
Sudah lebih dari seminggu Lana tidak sadar kan diri dari koma nya, sedangkan Kenzo memilih bekerja dari rumah sakit karna tidak ingin meninggalkan Lana sendirian.
Ayah Lana selalu meluangkan waktunya untuk melihat kondisi sang putri yang sampai saat ini masih belum sadar.
Naura orang yang menabrak Lana berhasil kabur dari pengejaran Kenzo dan Mike, hingga sampai saat ini Kenzo terus mengerahkan anak buah nya untuk mencari keberadaan Naura.
Sedangkan Ronald saat ini hidupnya semakin hari semakin kacau setelah Kenzo menarik semua saham dari perusahaannya dan di tambah sang istri telah berani menyakiti Lana istri Kenzo, karna salah sang istri Ronald juga terkena imbasnya.
"Ini semua gara-gara kamu Naura aku jadi miskin seperti ini, awas saja kamu kalau nanti ketemu aku bakal bales semua yang udah kamu perbuat sama aku." ujar Ronald geram dengan Naura.
*************
"Ken." panggil Mike saat sudah berada di hadapan Kenzo.
"Apa." ucap Kenzo.
"Besok Erlan balik dari Amerika, apa Lo mau nemuin dia setelah Lana sadar nanti. Ada yang mau dia bahas sama Lo masalah mafia yang lagi Lo pimpin saat ini." ucap Mike.
"Berapa lama dia di sini." tanya Kenzo.
"Satu Minggu setelah itu dia bakalan balik lagi." jawab Mike.
"Nanti kalau dia udah sampai Lo suruh aja dia ke sini buat nemuin gue, gue nggak bisa tinggalin Lana sendirian buat sementara waktu. Karna saat ini Naura belum juga ke tangkep, gue takut nanti dia berbuat nekat lagi sama Lana apa lagi Lana sampai saat ini belum sadar juga." ujar Kenzo.
"Erlan besok pagi udah sampai di bandara, nanti biar gue jemput sama antar dia ketemu sama lo di sini." ucap Mike.
"Gue serahin semua sama Lo Mike, Lo tau kan semenjak Lana masuk rumah sakit gue nggak fokus dalam segala hal. Yang gue pikirin saat ini Lana sadar dari koma, baru gue bisa lega kalau Lana udah sadar." ucap Kenzo.
"Ken gue tau kondisi Lo saat ini gimana, Lo yang kuat gue yakin Lana pasti bisa sadar dari komanya. Karna dia punya suami yang hebat kayak Lo, saat ini Lo harus sabar nungguin Lana bangun." ujar Mike.
"Gue selalu sabar nungguin dia bangun Mike tapi sampai kapan dia bakalan kayak gini terus, gue nggak sanggup liat kondisi dia kayak gitu. Kalau boleh biar gue aja yang terbaring lemah di atas brankar itu tapi jangan Lana orang yang sangat gue cinta Mike." ucap Kenzo tanpa mereka ketahui kalau Lana sudah sadar dari komanya tapi belum berniat untuk membuka matanya karna ini mendengar percakapan Mike dan Kenzo.
*Jadi Kenzo beneran cinta sama gue, apa udah saat nya gue hidup bahagia sama orang yang gue cintai.* batin Lana yang sebenarnya juga sudah mencintai Kenzo.
__ADS_1
"Ken Lana pasti bisa sadar dari komanya, kita tinggal tunggu waktu itu tiba." ujar Mike.
"Tapi sampai kapan Mike udah satu Minggu Lana nggak sadar-sadar dari koma, gue takut dia ninggalin gue Mike. Gue nggak bisa hidup tanpa dia Mike." ujar Kenzo yang tanpa di sadari mengeluarkan air matanya untuk pertama kali setalah bertahun-tahun tidak pernah menangis.
"Sedalam apa cinta Lo sama Lana Ken, sampai-sampai Lo nangis hanya karna Lana." tanya Mike yang melihat buliran air mata Kenzo.
"Gue rela nyerahin nyawa gue buat lindungi dia Mike." ujar Kenzo serius.
"Tapi Ken orang tua Lo nggak tau kan kalau Lo udah nikah sama Lana. Gimana kalau mereka nggak setuju sama pernikahan Lo." ujar Mike.
"Gue nggak peduli saat ini Lana udah jadi istri sah gue, mereka mau terima atau nggak bukan urusan gue. Gue juga nggak butuh sama restu mereka, sejak kapan gue minta restu sama mereka." ujar Kenzo.
"Tapi Ken mereka itu juga keluarga Lo Ken, Lo nggak boleh kayak gitu sama orang tua Lo." ujar Mike.
"Mereka bukan orang tua gue, orang tua gue udah meninggal." ucap Kenzo.
"Ken gue tau kalau Lo marah sama Papa Lo, tapi bagaimana pun Lo masih punya adik perempuan Ken. Dia masih butuh perhatian dari Lo, Lo tau semenjak kepergian Ibu Lo, adik Lo nggak mau ngomong sampai sekarang. Lo nggak kasihan apa adik Lo itu masih kecil Ken, dia masih butuh kasih sayang dari Lo." ujar Mike menasehati Kenzo.
"Gue juga nggak mungkin pergi ke sana Mike, Lo tau kan kalau Papa nggak pernah mau Nerima gue di rumah itu." ujar Kenzo.
"Gue nggak mungkin nelantarin adik gue sendiri Mike, tapi masalahnya Papa selalu ngelarang gue buat nemuin adik gue." ujar Kenzo.
"Atau nggak gini aja biar gue yang urus semua supaya Lo bisa ketemu sama adik Lo. Gue usahain saat Erlan ke sini dia udah bawa adik Lo sama dia gimana, kalau Lo setuju gue bakalan hubungin dia sekarang sebelum dia berangkat. Tempat tinggal orang tua Lo sama tempat tinggal Erlan kan nggak jauh-jauh amat, bisa lah Erlan bawa pergi adik Lo dari rumah Papa Lo." ujar Mike.
"Boleh, asalkan adik gue selamat sampai di sini." ujar Kenzo.
"Biar Erlan yang jamin itu semua yang penting Lo bisa ketemu sama adik Lo dulu, kasian dia semenjak kematian Mama Lo dia kurang dapat kasih sayang dari Papa Lo." ucap Mike.
"Gue tunggu, bilang juga sama Erlan semua biaya nya biar gue yang tanggung asalkan dia bisa bawa Alexa ke sini dengan selamat." ujar Kenzo.
"Oke kalau gitu gue hubungin Erlan dulu, nanti gue kabarin Lo lagi. Kalau gitu gue keluar dulu satu lagi masalah kantor Lo nggak usah khawatir gue udah urus semua nya." ujar Mike.
"Thanks Mike." ucap Kenzo.
__ADS_1
"Gue keluar dulu." ujar Mike yang langsung keluar dari ruangan tempat Lana di rawat untuk menghubungi Erlan.
*********************
"Hallo." ucap Mike saat panggilan teleponnya sudah di angkat oleh Erlan.
"Hallo Mike, ada apa Lo hubungin gue." tanya Erlan yang sangat tau ketika Mike menghubunginya pasti ada masalah yang terjadi.
"Lan Lo kapan pergi ke sini " tanya Mike.
"Ini udah mau berangkat ke bandara, emang kenapa ada masalah." tanya Erlan.
"Lan Lo tau kan kalau Papa sama Adik Kenzo tinggal di negara yang sama kayak Lo." ujar Mike.
"Iya gue tau emang kenapa." ujar Erlan heran.
"Apa Lo bisa bawa Adik Erlan bareng sama Lo ke sini, Papa Ken nggak pernah bolehin Ken ketemu sama adiknya setelah kematian Nyonya Meri." ujar Mike.
"Lo gila ya, Lo tau kan gimana ketatnya penjagaan mansion Ken yang ada di sini." ucap Erlan yang tak habis pikir dengan Mike.
"Gue tau lan, tapi ini semua demi kebaikan Alexa. Lo nggak tau aja gimana perlakuan Papa Ken sama Alexa, dia masih kecil bro masih butuh perhatian. Tapi Papa Ken selalu sibuk sama urusannya, mana punya waktu buat ngurusin Alexa. Ken berharap penuh sama lo buat bawa Alexa ke sini." ujar Mike berharap agar Erlan mau membawa Alexa bersamanya.
"Gue bakalan usahain tapi gue nggak bisa janji bawa Alexa pergi sama gue." ujar Erlan.
"Gue yakin Lo pasti bisa, Lo tenang aja soal biaya keberangkatan Lo semuanya di tanggung sama Ken termasuk penginapan Lo selama Lo ada di sini." ucap Mike.
"Baik, kalau gitu lusa gue berangkat gue bakalan berusaha buat bawa Alexa ketemu sama Ken." ucap Erlan.
"Thanks bro Lo udah mau berusaha buat bawa Alexa ke sini." ujar Mike.
"Sama-sama bro, kalau gue berada di posisi Ken gue juga bakal lakuin hal yang sama kok. Lo santai aja biar masalah Alexa biar gue urus. Gue tutup dulu, gue mau pantau kondisi di rumah Papa Ken dulu sebelum gue bawa Alexa pergi tanpa sepengetahuan Papa nya Ken." ujar Erlan.
"Lo hati-hati kalau ada apa-apa Lo hubungin gue aja gue bakal bantu Lo kalau perlu gue sendiri yang terbang ke sana buat bantuin Lo." ujar Mike.
__ADS_1
"Thanks gue bakal berusaha semaksimal mungkin di sini." ujar Erlan.