
Erlan yang mendapat tugas harus membawa Alexa pergi bersamanya menjadi pusing bagaimana cara nya untuk membawa Alexa pergi tanpa di ketahui oleh Papa Kenzo.
"Hallo." ujar Erlan saat panggilannya sudah di angkat oleh seseorang di sebrang telepon.
"Hallo Tuan, ada yang bisa saya bantu." ujar orang misterius itu.
"Cari celah untuk saya bisa masuk ke dalam mansion Papa Kenzo." ujar Erlan pada orang misterius itu.
"Tapi Tuan itu sangat berbahaya untuk keselamatan Tuan." ujar orang misterius itu yang sangat mengenal ketat nya penjagaan di mansion tempat tinggal Papa Kenzo.
"Saya tidak peduli itu berbahaya atau tidak, ini perintah langsung dari Kenzo agar saya bisa membawa Alexa pergi dari mansion itu." ucap Erlan.
"Baiklah Tuan kalau itu perintah langsung dari Tuan Kenzo saya bersedia menolong Tuan untuk masuk ke dalam mansion itu." ujar orang misterius itu.
"Baik kabari saya kalau sudah mendapatkan celahnya." ujar Erlan.
"Baik Tuan." ujar orang misterius itu.
******************
Di mansion mewah milik Keluarga Bagaskara, Alexa yang masih berusia 6 tahun mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakkan dari Ibu tirinya Ayu.
Ayu Anjani wanita yang di nikahi Papa Kenzo setelah kematian sang istri Meri Puspita. Perlakuan Ayu terhadap Alexa sangat keterlaluan, Ayu sering menyiksa Alexa bahkan tak tanggung-tanggung Ayu juga menghina Alexa karena tak bisa bicara.
Ayu juga memiliki seorang putri kecil bernama Maudi Calista anak pertamanya dengan mantan suaminya.
Perhatian dan kasih sayang Bima Ayah Kenzo di berikan sepenuhnya pada Maudi sedangkan Elexa anak kandung nya sendiri tidak pernah merasakan kasih sayang dari Papa nya.
Ini semua dapat terjadi karna hasutan Ayu agar sang suami membenci putri kandungnya sendiri yang tak bisa berbicara semenjak kematian sang istri.
"Elexa sini kamu." panggil Ayu pada Alexa.
Alexa yang mendengar namanya di panggil langsung menghampiri Ibu tirinya supaya tidak kena marah karna membuat Ibu tirinya menunggu.
"Ada apa Tante " tulis Alexa di buku yang selalu ia bawa kemana-mana untuk memudahkannya berbicara dengan lawan jenisnya.
"Kamu belikan saya makanan di restoran depan, cepet." ujar Ayu.
"Kenapa Tante nggak nyuruh supir aja, restoran itu kan sangat jauh Tante." tulis Alexa lagi.
"Kamu berani membantah saya haa." bentak Alexa.
"Maaf Tante, baik saya akan belikan makanan kesukaan Tante di restoran depan." tulis Alexa lagi.
"Cepat pergi sana saya udah laper banget." ujar Ayu.
"Baik Tante." tulis Alexa.
Alexa terpaksa menuruti kemauan Mama tirinya agar tidak mendapat amukan dari sang Papa kalau tidak mau menuruti kemauan Ayu.
Tanpa Alexa sadari kalau ada seseorang yang mengikutinya dan segera melaporkannya pada Bossnya agar bisa membawa Alexa sesuai perintah Boss besarnya.
"Hallo Tuan." ucap orang misterius itu ketika sambungan teleponnya sudah di angkat.
"Katakan." ujar Erlan.
"Alexa sedang berada di luar mansion nya saat ini Tuan, sepertinya akan membeli makanan Tuan." ujar orang misterius itu pada Erlan.
"Awasi dia terus dan jangan biarkan dia masuk ke dalam mansion nya sebelum saya datang." ujar Erlan.
__ADS_1
"Baik Tuan." ujar orang misterius itu.
Alexa terus berjalan menyusuri jalanan untuk menuju ke restoran tempat ia akan membeli makanan untuk Mama tirinya.
"Hai Nona kecil." sapa seorang laki-laki yang mendekati Alexa.
"Om siapa." tulis Alexa dan memperlihatkannya pada laki-laki yang ada di hadapannya.
"Kenalin Nama Om Tengku, Om ke sini buat jemput kamu." ujar Tengku.
"Om mau bawa Alexa kemana." tulis Alexa.
"Kamu kenal nggak sama Kenzo." ujar Tengku.
"Alexa kenal Om dia kan Abang Alexa Om, apa Om mau bawa Alexa ketemu sama Bang Kenzo." tulis Alexa dengan senang kalau benar Tengku akan membawanya bertemu dengan Kenzo.
"Om akan bawa kamu ketemu sama Kenzo, tapi kamu harus janji dulu sama Om." ujar Tengku.
"Janji apa Om." tulis Alexa.
"Nanti kalau orang tua kamu nelvon kamu jangan pernah kamu angkat, kalau kamu angkat telepon dari mereka Om pastikan kamu akan berpisah dengan Kenzo lagi." ujar Tengku.
"Alexa janji Om asalkan Alexa bisa ketemu sama Bang Kenzo Alexa nggak akan telepon mereka Om." tulis Alexa.
"Ya sudah kalau gitu kamu ikut Om sekarang mumpung nggak ada orang yang liat kamu pergi sama Om sekarang." ujar Tengku.
"Baik Om." tulis Alexa.
' Tuan Erlan, Alexa sudah bersama saya sekarang. Saya akan membawa dia ke tempat yang jauh dari kawasan mansion nya dulu agar tidak ketahuan kalau saya membawa dia pergi, nanti saya akan kirimkan lokasi sama Tuan Erlan.' isi pesan yang di kirimkan Tengku pada Erlan.
Ting
Dering ponsel Erlan berbunyi, Erlan langsung melihat pesan yang kirim Tengku padanya.
Tengku akhirnya memtuskan membawa Alexa ke bandara supaya Erlan bisa membawa Alexa secepatnya pergi dari sini.
"Om kita ngapain ke sini Om." tulis Alexa dan memperlihatkannya pada Tengku.
"Sayang apa kamu kenal sama Om Erlan." tanya Tengku.
"Alexa kenal Om dia kan sahabatnya Bang Kenzo." tulis Alexa.
"Alexa pinter banget sih, sini Om jelasin sama Alexa kenapa kita ke sini. Nanti Alexa akan ikut Om Erlan buat ketemu sama Bang Kenzo, soalnya sekarang Bang Kenzo berada di negara yang berbeda dengan Alexa. Alexa akan ikut Om Erlan ke Jakarta tempat Bang Kenzo tinggal sekarang. Tapi Alexa harus janji sama Om kalau Alexa nggak akan pernah angkat telepon dari siapapun sebelum Bang Kenzo beri ijin, nanti kalau Alexa angkat orang yang nelvon Alexa bakalan tau di mana Alexa berada dan mereka menjemput Alexa ke sini. Alexa bakalan berpisah lagi sama Bang Kenzo, Alexa nggak mau pisah lagi sama Bang Kenzo." ucap Tengku menjelaskan semuanya agar Alexa tidak merasa ketakutan.
"Alexa nggak mau pisah lagi sama Bang Kenzo Om, Alexa janji nggak akan angkat telepon dari siapa pun Om asalkan Alexa nggak pisah lagi sama Bang Kenzo." tulis Alexa.
"Anak pintar sekarang kita tinggal tunggu Om Erlan datang buat jemput Alexa." ucap Tengku.
****************
"Kemana sih anak bisu itu lama amat beli makanan, awas aja dia pulang nanti bakalan saya kasih pelajaran karna udah bikin saya menunggu selama ini." ujar Ayu
"Mamah Maudi laper Mah." ujar Maudi saat sudah berada di hadapan Mamah nya.
"Kamu tunggu sebentar ya sayang anak bisu itu belum kembali juga dari tadi." ucap Ayu.
"Tapi Mah Maudi udah laper banget Mah, Mamah pesan aja makanannya. Nanti kalau anak bisu itu pulang Mamah langsung hukum aja." ucap Maudi.
"Ya udah tunggu sebentar ya sayang Mamah pesan dulu makanannya." ucap Mamah.
__ADS_1
"Iya Mah tapi jangan lama-lama ya Mah, Maudi udah laper banget." ujar Maudi.
"Iya sayang." ucap Ayu.
*****************
"Mana Alexa." tanya Erlan saat sudah di bandara tempat Tengku dan Alexa menunggunya.
"Dia lagi makan, kasihan dia kelaperan banget. Lo ikut gue." ujar Tengku dan Erlan menurut saja untuk mengikuti Tengku.
"Itu Alexa." ujar Tengku menunjuk gadis kecil cantik yang sedang menyantap makanan dengan lahapnya.
Tanpa pikir panjang Erlan langsung menghampiri Alexa yang sedang melahap makanannya.
"Hai cantik kamu masih ingat sama Om." ujar Erlan.
"Om siapa." tulis Alexa yang tak mengenal orang di depannya.
"Kalau yang ini Alexa kenal siapa." tanya Erlan yang memperlihatkan foto dirinya dengan Kenzo pada Alexa.
"Alexa kenal Om, dia Bang Kenzo kan Om Abang Alexa." tulis Alexa.
"Kamu pinter sayang, sekarang kamu udah tau siapa Om." tanya Erlan lagi.
"Apa Om yang akan bawa Alexa ketemu sama Bang Kenzo." tulis Alexa.
"Iya sayang, Om yang akan bawa kamu ketemu sama Bang Kenzo." ujar Erlan.
"Berarti Om yang namanya Om Erlan." tulis Alexa.
"Kamu bener sayang Om adalan Om Erlan yang akan bawa kamu ketemu sama Bang Kenzo. Tapi Alexa udah tau kan apa syaratnya buat ketemu sama Bang Kenzo." ujar Erlan.
"Alexa tau kok Om, Alexa janji nggak akan pernah angkat telepon dari siapapun tanpa izin dari Bang Kenzo." tulis Alexa.
"Anak pintar, sekarang kamu udah siap ketemu sama Bang Kenzo." tanya Erlan.
"Alexa siap Om." tulis Alexa.
"Ya udah kalau gitu kita berangkat sekarang." ujar Erlan dan langsung mengendong Alexa.
"Thanks Tengku Lo udah bisa bawa Alexa ke sini." ucap Erlan pada Tengku.
"Sama-sama bro, itu udah jadi tugas gue Lo nggak udah berterima kasih kayak gitu sama gue. Ini semua gue lakuin karna kebaikan Kenzo sama gue. Sampein salam gue sama Kenzo." ujar Tengku.
"Pasti gue sampein, kalau gitu gue pergi dulu. Kalau ada apa-apa Lo hubungin gue aja." ujar Erlan.
"Pasti." jawab Tengku.
Erlan dan Alexa yang berada di gendongannya berjalan meninggalkan Tengku untuk masuk ke dalam bandara dan segera pergi meninggalkan negara yang menjadi saksi bisu kesengsaraan Alexa, gadis kecil cantik yang tak bisa bicara karna trauma atas kehilangan Mamahnya.
*Semoga setelah kamu ketemu sama Kenzo, kamu bisa ngomong lagi cantik. Kamu belum sewajarnya mendapatkan perlakuan buruk dari Papa sama Mama tiri kamu di sana. Setelah kamu pergi dari negara ini, Om berharap kamu bisa hidup bahagia seperti anak-anak di usia kamu sekarang cantik dan bisa bicara seperti dulu lagi.* batin Erlan.
...Pengumuman...
Maaf sebelumnya kalau aku jarang up cerita nya, saat ini aku lagi sibuk kerja makanya jarang up cerita.
Terima kasih juga buat kalian semua yang udah baca cerita aku, aku bakalan usahain buat up cerita walaupun nggak tiap hari, tapi setidaknya kalian semua yang baca cerita aku nggak bosen nungguin cerita kelanjutannya.
Dan maaf juga kalau masih ada kata-kata yang salah dalam setiap paragraf nya.
__ADS_1
Makasih atas dukungan kalian semua sama cerita aku, di sini aku nggak bisa ngomong-ngomong banyak yang jelas aku sangat berterima kasih sama kalian semua karna udah mau baca cerita aku.
Jangan lupa like, vote dan coment ya supaya aku lebih semangat lagi buat cerita kelanjutannya.