Istri Di Atas Kertas

Istri Di Atas Kertas
Regan Galaksi Purnama


__ADS_3

Salah satu siswa yang menuntut ilmu di sekolah yang sama dengan Alexa, Regan seorang bocah kecil yang memiliki paras tampan bak dewa namun berbanding terbalik dengan sikapnya yang dingin dan cuek.


Regan sangat tertarik dengan kepribadian Alexa, karna menurut Regan Alexa gadis yang kuat dan pemberani walau pun Alexa tidak pernah membalas semua hinaan yang di lontarkan siswa lain pada nya.


*Kau milikku Alexa akan ku jaga kau dengan nyawa ku sendiri taruhannya.* batin Regan.


Regan ingin sekali bisa dekat dengan Alexa dan berteman baik dengannya sama seperti Anya. Namun sayang nyali Regan tidak sebesar itu karna sifat dingin dan cuek yang dia miliki.


*Sial kenapa aku tidak berani mendekatinya, bahkan semua siswi yang ada di sekolah ini mengejar-ngejar ku. Tapi kenapa di saat gue mau deketin cewek nyali gue menciut gini sih.* batin Regan.


Regan merasa marah dengan dirinya sendiri karna tidak berani mendekati Alexa dan hanya bisa melihatnya dari jauh.


******************


"Lexa kamu kenal nggak sama Regan." tanya Anya.


"Regan." tulis Alexa yang bingung karna tidak mengenal orang yang bernama Regan.


"Iya Regan Galaksi Purnama cowok paling tampan di sekolah ini, kamu nggak kenal." ujar Anya.


"Enggak." tulis Alexa dengan santainya.


"What kamu nggak kenal, Alexa Putri Bagaskara kamu udah satu bulan sekolah di sini tapi sama cowok ganteng aja kamu nggak kenal." ujar Anya yang kaget dengan jawaban Alexa.


"Emang dia setampan apa Anya, tampanan mana sama Papa aku." tulis Lexa.


"Kalau menurut aku sama-sama tampan sih." ujar Anya jujur.


"Ya nggak mungkin lah pasti tampanan Papa aku lah." tulis Lexa dengan bangganya.


"Terserah kamu aja lah, lagian ya Papa kamu itu udah gede mana bisa di saingin sama anak se usia kita Lexa." ujar Anya.


"Iya juga ya." tulis Lexa.

__ADS_1


"Liat deh masa mau sih temenan sama orang bisu, kalau aku jadi dia ogah aku temenan sama orang bisu kayak gitu. Ngeruntuhin image kita aja." ujar Sisil siswa yang sering menghina Alexa karna tidak bisa bicara.


"Tapi maaf ya aku nggak butuh image yang aku butuhkan itu sahabat yang nggak bermuka dua kayak kalian, bisa-bisa reputasi aku ancur karna punya teman yang mau datang di saat kita senang aja pas lagi susah mereka ilang di telan bumi. Amit-amit punya teman kayak gitu." sarkas Anya yang sudah geram denagn Sisil yang selalu mencari masalah dengan Alexa.


"Lo nyindir gue." ujar Sisil.


"Uppss sorry tapi gue nggak nyindir Lo tuh, tapi kalau Lo merasa bagus deh berarti sindirin gue tepat sasaran." ujar Anya dengan bangganya.


"Berani Lo sama gue." ujar Sisil menantang Anya.


"Kenapa harus takut sama anak Mami kayak Lo, manja nya minta ampun pusing deh." ujar Anya dengan berani.


"Lo liat aja gue bakal bales hinaan Lo." ujar Sisil marah.


"Gue tunggu." jawab Anya tanpa rasa takut sedikit pun.


"Ayo pergi." ujar Sisil pada teman-teman nya.


"Anya kamu nggak takut apa sama ancaman Sisil." tulis Alexa yang mengkhawatirkan sahabatnya itu.


"Tapi Anya Abang-abang kamu mana tau kalau kamu di ancem sama Sisil." tulis Alexa.


"Kamu nggak tau aja Lexa abang-abang aku itu selalu nyuruh orang buat ngejaga aku dari jauh Lexa, jadi kamu nggak usah khawatir gitu sama aku." ujar Anya yang saat ini masih merasa aman saat anak buah Abangnya selalu menjaga dia kemanapun Anya pergi.


"Gimana aku nggak khawatir Anya, kamu itu sahabat aku satu-satunya kalau terjadi sesuatu sama kamu gimana." tulis Alexa.


"Kamu tenang aja aku akan baik-baik aja kok." ujar Anya.


"Ya tetap aja aku khawatir Anya, kamu kan tau gimana Sisil dia itu nekat Anya aku nggak mau kamu sampai celaka karna belain aku." tulis Alexa yang masih khawatir dengan kondisi sahabatnya itu.


"Ya udah kalau aku nggak mau kenapa-kenapa kamu bales mereka biar mereka nggak seenak nya aja hina kamu Lexa, aku sebagai sahabat kamu aja sakit hati sama hinaan mereka apalagi kamu yang jadi sasaran dari hinaan Sisil itu." ujar Anya yang berharap Lexa bisa membalas perbuatannya yang dilakukan Sisil padanya, namun sayang sampai saat ini Lexa selalu diam saat Sisil dan teman-teman nya menghina Alexa.


"Kamu kan Anya sampai sekarang aku belum bisa ngomong kayak anak-anak yang lain, gimana cara nya aku membalas hinaan mereka. Ngomong aja aku harus nulis dulu kayak gini." tulis Alexa sedih dengan keadaan dirinya yang sekarang.

__ADS_1


"Kamu harus bisa bicara lagi Lexa, kamu harus temuin kenyamanan untuk bisa mulihin kamu supaya kamu bisa bicara lagi." ujar Anya.


"Aku udah lakuin semua cara Anya baik itu tindakan terapi atau apa pun, tapi apa sampai sekarang aku masih belum ngomong Anya." tulis Lexa yang sebenarnya sudah merasa putus asa, semua cara sudah dilakukan oleh Kenzo untuk bisa membuat Alexa bicara lagi dan sampai sekarang belum ada perkembangan sama sekali.


"Aku yakin kamu bisa kayak dulu lagi Lexa kamu harus kuat, kamu harus menutup mulut-mulut mereka dengan kamu bisa bicara lagi. Jadi mereka nggak berani buat hina kamu lagi kayak gini." ujar Anya.


"Aku akan berusaha Anya." tulis Alexa.


"Semangat." ujar Anya menyemangati Alexa.


"Semangat." tulis Lexa.


*Semangat Lexa aku yakin kamu bisa ngomong lagi, aku mau dengar suara indah kamu saat memanggil namaku nanti.* batin Regan yang selalu mengawasi Alexa dari jauh tanpa membuat Alexa dan Anya curiga.


°°°°°°°°°°°°°°°°°


Di mansion mewah milik Kenzo sedang terjadi drama yang membuat Kenzo geleng-geleng kepala.


"Sayang aku udah buatin nasi goreng kesukaan kamu loh, kok sekarang nggak di makan sih." ujar Kenzo yang sudah frustasi dengan permintaan Lana.


"Masakan kamu nggak enak." ujar Lana cuek dan kesal.


"Ya kan aku udah bilang kalau aku nggak bisa masak kamu aja yang ngeyel nyuruh aku masak beginian, ya kamu harus terima dong resikonya." ujar Kenzo yang berusaha menahan rasa kesal terhadap Lana yang akhir-akhir ini sering meminta Kenzo melakukan hal yang belum pernah Kenzo lakukan sama sekali.


"Jadi kamu nyalahin aku gitu." ujar Lana yang sudah hampir menangis dengan ucapan Kenzo yang seperti menyalahkan dirinya.


"Terus aku gitu yang salah." ujar Kenzo.


"Ya udah nanti malam kamu tidur di luar aku nggak mau tidur satu kamar sama kamu lagi." ujar Lana dan langsung berlari keluar mansion namun naas saat akan menuruni tangga kaki Lana kesandung kursi santai di teras rumah yang mengakibatkan Lana jatuh dengan kepala yang terbentur tembok dan mengeluarkan cairan merah dari dahinya.


"Sayang." teriak Kenzo saat melihat Lana terjatuh dan langsung berlari menghampiri istri tercintanya yang sudah menutup mata nya.


"Sayang bangun jangan bikin aku khawatir kayak gini sayang." ujar Kenzo yang langsung mendekap erat tubuh Lana.

__ADS_1


Rasa takut kehilangan itu muncul kembali saat teringat insiden Lana kecelakaan yang mengakibatkan Lana harus koma. Dan sekarang kejadian itu terulang lagi walau pun berbeda versi.


Tanpa pikir panjang Kenzo langsung mengangkat tubuh istrinya dan membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.


__ADS_2