
"Kok bisa gitu, bukannya kemarin Lo ngejar-ngejar dia ya." ujar Kenzo.
"Dulu waktu pertama kali gue ketemu sama dia, gue angkat dia jadi sekretaris gue. Dan hari itu dia sakit karna gue panik ya udah gue hubungi Zio buat Dateng ke kantor. Kata Zio dia harus di bawa ke rumah sakit, nah masalah nya di rumah sakit itu gue ngelakuin hal yang buat dia sakit hati sama gue." ujar Mike.
"Terus " ujar Kenzo.
"Gue ngehina dia di sana, tapi sumpah gue nggak ada niat sedikit pun buat nyakitin hati dia. Gue cuma belum tau perasaan gue sama dia kayak gimana, tapi setelah dia pergi gue ngerasa ada yang hilang dari hidup gue. Gue udah berusaha cari dia tapi nggak ketemu." ujar Mike menjeda ucapannya.
"Terus." ujar Kenzo lagi.
"Lo terus terus aja nggak ada jawaban lain apa." ujar Mike.
"Udah nggak usah banyak bacot Lo lanjutin cerita Lo bego." ucap Kenzo.
"Waktu gue mau ke kantor gue nggak sengaja ngeliat dia dia area perumahan karna gue Pandaran itu bener dia apa nggak gue tungguin sampe dia keluar. Pas keluar itu beneran dia, gue langsung samperin tapi apa jawaban dia waktu gue samperin. Dia nggak mau gue ganggu hidup dia lagi, tapi gue tetep kekeh mau baikan sama dia. Gue udah berusaha semaksimal gue sampe kemarin dia bilang, kalau hidup dia nggak akan tenang kalau gue terus gangguin dia. Ya udah gue ikutin mau dia, dia bilang nggak mau ketemu sama gue lagi oke gue turutin. Dan mulai sekarang gue sama dia nggak ada hubungan apa-apa lagi, gue nggak akan ganggu dia lagi. Kalau ketemu di mana pun gue sama dia kayak orang nggak kenal aja, gampang kan." ujar Mike yang sebenarnya merasa sakit di hati saat mengatakan itu semua. Tapi dia harus bisa mengendalikan ekspresi nya agar Kenzo tidak curiga padanya.
"Lo nyerah gitu aja Cemen amat lu."ujar Kenzo.
"Terus gue harus apa, gue harus sujud-sujud gitu di kaki dia buat maafin gue. Gue udah berusaha Ken buat dapetin kata maaf dari dia, tapi apa yang gue dapet hanya sakit hati karna semua yang gue lakuin buat dia itu nggak ada guna nya. Gue rela ninggalin meeting buat ketemu sama dia, gue rela ninggalin semua kerjaan gue buat dia. Tapi apa yang gue dapet nggak ada." ujar Kenzo.
"Terus Lo nggak mau punya cewek, Lo mau jomblo terus. Lo liat gue udah nikah dan udah punya anak, Erlan udah nikah, tinggal Lo yang belum diantara kita." ujar Kenzo.
"Gue juga mau tapi mau apa di kata itu semua belum berpihak sama gue." ucap Mike.
"Terus langkah Lo ke depannya apa."tanya Kenzo.
"Gue mau nyelesain dulu kerjaan gue yang masih numpuk di kantor Lo, abis itu gue mau ke Negara B. Mungkin bakalan menetap di sana, kalau boleh buat gue yang ngurus anak cabang Lo yang di Negara B itu."ujar Mike pada Kenzo.
"Lo serius mau ke sana, Lo tau kan kalau tempat itu jauh dan Lo harus bisa menyesuaikan diri Lo di sana Mike. Lo kan paling anti pergi ke sana, kok sekarang Lo malah minta mau ke sana aneh deh."ujar Kenzo.
"Gue cuma mau nenangin diri aja abis itu gue pasti balik lagi buat nyelidikin kematian Kila." ujar Mike.
__ADS_1
"Kenapa nggak Lo selesain dulu nyelidikin kecelakaan Kila baru Lo pergi ke sana." ujar Kenzo memberi saran.
"Tapi gue nggak tau harus mulai dari mana, Lo tau sendiri kan jalan ke villa gue itu hanya hamparan pohon aja nggak ada rumah warga di sana. Lagian orang yang beri gue petunjuk juga nggak tau kemana sekarang." ujar Mike.
"Lah terus Lo tau dari mana kalau kecelakaan Kila itu udah ada yang rencanain." tanya Kenzo.
"Jadi waktu gue ke rumah sakit orang itu ikut dan bilang sama gue seperti yang gue omongin tadi sama Lo. Tapi semenjak pemakaman Kila selesai orang itu nggak pernah keliatan lagi, gue rasa ada yang nyembunyiin dia biar dia nggak ketemu sama gue."ujar Mike.
"Terus kita harus mulai penyelidikan nya dari mana coba kalau nggak ada orang itu."ujar Kenzo yang ikut pusing dengan masalah Mike.
"Itu yang gue pikirin sekarang."ujar Mike.
*Jadi Mike masih mencintai Kila almarhumah calon istri nya, kok hati gue sakit gini ya. Kenapa gue mengharapkan kalau Mike punya perasaan sama gue, dari dulu hingga sekarang rasa cinta gue buat Mike nggak hilang dari hati gue. Tapi apalah daya sekarang gue sama Mike udah ada tembok pembatas di antara kita, mana bisa kita bersatu dengan begitu banyak rintangan yang akan menghadang di depan.*batin Akila.
"Lo jangan nyerah gue yakin ada kebahagiaan di depan yang bakalan menanti Lo dengan pasangan hidup Lo nanti."ujar Kenzo dengan bijak nya.
"Semoga."jawab Mike.
"Lo duluan aja gue masih mau di sini bentar."ujar Mike.
"Oke kalau gitu gue masuak duluan."ucap Kenzo.
"Hmm."ujar Mike.
************
"Mas."panggil Lana setelah melihat Kenzo di depan nya.
"Ya sayang."ujar Kenzo.
"Kak Mike tadi ngomong apa."ujar Lana yang heran dengan pembicaraan suaminya dengan Mike.
__ADS_1
"Mike mau nyelidikin kecelakaan Kila."ujar Kenzo.
"Kila."ujar Lana.
"Iya sayang Kila calon istri Mike yang meninggal karna kecelakaan."ujar Kenzo menjelaskan pada istri nya.
"Astaga kasian sekali Kak Mike."ujar Lana yang turut prihatin dengan kondisi Mike yang harus kehilangan calon istri nya.
"Terus dia juga mau pindah ke Negara B katanya mau ngurusin anak cabang perusahaan Mas di sana." ujar Kenzo.
"Loh kok mendadak gitu sih Mas, Negara B itu nggak dekat Lo Mas."ujar Lana.
"Ya mau gimana lagi sayang orang nya yang mau sendiri pergi ke sana." ujar Kenzo.
"Mas nggak larang Kak Mike buat pergi."ujar Lana.
"Udah tapi dia tetap kekeh mau pergi ke sana."ujar Kenzo.
"Kasian banget sih Kak Mike." ujar Lana.
"Udah sayang nggak usah mikirin orang lain, pikirin aja rumah tangga kita."ujar Kenzo.
"Isshh kamu mah nggak boleh amat aku prihatin sama nasib Kak Mike."ujar Lana.
"Ya nggak boleh lah kamu kan istri aku kok malah mau mikirin cowok lain sih."ujar Kenzo.
"Ya udah iya aku nggak bakalan mikirin Kak Mike lagi puas."ujar Lana.
"Banget."jawab Kenzo singkat dengan senyum manis ke arah istri nya.
**********
__ADS_1
*Kamu bakalan pergi dari Negara ini dan ninggalin aku, apa kamu akan tetapi janji kamu sama aku kalau kamu nggak akan mau ketemu aku lagi. Andai waktu bisa di putar Mike aku nggak bakalan ngomong kayak gitu sama kamu. aku nggak mau jauh dari kamu. Tapi entah kenapa kata maaf buat kamu sangat sulit untuk aku ucapkan dari mulut aku, hingga kata-kata itu keluar begitu aja dan nyakitin hati kamu. Mike asal kamu tau aku udah terbiasa saat kamu terus gangguin aku, tapi semenjak kejadian itu kamu menjauh dari aku. Rasa ada yang hilang dari hidup aku Mike saat kamu nggak gangguin aku lagi. Tapi kalau itu udah keputusan kamu aku hanya bisa hargai dan semoga kamu menemukan kebahagiaan kamu di sana.*batin Kila.