mike yang akhir memilih mengalah.
"Panggilin Dokter tadi ke sini lagi, katanya sebentar lagi dia bakalan sadar tapi sampai sekarang mana belum bangun- bangun juga."ujar Kenzo.
"Lo kenapa sih nggak sabaran amat jadi orang."
"Lo belum ngerasain gimana rasanya jatuh cinta kalau Lo udah pernah ngerasain Lo pasti bakalan tau gimana rasanya liat orang yang kita sayang terbaring lemah kayak gini monyet."ujar Kenzo yang sudah muak dengan Mike yang tak paham dengan dirinya.
"Tapi setau gue ketika Lo masih sama Naura Lo nggak kayak gini amat."ujar Mike.
"Jangan pernah Lo bahas perempuan licik itu di mansion gue."ujar Kenzo yang kembali saat mendengar nama Naura.
__ADS_1
"Lo sensi amat sih baru nyebut nama aja udah kayak gitu gimana kalau Lo ketemu sama dia."ujar Mike.
"Gue tembak mati perempuan itu."ujar Kenzo tanpa ragu sedikit pun.
"Lo gila ya dia lagi hamil anak dari sepupu Lo."ujar Mike yang tak habis pikir dengan Kenzo.
"Gue nggak peduli dia lagi hamil anak siapa gara-gara istri gue jadi kayak gini."ujar Kenzo penuh emosi.
"Terserah Lo aja gue pusing hadapin masalah Lo sama dia, yang satu nggak mau kalah buat dapetin Lo lagi dan yang satunya lagi udah jijik banget sama dia. Buat dengerin namanya aja udah kayak ngajak orang ribut."ujar Mike.
"Diem Lo gue nyuruh Lo buat panggilin dokter itu lagi bukan nyuruh Lo banyak bacot di sini."ujar Kenzo marah.
"Aaaelah sensi amat Lo jadi laki tunggu bentar Napa orang juga butuh waktu kali ke sini. Emang Lo pikir dokter itu jin yang bisa sampe dalam sekejap gitu."ujar Mike.
"Diem Lo mau Lo gue timpuk pala Lo pake ini haa."ujar Kenzo.
"Ngeri amat sih Lo Ken."ujar Mike yang merinding saat Kenzo mengangkat vas bunga berukuran sedang di samping nakas tempat tidur.
"Makanya Lo diem aja nggak usah banyak bacot."ujar Kenzo.
Mike memilih bungkam dari pada harus kena timbul vas bunga, kan sayang nanti wajah tampannya ancur gara-gara ke timpuk vas bunga.
Sedangkan Naura masih merasa takut jika bertemu dengan Kenzo apa lagi sekarang dia sudah berani melukai istrinya.
"Pokoknya gue harus bisa menghindar dari Kenzo dulu sampai dia nggak inget masalah ini lagi."ujar Naura.
Tokk tokk tokk.
"Masuk."ujar Kenzo dari dalam.
"Maaf Tuan saya datang terlambat karna tadi di jalan agak sedikit macet."ujar seorang pria berjas putih yang tak lain ada dokter pribadi Kenzo.
"Lo bilang dia bakalan cepat sadar tapi mana sampai sekarang aja dia nggak sadar-sadar tuh."ujar Kenzo geram dengan sahabat sekaligus dokter pribadinya itu.
"Dia kenapa kok sensi amat hari ini."ujar Zio pada Mike.
"Khawatir sama keadaan istrinya."ujar Mike.
"WHAT ISTRI."ujar Zio kaget dengan perkataan Mike.
"Gue nyuruh Lo ke sini bukan cuma diem di situ aja, cepet Lo periksa istri gue kenapa dia belum sadar-sadar juga sampe sekarang."ujar Kenzo.
__ADS_1
"Lo utang penjelasan sama gue soal ini semua."ujar Zio pada Kenzo.
"Nanti gue jelasin sekarang periksa dia dulu."ujar Kenzo.