
Beberapa bulan kemudian tepat hari ini Lana akan melahirkan buah hati di rumah sakit milik suaminya.
"Mas sakit Mas."ujar Lana yang merasakan sakit yang teramat pada perut nya.
"Iya sayang tahan ya bentar lagi kita sampe sayang."ujar Kenzo yang sudah panik bukan kepalang melihat istrinya kesakitan.
"Akkhhh sakit banget Mas aku udah nggak kuat Mas."ujar Lana yang terus merintih kesakitan.
"Mama yang kuat ya Ma Lexa nggak mau kehilangan Mama untuk ke dua kali nya Mah."ujar Lexa dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Iya sayang Mama kuat kok Nak."ujar Lana yang tak ingin membuat putri kecil nya itu sedih melihat kondisi nya.
Selang beberapa menit akhirnya Kenzo sudah sampai di rumah sakit tanpa pikir panjang Kenzo langsung keluar dari mobil dan berteriak memanggil Suster untuk membantu nya membawa Lana ke dalam.
"Suster cepat bawa istri saya ke dalam di sudah mau melahirkan ayo cepat."ujar Kenzo saat Lana sudah tiduran di atas brankar rumah sakit.
"Baik Tuan."jawab Suster itu yang langsung mendorong brankar Lana ke ruang persalinan.
"Pah Mama mau di bawa kemana Pah."ujar Lexa yang melihat Lana di bawa orang orang berbaju putih itu ke sebuah ruangan.
"Mama di bawa sama suster sayang kan bentar lagi Mama mau lahiran Lexa mau lihat Mama lahiran."ujar Kenzo.
"Lexa mau Pah."ujar Lexa.
Akhirnya Kenzo membawa Lexa ke dalam ruangan persalinan Lana agar Lexa bisa melihat Lana melahirkan.
"Pah Mama kesakitan terus tuh apa dedek nya nggak mau keluar kasian Mama Pah."ujar Lexa tak tega melihat Lana kesakitan terus-menerus.
"Iya sayang nanti dedek bayi keluar kok Lexa tenang dulu serahin semua nya sama Dokter."ujar Kenzo.
"Ken."panggil Mike saat sudah sampai setelah Kenzo menghubunginya tadi sebelum berangkat.
"Akhirnya Lo sampe juga Lo jagain Lexa dulu gue mau temenin bini gue lahiran dulu."ujar Kenzo saat Mike sudah berada di hadapannya.
"Ya udah gih sana biar Lexa sama gue."ujar Mike.
Kenzo langsung berjalan menuju istrinya untuk memberi semangat pada Lana agar bisa melahirkan buah hati mereka yang selama 9 bulan ini mereka nanti kan.
"Mas Lexa mana kok nggak ada di sini."tanya Lana di sela-sela dia merasakan sakit masih sempat-sempatnya menanyakan keberadaan Lexa.
__ADS_1
"Dia bersama Mike sayang Mas mau di sini nemenin kamu lahiran."ujar Kenzo.
"Baik lah Ibu sekarang kita lakukan persalinan nya karna pembukaan Ibu sudah penuh. Ibu ikuti instruksi saya ya, tarik nafas lalu buang."ujar Dokter itu memberi instruksi pada Lana dan Lana langsung mengikuti arahan dari Dokter itu.
"Ayo Bu terus kepala nya sudah keluar Ibu harus rileks ambil nafas lalu buang."ujar Dokter.
"Ayo sayang kamu pasti kuat bentar lagi kita bakalan liat anak-anak kita sayang."ujar Kenzo yang sebenarnya kasihan melihat Lana yang merasakan sakit yang tiada taranya.
"Iya Mas."jawab Lana.
Owekkk owekkk
Terdengar suara bayi pertama Lana yang terlahir sempurna dan berjenis kelamin laki-laki.
"Selamat Ibu anak pertama Ibu berjenis kelamin Lana sehat dan sempurna Ibu."ujar Dokter itu.
"Iya Dok."jawab Lana yang senang karna bisa melahirkan seorang anak dari pernikahan nya dengan Kenzo.
"Sekarang kelahiran anak Ibu yang kedua lakukan seperti yang tadi ya Bu."ujar Dokter itu.
Selang beberapa menit akhirnya anak kedua Lana juga telah lahir dan bisa melihat dunia.
"Selamat Ibu kedua anak Ibu berjenis kelamin laki-laki mereka lahir dengan sehat."ujar Dokter itu.
"Mas sakit."ujar Lana yang merasa sakit lagi pada perutnya.
"Sakit kenapa sayang."ujar Kenzo yang langsung khawatir dengan keadaannya Lana yang mengeluhkan sakit di perut nya.
"Sakit Mas."ujar Lana.
"Dok kok istri saya merasakan sakit di perut nya ada apa ya Dok apa istri saya ada penyakit Dok."ujar Kenzo yang langsung menanyakan kondisi istrinya pada Dokter yang menangani istrinya lahiran.
"Wah seperti anak Ibu triplets ayo Bu lakukan seperti tadi lagi Bu."ujar Dokter itu dan Lana langsung melakukan seperti tadi saat dia melahirkan kedua putranya.
"Wah anak Ibu yang terakhir perempuan cantik sama seperti Ibu nya."ujar Dokter itu.
"Mas anak kita triplets Mas."ujar Lana yang senang bukan main.
"Iya sayang."ujar Kenzo.
__ADS_1
"Kalau begitu kami bersihkan dulu bayi Ibu dan Ibu bisa istirahat terlebih dahulu untuk memulihkan tenaga Ibu."ujar Dokter itu.
"Baik Dok."jawab Lana.
Lexa yang berada di luar bersama Mike begitu senang saat mendengarkan suara bayi.
"Om dedek Lexa udah lahir Om kita masuk yuk Om Lexa udah nggak sabar liat dedek bayi Lexa Om."ujar Lexa.
"Ayo sayang."ujar Mike yang langsung membawa Lexa masuk untuk menemui Kenzo dan Lana.
"Mama Papa mana adik bayi nya Mah."ujar Lexa.
"Adik bayi lagi di bersihin sayang bentar lagi adik bayi bakalan ke sini."ujar Kenzo.
"Pah kok tadi Lexa dengar ada tiga suara adik bayi Pah."ujar Lexa yang heran saat di luar tadi Lexa mendengar ada tiga suara adik bayi di dalam ruangan Lana.
"Karna Lexa punya adik bayi tiga sekaligus."ujar Kenzo.
"Papa serius Lexa punya adik bayi triplets."ujar Lexa.
"Iya sayang."ujar Kenzo.
"Hore hore Lexa punya banyak adik."ujar Lexa yang sangat senang mempunyai banyak adik.
"Sekarang tugas Lexa bertambah Lexa harus jagain adik bayi."ujar Kenzo.
"Lexa bakalan jagain adik bayi dengan baik Lah."ujar Lexa dengan tegasnya.
"Papa percaya sama Lexa."ujar Kenzo yang langsung mengendong Lexa dalam dekapannya.
"Selamat ya bro sekarang Lo udah jadi Ayah dari ketiga anak Lo."ujar Mike.
"Thanks Mike gue bersyukur banget bisa ngerasain gimana rasanya jadi Ayah yang sesungguhnya."ujar Kenzo.
"Terus siapa nama anak-anak Lo jangan bilang kalau Lo belum siapin nama buat anak-anak Lo."ujar Mike.
"Gue udah siapin sih tapi cuma dua karna yang gue kira anak gue cuma kembar dua eeh nggak tau nya triplets, harus cari satu lagi nama buat anak perempuan gue."ujar Kenzo.
"Wah wah Lo jahat amat baru jadi Bapak Lo udah pusing mikirin nama buat anak perempuan Lo gimana nanti kalau anak-anak Lo udah besar."ujar Mike.
__ADS_1
"Biar Lexa aja yang kasih nama buat adik bayi perempuan Pah."ujar Lexa.
"Baik apa nama buat adik bayi perempuan Lexa."tanya Kenzo.