
Akhirnya Kenzo sudah sampai di markas dan sudah melihat betapa bruntal nya geng anaconda melawan anak buahnya.
"WOI BERENTI LAWAN LO BUKAN MEREKA TAPI GUE, SINI LO MAJU KALAU LO BERANI."teriak Kenzo dengan lantang dan itu dapat menghentikan semua baku hantam yang terjadi di kedua belah pihak.
"Wah wah wah akhirnya Lo dateng juga."ujar salah satu geng anaconda.
"Terus kenapa kalau gue dateng masalah buat Lo."ujar Kenzo dengan nada mengejek.
"Ya nggak lah malahan bagus Lo dateng ke sini sekalian biar anak buah Lo liat kalau sebentar lagi ketua mereka pergi dari dunia ini hahahahah."ujar orang itu.
"Oh ya wow gue jadi takut."ujar Kenzo.
"Kalian bawa gadis itu ke sini."ujar orang yang sedang adu mulut dengan Kenzo pada anak buahnya yang lain.
*Gadis siapa yang mereka bawa ke sini.*batin Kenzo.
"Lexa."ujar Kenzo saat melihat adik kesayangannya di jadikan sandera oleh geng anaconda.
"Kenapa Lo takut."ujar Regar salah satu geng anaconda.
"Nggak usah banyak bacot lepasin Lexa." bukan Kenzo yang berbicara melainkan Erlan dan Mike secara kompak.
"Baik akan saya lepaskan tapi kalian harus pilih salah satu di antara mereka."ujar Regar lagi.
"Maksud lo apa haa."ujar Erlan yang sudah sangat emosi.
"Kalian bawa gadis itu ke sini juga."ujar Regar.
"Baik."jawab salah satu anak buah Regar.
"Ara."ujar Erlan saat melihat siapa gadis yang sedang di bawa oleh anak buah Regar.
Erlan semakin naik pitam saat melihat pipi Ara kemerahan seperti kena tamparan kuat.
"Pilih salah satu dari mereka."ujar Regar.
"Brengsek pengecut lo anji*g."umpat Erlan.
"Mau mati kalian semua di tangan kita haa berani banget lo jadiin mereka berdua sanderaan kalian cupu tau nggak."umpat Mike.
Dor
Dor
Dor
Tiga tembakan di layangkan Erlan tepat di jantung anak buah Regar hingga menghembuskan nafas terakhir mereka di sana.
"Good job man."ujar Erlan saat melihat tembakan Kenzo yang tak meleset sedikit pun.
"Sialan berani lo tembak mereka."umpat Regar.
__ADS_1
"Kenapa masalah."ujar Kenzo dengan nada mengejeknya.
"Sialan."ujar Regar yang langsung mengarahkan pistol ke kepala Lexa.
Kenzo sempat terkejut saat Regar dengan beraninya mengarahkan pistol pada kepala adiknya namun segera di tepis agar Regar tidak mengejeknya.
"Takut lo."ujar Regar.
Dor
Satu tembakan tepat mengenai pergelangan tangan Regar sehingga pistol yang di genggamnya terjatuh.
Lexa sangat ketakutan sekarang hanya air mata yang dapat menggambarkan ketakutannya sekarang. Tak terdengar lagi suara indah keluar dari mulut nya lagi.
Kenzo yang melihat raut wajah Lexa yang seperti orang ketakutan menjadi khawatir dengan kondisi adiknya setelah kejadian ini.
"Brengsek."umpat Regar saat merasakan sakit di pergelangan tangan akibat tembakan Kenzo.
"Lo bukan lawan yang tepat buat kita anak kucrut."ujar Mike.
"Kena mental kan lo."ujar Erlan.
Dor
Dor
Dor
"Anji*g mati kau bangs*t."ujar Erlan yang kaget dengan suara tembakan yang mendadak karna ulah Kenzo.
"Kaget gue bego."ujar Erlan.
Dengan sigap Kenzo langsung menghampiri Lexa dan memeluknya dengan sangat erat agar Lexa tidak merasa ketakutan lagi.
Sedangkan Erlan langsung menghampiri Ara dan langsung menanyakan keadaannya.
Lain lagi dengan Mike yang hanya diam saja sambil mengawasi keadaan siapa tau masih ada geng anaconda di sekitar sini.
"Dek kamu nggak apa-apa ada yang luka."tanya Kenzo pada Lexa.
"Le..lexa ta..takut Bang."ujar Lexa dengan suara yang sangat lemah dan tak berapa lama kemudian Lexa tak sadar kan diri karna rasa takut yang sangat besar.
Untung dengan sigap Kenzo langsung menahan tubuh adiknya agar tidak menyentuh tanah.
"Lexa sayang bangun Dek jangan bikin Abang khawatir kayak gini sayang, Lexa bangun."ujar Kenzo yang berusaha membangunkan Lexa tapi hasilnya nihil Lexa sama sekali tidak bangun.
"Ken bawa ke rumah sakit aja sekarang."ujar Mike yang juga mengkhawatirkan kondisi Lexa.
Akhirnya mereka semua menuju ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi Lexa.
Tapi Ara seperti melihat pistol yang di arahkan pada Erlan dengan sigap Ara langsung berteriak dan berlari ke arah Erlan sebelum semua nya terlambat.
__ADS_1
"Erlan awass."teriak Ara.
Dor
Dor
"Akkhhh."ringis Ara saat merasakan sakit pada perutnya akibat tembakan itu.
"Araa."ujar Erlan yang dengan sigap langsung menangkap tubuh Ara yang sudah di penuhi dengan darah segar yang terus mengalir dari perutnya.
"Sa...sakit Lan."ringis Ara.
"Tahan Ra kita ke rumah sakit sekarang."ujar Erlan yang sangat mengkhawatirkan kondisi Ara sekarang.
"Ak...aku udah ng..nggak ku...kuat Lan."ujar Ara yang sudah tak kuat menahan rasa sakit di perutnya.
"Kamu harus bertahan Ara jangan tinggalin aku sendiri Ara."ujar Erlan tanpa sadar mengatakan itu pada Ara.
"Sa..sakit Lan."ujar Ara dan akhirnya pingsan di dekapan Erlan.
Erlan dengan sigap langsung mengendong Ara dan membawanya ke rumah sakit agar segera di tangani.
°°°°°°°°°°°°°°°°
"Kok perasaan aku nggak enak gini mana hari udah mulai sore tapi Mas Kenzo, Lexa sama Ara bel balik juga ke sini. Apa terjadi sesuatu sama mereka."ujar Lana yang merasa khawatir dengan kondisi mereka bertiga.
"Mas kamu di mana kok belum pulang juga sih aku sendirian nih di rumah."Rengek Lana saat panggilan teleponnya sudah di angkat oleh Kenzo.
"Mmm sayang itu anu hmmm."ujar Kenzo yang gugup entah apa yang akan dia jelaskan nanti pada istrinya tentang Lexa dan Ara yang sedang berada di rumah sakit sekarang.
"Mas kalau ngomong itu yang jelas dong Mas."ujar Lana yang heran kenapa Kenzo bicara seperti orang yang sedang menyembunyikan sesuatu.
"Gini sayang kayak nya Mas malam ini nggak pulang deh sayang soalnya pekerjaan Mas masih banyak banget."ujar Kenzo berbohong.
"Mas nggak bohong kan sama aku."ujar Lana yang ingin memastikan kalau Kenzo tidak menyembunyikan sesuatu darinya.
"Mas nggak bohong sayang."ujar Kenzo yang berusaha tidak gugup walaupun sedang melakukan telfon dengan Lana.
"Awas ya kalau Mas bohong sama aku nanti kamu tidur di luar lo."ujar Lana mengancam Kenzo.
"Iya sayang Mas nggak bohong kok."ujar Kenzo
"Ya udah Mas siapin dulu pekerjaan Mas nanti kalau udah siap Mas harus pulang."ujar Lana.
"Iya sayang."ujar Kenzo.
Akhirnya Kenzo langsung mengakhiri panggilan telepon dengan Lana sebelum Lana kembali banyak bertanya dengannya.
"Ken kok lo nggak bilang aja sama istri lo kalau mereka di rumah sakit."ujar Mike yang mendengar percakapan Kenzo dengan istrinya.
"Gue cuma nggak mau dia kepikiran nanti."ujar Kenzo.
__ADS_1
"Tapi lo nggak bisa sembunyiin ini dari Lana terus Ken, dia pasti bakalan khawatir banget sama Lexa kalau belum balik juga ke mansion."ujar Mike.
"Gue pusing Mike gimana bilang sama Lana, dia pasti bakalan nanya kenapa mereka bisa seperti ini. Terus nanti gue harus jawab apa nggak mungkin kan gue bilang kalau gue ini ketua mafia, dia pasti bakalan shock dengar semua ini gue nggak mau dia sampe kepikiran dan bakalan berimbas sama kandungannya Mike."ujar Kenzo yang sangat frustasi sekarang dengan keadaan yang menimpa nya saat ini.