Istri Di Atas Kertas

Istri Di Atas Kertas
Menjaga Jarak


__ADS_3

"Emang Mommy pikir aku nggak bisa dapetin perempuan yang lebih baik dari dia, sampe Mommy harus jodoh-jodohin aku segala sama dia Mom."ujar Regan yang sangat kecewa dengan ucapan Mommy nya.


"Bukan begitu maksud Mommy sayang Mommy cuma mau yang terbaik buat kamu Nak."ujar Mona.


"Terus Mommy pikir ini yang terbaik buat aku gitu." ujar Regan dengan dingin.


"Nak Mommy mau kamu sama Sisil jadi pasangan suami istri sayang waktu kalian udah dewasa nanti."ujar Mona.


"Aku nggak mau Mom aku mau pilih calon istri aku sendiri lagian ya Mom aku tuh masih kecil dan masa depan aku itu masih panjang Mom. Kalau Mommy masih mau jodohin aku sama dia mending aku ikut tinggal sama Daddy aja karna Daddy yang bisa ngertiin aku bukan Mommy, Mommy hanya mikirin perasaan Mommy sendiri tapi Mommy nggak pernah mikirin perasaan aku Mom." ujar Regan yang sudah tak bisa mengontrol emosinya lagi.


"Jadi kamu lebih milih Daddy kamu ketimbang Mommy gitu." ujar Mona.


"Iya karna Daddy yang selalu support aku dalam segala hal nggak kayak Mommy."ujar Regan tanpa Regan ketahui kalau Lexa dan Anya sudah mendengar semua pembicaraan Regan dengan keluar Sisil yang berniat menjodohkan mereka ketika sudah besar nanti.


"Lexa kamu nggak apa-apa kan."ujar Anya yang khawatir dengan kondisi sahabatnya itu.


"Aku nggak apa-apa kok Anya kita pergi sekarang aja yuk nanti ponsel Regan kita titip sama satpam aja, kayak nya Regan lagi sibuk."ujar Lexa yang berusaha menyembunyikan sakit hatinya dari Anya.


"Ya udah kalau gitu kita pergi sekarang aja dari pada nanti malah ketahuan kita nguping pembicaraan mereka lagi."ujar Anya yang paham dengan kondisi Lexa saat ini yang merasa terpukul atas perjodohan Regan dan Sisil.


"Baik."kawan Lexa dan langsung berbalik meninggalkan mansion milik Regan.


"Pak boleh saya titip ponsel Regan kayaknya Regan nggak bisa di ganggu untuk saat ini Pak."ujar Lexa sopan.


"Ohhh boleh Non nanti saya akan memberikannya pada Den Regan."ujar Satpam itu.


"Terimakasih Pak."ujar Lexa.


"Sama-sama Non."ujar Satpam.


"Ya udah Pak kalau gitu kamu berdua pergi dulu Pak salam buat Regan dan Mama nya ya Pak."ujar Lexa.

__ADS_1


"Baik Non nanti saya sampaikan."ujar Satpam.


Akhirnya Anya dan Lexa pergi meninggal mansion milik Regan dengan perasaan Lexa yang tidak menentu, ada rasa sakit yang teramat yang dia rasakan setelah mendengar Regan akan di jodoh kan dengan Sisil ketika mereka dewasa nanti.


"Lexa kamu baik-baik aja kan."ujar Anya yang masih mengkhawatirkan kondisi sahabatnya itu.


"I'm fine Anya." ujar Lexa yang berusaha baik-baik di depan Anya padahal saat ini hatinya sedang tidak baik.


"you're serious." ujar Anya.


"Seriously, Anya, you don't have to worry about me like that, I'm fine." ujar Lexa.


"Ya udah kalau gitu tapi kalau ada apa-apa kamu cerita aja sama aku, aku siap kok dengerin curhatan kamu."ujar Anya.


"Thank you Anya for wanting to be my friend until now, I don't know what I will do in the future without you beside me Anya. I'm so lucky to have a friend like you Anya." ujar Lexa yang merasa sangat beruntung bisa mempunyai sahabat seperti Anya.


( "Terimakasih Anya sudah mau jadi sahabat aku sampai sekarang, aku nggak tau gimana aku ke depannya kalau nggak ada kamu lagi di samping aku Anya. Aku beruntung banget punya sahabat kayak kamu Anya." )


"Lexa aku bakalan selalu ada di samping kamu sampai kapan pun Lexa."ujar Anya.


Sedangkan di mansion milik Regan keluarga Sisil masih berusaha membujuk Regan untuk mau menerima perjodohan yang sudah di rencanakan oleh Mona dan Susi.


"Jadi kamu mau melawan sama Mommy orang yang udah ngelahirin kamu."ujar Mona yang tak tau harus bagaimana lagi cara membujuk Regan agar mau menerima perjodohan ini.


"Aku nggak ada niatan buat ngelawan Mommy cuma cara Mommy ini yang bikin aku harus melawan Mommy. Aku ini masih kecil Mom perjalan aku masih panjang dan aku nggak mau di jodoh-jodohin Mom harusnya Mommy paham sama sifat aku kayak gimana." ujar Regan yang tetap kekeh tidak menerima perjodohan ini.


'Tapi ini semua Mommy lakuin buat kebahagiaan kamu Regan."ujar Mona.


"Kebahagiaan maksud Mommy, dimana letaknya aku bahagia Mom, jelas-jelas di sini aku menolak keras perjodohan ini dan Mommy bilang demi kebahagiaan aku. Kalau Mommy masih kekeh mau jodohin aku sama dia aku bakalan pergi ke rumah Daddy dan tinggal di sana." ujar Regan yang langsung bangkit dari duduknya dan berlari masuk ke kamarnya menumpahkan segala kekesalannya pada Mommy.


"Nak Sisil kamu tenang aja ya Tante bakalan berusaha bujuk Regan agar mau menerima perjodohan ini."ujar Mona pada Sisil.

__ADS_1


"Tante janji ya sama aku."ujar Sisil.


"Iya sayang."ujar Mona dengan penuh keyakinannya.


"Mom kita pulang sekarang aja yuk nggak ada gunanya lagi kita di sini Regan juga udah ke kamarnya."ujar Sisil pada Susi.


"Ya udah yuk kita pulang nanti kalau Regan udah bisa nerima perjodohan ini kita ke sini lagi."ujar Susi.


"Baik."jawab Sisil.


"Jeng kita pulang dulu ya nanti kabari saya bagaimana kelanjutan perjodohan ini ya Jeng." ujar Susi pada Mona.


"Baik Jeng."ujar Mona.


°°°°°°°°°°°°°°°°


*Apa mulai sekarang aku harus menjauh dari Regan karna aku nggak mungkin bisa liat dia dekat-dekat sama Sisil apa lagi mereka udah di jodohin sama orang tua mereka.*batin Lexa yang tak tau harus bagaimana lagi sekarang.


"Lexa."panggil Anya.


"Hmmm."ujar Lexa.


"Kamu masih mau di sini."ujar Anya.


"Aku mau sendiri Anya." ujar Lexa.


"Terus kamu mau di sini sampai kapan Lexa ini udah mau gelap."ujar Anya.


"Ya udah kita pulang aja."ujar Lexa yang sudah pasrah sekarang.


"Tapi kamu baik-baik aja kan atau kamu masih kepikiran soal perjodohan Regan tadi."ujar Anya.

__ADS_1


"Aku nggak tau Anya tapi yang pasti saat ini aku lagi nggak baik-baik aja ada rasa sakit yang teramat yang saat ini aku rasain saat dengar kalau Regan mau di jodohin sama Sisil. Ada rasa nggak rela lepasin dia ke wanita lain Anya tapi aku nggak bisa apa-apa karna aku sama Regan itu cuma teman dan lagian kita juga nggak punya hubungan yang spesial."ujar Lexa.


"Kamu yang sabar Lexa kalau kalian berdua jodoh seperti apa pun rintangan yang kalian hadapi kalian pasti bakalan ketemu di titik dimana kalian harus bahagia."ujar Anya dengan sangat bijak nya.


__ADS_2