Istri Di Atas Kertas

Istri Di Atas Kertas
Pergi Bersamanya


__ADS_3

Akhirnya Erlan membawa Ara ke Jakarta untuk menemui Kenzo untuk membicarakan soal Ara yang akan ikut bersamanya nanti.


"Hallo Lo dimana gue mau ketemu sama Lo ada yang mau gue bicarain sama Lo." ujar Erlan saat panggilannya sudah di angkat oleh Kenzo.


"Gue lagi rumah sekarang." jawab Kenzo seadanya.


"Gue ke sana sekarang." ujar Erlan.


"Oke." jawab Kenzo.


Akhirnya Erlan pergi ke mansion Kenzo untuk memberi tau masalah yang sedang dia hadapi saat ini.


°°°°°°°°°°°°°°


"Dari siapa Mas kok kayak serius banget." tanya Lana yang saat ini sedang tiduran di pangkuan Kenzo.


"Telfon dari Erlan sayang, katanya dia mau ke sini ada yang mau dia bicarain sama Mas." ujar Kenzo yang jujur pada Lana.


"Apa perlu aku buatin cemilan buat dia." ujar Lana.


"Kamu ngapain repot-repot sih sayang nggak usah ahh." ujar Kenzo yang melarang Lana untuk membuat kan cemilan untuk menyambut kedatangan Erlan.


Semenjak kehamilan Lana Kenzo tidak pernah membiarkan Lana melakukan hal yang berat-berat sampai waktu melahirkan tiba.


"Sayang " panggil Lana.


"Hmmm." ujar Kenzo.


"Aku laper." ujar Lana dengan raut wajah yang menggemaskan.


"Mau makan apa hmmm." ujar Kenzo yang berusaha menjadi suami siaga untuk Lana.


"Kayak nya makan mie rebus pake dua telor sama pake sayur enak deh." ujar Lana yang sudah ngiler saat membayangkannya.


"Nggak boleh." ujar Kenzo tegas.


"Mas aku mau makan itu." ujar Lana merengek seperti anak kecil.


"Itu nggak baik buat kamu sayang." ujar Kenzo yang berusaha memberi Lana pengertian.


"Tapi Mas aku mau makan itu." ujar Lana yang tetep kekeh dengan kemauannya.


"Makan yang lain saja ya." ujar Kenzo yang sudah frustasi menghadapi Lana.


"Nggak mau." jawab Lana tegas.


"Oke tapi untuk kali ini aja." ujar Kenzo yang akhirnya menyerah.


"Baik." jawab Lana yang girang karna bisa makan mie sesuai keinginannya.


"Kamu bangun dulu biar aku suruh Bibi masak sekarang." ujar Kenzo.


"Loh kok nyuruh Bibi sih." ujar Lana.

__ADS_1


"Terus siapa yang harus masak kalau bukan Bibi sayang." ujar Kenzo.


"Kamu lah Mas."ujar Lana.


"Aku." ujar Kenzo kaget dengan permintaan Lana.


"Iya kamu Mas." ujar Lana mengulang kata-kata nya.


"Sayang kamu kan tau kalau aku nggak bisa masak." ujar Kenzo yang berusaha membujuk Lana agar dia tidak memasak makanan yang di inginkan Lana.


"Jadi kamu nggak mau masakin buat aku gitu." ujar Lana yang sudah kesal dengan ucapan Kenzo yang menolak untuk membuatkan nya Mie.


"Bukan gitu sayang." ujar Kenzo.


"Terus apa." ucap Lana.


"Hmmm ya udah aku yang masak." ujar Kenzo yang kembali menyerah dengan permintaan Lana.


"Aku kita ke dapur sekarang." ujar Lana yang kembali girang.


Kenzo dan Lana akhirnya berjalan menuju dapur untuk membuat kan mie sesuai keinginan bumil.


"Bibi." panggil Kenzo.


"Ya Tuan." ujar Bibi saat sudah berada di hadapan Kenzo.


"Bahan untuk memasak mie adakan Bi." tanya Kenzo.


"Ada Tuan, apa Tuan mau Bibi buatkan mie." ujar Bibi.


"Tuan serius." ujar Bibi.


"Iya Bu biarin Mas yang masak Bibi selesain aja kerjaan Bibi yang lain." ujar Lana.


"Baik Nyonya, kalau gitu Bibi ke belakang dulu." ujar Bibi dan langsung pergi meninggalkan Lana dan Kenzo di dapur.


"Ayo Mas masak sekarang aku sama bayi kita udah laper banget nih." ucap Lana.


"Iya sayang ini udah mau masak." ujar Kenzo yang tak tau harus mulai dari mana.


"Mas kok kamu malah panasin teflon nya dulu sih." ujar Lana yang tak habis pikir dengan suaminya itu.


"Kamu kan tau kalau aku ini baru pertama masuk ke dapur dan sekarang malah masak mie sendiri, ya aku nggak tau lah sayang." ujar Kenzo jujur.


"Kamu itu siapin dulu bahan-bahannya, potong sayuran nya terus bawang merah di iris kecil-kecil." ujar Lana memberi petunjuk.


Kenzo yang mendengar petunjuk dari Istrinya langsung melakukan apa yang di perintahkan Lana.


"Terus apa lagi sayang." tanya Kenzo.


"Daun bawang nya udah Mas potong." tanya Lana.


"Belum." jawab Kenzo seadanya.

__ADS_1


"Potong dulu secukupnya." ujar Lana.


Kenzo kembali menurut dengan ucapan istrinya itu, setelah selesai Lana mulai memberi petunjuk lain pada Kenzo.


"Sekarang Mas panasin telfonnya kasih sedikit minyak goreng terus Mas goreng dulu bawang merah yang Mas potong-potong tadi." ujar Lana.


Kenzo hanya menurut saja dengan perkataan Lana tanpa membantah sedikit pun.


••••••••••••••••••••


"Ayo masuk." ujar Erlan saat sudah sampai di mansion Kenzo.


"Nggak apa-apa nih aku masuk ke sini." ujar Ara yang ragu untuk masuk ke dalam mansion mewah di hadapannya.


"Nggak usah takut ada aku." ujar Erlan.


"Baiklah." ujar Ara pada akhirnya.


Erlan dan Ara akhirnya masuk ke dalam mansion untuk bertemu dengan Kenzo.


"Spada." ujar Erlan di ambang pintu.


"Mas kayaknya ada orang deh aku liat dulu ya Mas lanjutin aja masaknya." ujar Lana saate mendengar suara orang dari pintu.


"Iya." ujar Kenzo yang sudah pusing dengan masakan yang belum jadi tapi sudah di tinggal sama orang yang memberi instruksi.


"Eeh kamu udah Dateng Kak ayo masuk Mas Kenzo lagi di dapur." ujar Lana saat tau siapa yang datang.


"Ngapain Kenzo di dapur." tanya Erlan heran kenapa Kenzo bisa masuk dapur untuk pertama kalinya.


"Masak Mie." jawab Lana enteng.


"Kamu serius Lana." ujar Erlan yang memastikan kalau pendengarannya tidak salah.


"Serius lah kalau nggak percaya liat aja sendiri." ujar Lana.


Tanpa pikir panjang Erlan langsung berjalan menuju dapur untuk memastikan sendiri ucapan dari Lana.


"Wah wah baru kali ini seorang Kenzo memasak." ujar Erlan setelah melihat Kenzo kerepotan di dapur.


"Diem Lo." ujar Kenzo yang malu saat Erlan melihat dia memasak untuk pertama kalinya.


"Nggak usah malu gitu biasa aja kali." ledek Erlan.


"Lo bisa diam nggak mau gue lempar pala Lo pake ini." ujar Kenzo sambil mengangkat spatula yang sedang dia pegang.


"Nggak usah marah-marah gitu bro santai aja." ujar Erlan yang tak ingin melewatkan momen berharga ini.


"Bangs*at Lo." umpat Kenzo.


"Hahahahah." gelak tawa Erlan akhir keluar melihat sahabatnya memasak untuk pertama kalinya.


"Kenapa tertawa Kak, apa salah nya sih kalau Mas Kenzo masak buat istrinya. Seharusnya yang tertawa itu Mas Kenzo karna Kak Erlan nggak laku-laku sampe sekarang, umur udah tua tapi belum nikah-nikah juga." ujar Lana yang berusaha membela suaminya dari ejekan Erlan.

__ADS_1


"Ahahahahahah rasain Lo." ujar Kenzo yang merasa puas saat istrinya berhasil membuat Erlan kalah telak.


"Anjrit Lo."umpat Erlan.


__ADS_2