
Sebulan telah berlalu dari kejadian yang sangat menyakitkan untuk Lana karna kehilangan orang tuanya. Tapi suami nya selalu menemani nya dan juga memberi semangat kalau dia tidak sendiri ada triplets, Lexa dan dirinya yang akan selalu ada untuk istri tercinta nya itu.
"Sayang lusa Erlan sama Ara menikah, menurut kamu kado apa yang bakalan kita kasih buat mereka." tanya Kenzo yang menanyakan pada Lana hadiah apa yang cocok di berikan untuk Erlan dan Ara.
"Aku masih bingung Mas mikirin kado nya." ujar Lana.
"Menurut kamu gimana kalau kita kasih mereka liburan sayang, kayak nya bagus tuh." ujar Kenzo.
"Terserah Mas aja sih aku mah ikut aja."ujar Lana.
"Itu aja deh sayang Mas bingung mau kasih kado apa buat mereka."ujar Kenzo.
"Ya udah itu aja." ujar Lana.
**************
"Woi tunggu Napa lu seneng amat tinggalin gue." ujar Mike pada Kila yang sampai saat ini masih terus mengejar cinta wanita bar-bar itu.
"Lo aja yang lelet." ujar Kila judes.
"Lo judes amat nanti cantik Lo ilang baru tau rasa Lo." ujar Mike meledek Kila.
"Biarin nggak peduli gue." ujar Kila cuek.
"Lo kenapa sih masih jutek aja sama gue." ujar Mike.
"Kenapa Lo mau nyerah idih cupu amat lu." ledek Kila.
"Siapa bilang gue nyerah, nggak yah." ujar Mike.
"Terus maksud dari perkataan Lo tadi apa."
"Ya maksud gue kenapa Lo nggak selembut yang dulu lagi sama gue."
"Jadi Lo berharap gue selembut dulu lagi sama Lo, jangan mimpi Lo gue nggak Sudi. Lagian bukan nya Lo sendiri yang udah menghina gue dan nggak bakalan pernah jatuh cinta sama gue, apa itu nggak cukup buat Lo nyakitin gue."
"Gue nggak bermaksud kayak gitu sama Lo."
"Terus maksud Lo apa haa." bentak Kila.
"Gue kan udah minta maaf sama Lo."ujar Mike.
"Terus Lo pikir gue bisa maafin Lo gitu aja setelah penghinaan Lo sama gue."
__ADS_1
"Terus mau Lo apa sekarang, gue udah berusaha buat Nebus kesalahan gue sama Lo. Tapi sampai sekarang Lo nggak pernah menghargai usaha gue." ujar Mike yang hampir sudah menyerah menaklukan hati Kila.
"Kan gue udah pernah bilang sama Lo jauhin gue dan jangan pernah muncul lagi di hidup gue. Tapi apa sampai sekarang Lo nggak pernah pergi dari hidup gue, Lo selalu mengusik ketengan hidup gue." ujar Kila.
"Oke fine, kalau itu yang Lo mau gue bakalan kabulin untuk sekarang, mulai hari ini, detik ini, menit ini. Gue Mike Anderson nggak bakalan pernah ganggu hidup Lo lagi, Akila Anindira. Dan kalau pun kita bertemu atau berpapasan anggap saja kita tidak pernah saling kenal. Selama ini saya sudah berusaha untuk menebus kesalahan saya, tapi anda sama sekali tidak pernah menghargai nya. Bahkan anda terus menghina saya karna selalu menganggu anda, saya sama sekali nggak marah dan hanya menganggap itu bercanda. Anda tidak pernah merasakan bagaimana di posisi saya, saya tidak pernah melakukan ini pada siapa pun. Bahkan untuk mengejar wanita yang sama sekali tidak menghargai saya baru ini kali pertama saya melakukannya. Tapi apa yang saya dapat, hanya hinaan yang terus keluar dari mulut Anda. Dan sekarang, anda meminta saya untuk pergi dari hidup Anda, baik akan saya lakukan. Ini adalah pertemuan pertama dan terakhir saya dengan anda, semoga hidup anda akan bahagia setelah kepergiaan saya, Permisi." ujar Mike yang langsung pergi dari hadapan Kila dengan rasa kecewa yang sangat besar karna perjuangan nya selama ini tidak ada apa-apa di mata Kila.
Kila diam membeku mendengarkan ucapan Mike, ada rasa tidak rela saat Mike memutuskan untuk tidak menganggu nya lagi. Seperti ada yang hilang dari hidup Kila setelah Mike mengatakan kalau tidak akan menggangu kehidupannya lagi.
"Mike gue nggak bermaksud ngomong kayak gitu Mike." ujar Kila setelah Mike menghilang dari pandangannya.
"Gue juga nggak tau kenapa kata-kata keluar gitu aja dari mulut gue Mike." ucap Kila yang menyesali ucapannya.
"Gue mohon Lo balik lagi ke sini jangan tinggalin gue." ujar Kila yang menyesal telah mengatakan itu pada Mike.
Setelah beberapa menunggu tapi Mike tak muncul juga, akhirnya Kila memutuskan untuk meninggal tempat itu.
"Sampai bertemu di titik terbaik menurut takdir Mike." ujar Kila yang akhirnya pergi meninggalkan tempat itu dengan rasa penyesalan.
Mulai hari ini Kila dan Mike akan berjalan sendiri-sendiri sesuai dengan keinginan Mike.
***************
"Mike Lo kenapa mumet amat tu muka." ujar Erlan yang melihat Mike hanya menekuk muka di pojok ruangan.
"Aaelah lu mah lu nggak bisa boong Ama gue njirr." ujar Erlan.
"Gue putus cinta." ujar Mike seadanya.
"Ng." ujar Erlan yang berusaha menahan tawa nya di depan Mike.
"Lu kalau mau ketawa ya ketawa aja nggak usah di tahan di gitu bgst." umpat Mike yang melihat Erlan menahan tawa nya.
"Wahahahahah." akhirnya gelak tawa Erlan pecah dengan perkataan Erlan.
"Puas Lo liat idup gue apes gini haa." ujar Mike.
"Banget." ujar Erlan yang masih belum berhenti menertawakan Mike.
"Bgst Lo, teman apa Lo senang amat liat teman nya menderita. Lo itu harus nya hibur gue kek apa kek gitu, ini malah di ketawain kayak gitu. Cocok tau nggak Lo di bilang sahabat bgst, anjir." umpat Mike
"Terserah Lo mau bilang apa gue nggak peduli, Lo pikir dong kapan lagi gue ngetawain Lo kayak gini kalau bukan sekarang mumpung idup Lo lagi apes, hahahahaha." ujar Erlan yang puas menertawakan nasib percintaan Mike yang sudah di ujung tanduk.
"Sialan Lo." umpat Mike pada Erlan.
__ADS_1
"Wah wah wah ada apa nih kok muke Lo pada seneng amat, Nerima rezeki nomplok ya kalian." ujar Vigo anak buah yang paling dekat dengan ketiga cogan itu.
"Ini satu Lo ngikut aja kayak jelangkung, Dateng nggak di undang pulang nggak di antar. Tiba-tiba nongol aja kayak tuyul di sini." ujar Mike yang bertambah kesal karna bertambah satu lagi orang yang menertawakan nya.
"Ngapa nggak boleh." ujar Vigo.
"Pergi lu Sono." ujar Mike.
"Yeee gue ke sini cuma mau bilang ada Kenzo nih di depan dia nyariin Lo berdua." ujar Vigo.
"Astaga si banteng udah dateng aja nggak tau apa gue lagi apes." ujar Mike.
"Seharusnya Lo bersyukyr bego, nasib apes Lo itu bisa di bagi sama orang banyak. Biar mereka juga seneng liat bos mereka pernah ngalamin apes juga nggak ngalamin seneng Mulu." ujar Vigo.
"Betul tuh kata Vigo, kapan lagi gue sama yang liat Lo kayak gini. Buahahahahh." gelak tawa Erlan kembali pecah mengingat Mike yang selalu apes dalam hal percintaan.
"Woi lu pada di sini gue udah nungguin kalian tau di depan." ujar Kenzo yang baru datang setelah muak menunggu di depan tapi Mike dan Erlan belum juga datang.
"Sorry bro gue ngelupain Lo sebentar." ujar Erlan.
"Lo kenapa Mike kusut amat tuh muka." ujar Kenzo setelah melihat raut wajah Mike yang tak seperti biasa nya.
"Dia lagi putus cinta men." ujar Vigo.
"Emang Lo bisa jatuh cinta Mike." tanya Kenzo.
"Ya bisa la bego Lo pikir gue apa yang nggak bisa jatuh cinta sama lawan jenis." umpat Mike kesal.
"Kali aja Lo suka sesama batang." ujar Kenzo yang langsung menimbulkan gelak tawa Erlan dan Vigo yang mendengar nya.
"Sialan Lo, kalian sama aja nggak ada tau perasaan gue." ujar Mike.
"Udah sabar." ujar Kenzo.
"Sabar pala Lo, gue udah sabar kali mungkin kalo di itung udah sampe segunung kali gue sabar nya." ujar Mike.
"Ya berarti itu udah nasib Lo nggak bisa menang dalam soal percintaan." ujar Erlan.
"Setinggi gunung apa, Semeru, Bromo, atau Merapi." ujar Kenzo.
"Au ah males gue ngomong sama kalian." ujar Mike yang langsung pergi meninggalkan ketiga cowok tengil itu.
"Hahahahahah." gelak tawa ketiga nya pun pecah melihat Mike yang pergi meninggalkan mereka begitu saja.
__ADS_1