
Setelah makan siang Kenzo dan Mika selesai, mereka langsung memutuskan untuk kembali ke perusahaan.
Di perjalanan menuju perusahaan, Mike hanya diam saja entah apa yang sedang dia fikir kan setelah pertemuannya dengan Kila tadi.
*Apalagi ini kenapa harus ketemu dia lagi, sudah susah payah saya untuk melupakannya tapi sekarang malah di pertemukan di waktu yang nggak tepat kayak gini.*batin Mike.
"Woi kenapa lu diam aja."ujar Kenzo.
"Ini semua salah lu ngapa sih lu ngajak gua ketemu sama dia, nggak peka amat lu kalau gue lagi berusaha buat lupain dia bego."ujar Mike kesal.dengan Kenzo.
"Ya nggak apa-apa kali mana tau perasaan cinta lu sama dia tumbuh lagi, nggak ada salah nya kali buat di coba. Mungkin aja nasib lu bisa sama kayak gua dan istri gua, waktu mau cerai sama dia gua juga ngelakuin hal yang sama kayak lu. Mau lupain dia dari hidup gua, tapi setelah dia kecelakaan rasa takut kehilangan itu muncul gitu aja sama gua, gua terus di samping dia sampai dia sadar dan sekarang lo liat gua sama dia hidup bahagia dan kita saling mencintai sekarang. Lana adalah wanita yang sempurna buat gua yang banyak kekurangan ini, sampai sekarang gua masih belum bisa lepas dari dunia hitam. Gua harus berbohong terus sama istri gua kalau kita lagi dalam misi dan dia bisa ngerti itu tanpa banyak tanya sama gua, gua beruntung bisa dapetin istri sebaik Lana yang bisa nerima gua dan Lexa adik gua."ujar Kenzo yang sangat beruntung bisa mendapatkan Lana sebagai istri nya.
"Ini lain cerita Ken nggak bisa di samain sama cerita lu sama Lana."ujar Mike.
"Gua kan cuma ngasih tau aja kalau lu nggak mau ya udah nggak usah ketemu dia lagi, susah amat dah."ujar Kenzo.
"Alasan gua pergi ke Negara B itu karna gua mau ngelupain dia, tapi sekarang apa lu malah bikin gua sama dia ketemu lagi."ujar Mike.
"Ya sorry gua mana tau, ya udah lain kali gua nggak akan ngelakuin ini lagi."ujar Kenzo yang merasa bersalah kepada Mike.
"Telat lu."ujar Mike.
"Ya udah anggap aja itu pertemuan pertama dan terakhir kalian."ujar Kenzo.
Mike hanya diam saja tanpa berniat membalas ucapan Kenzo, Mike tak tau dengan perasaan nya sendiri terhadap Kila.
Sedangkan di tempat lain, seorang wanita cantik duduk melamun di taman. Ada rasa mengganjal di hati nya saat pertemuan pertama mereka tadi setelah beberapa tahun tidak bertemu.
*Bukan keadaan seperti ini yang gue mau Mike.*batin Kila.
Ya wanita itu adalah Akila wanita yang sudah membuat seorang Mike Anderson merasa sakit hati teramat pada nya.
*Maaf atas perkataan gue waktu itu Mike, andai waktu bisa di ulang gue nggak mau ngucapin itu sama lo.*batin Kila lagi.
"Woi melamun aja lo, kenapa lagi galau ya."ujar Arya yang entah datang dari mana.
"Astaga Lo lagi Lo lagi, bisa nggak sih sehari aja gua nggak ketemu sama lo."ujar Kila yang bosan setiap hari harus melihat wajah Arya.
"Idih sensi amat lu, gua ke sini cuma mau bilang kalau lusa gua berangkat ."ujar Arya yang sebenarnya berharap kalau Kila menahan untuk pergi.
"Serius lo."ujar Kila.
"Emang muka gua keliatan lagi becanda ya."ujar Arya.
"Syukurlah akhirnya gue nggak di ganggu cowok kayak lu lagi, huffttt akhirnya hidup gua bakalan tenang ke depan nya."ujar Kila mengucap syukur atas kepergiaan Arya.
"Lu nggak ngerasa kehilangan gitu."ujar Arya.
"Nggak."Jawa Kila tegas dan lantang.
"Awas ya kalau lu rindu sama gua dan minta gua buat pulang gua nggak bakalan mau."ujar Arya.
"Dih gua nggak bakalan ngomong gitu kali sama lu, ngapain kayak nggak ada kerjaan lain aja gua."ujar Kila.
"Lu emang nggak ada perasaan sedikit aja sama gua."ujar Arya serius bertanya pada Kila.
Kila yang melihat raut wajah Arya yang berubah menjadi serius membuat nya merasa bersalah karna selama ini dia tidak pernah menghargai perjuangan Arya untuk mendapat kan cinta nya.
"Gua nggak tau Ya, di satu sisi gua masih berharap sama laki-laki yang pernah hadir di hidup gua sebelum Lo datang. Tapi di sisi lain gue ngerasa nggak ada harapan buat dapetin cinta dia lagi."ujar Kila.
"Terus kenapa Lo nggak berusaha buat buka hati untuk orang lain."ujar Arya.
"Gue nggak mau nanti mereka jadi pelampiasan gua, hati gua masih buat dia seutuh nya. Kalau gue paksa buat nerima cinta orang lain gua takut nanti gua nggak bisa bales cinta dia, kayak Lo cinta sama gua. Selama ini gua cuma nganggep Lo sahabat gua nggak lebih, tapi setelah Lo nyatain perasaan Lo sama gua semenjak itu gua langsung jaga jarak sama Lo, karna gua nggak mau nyakitin laki-laki sebaik Lo Ya. Gue yakin masih banyak wanita di luar sana yang bisa mencintai Lo lebih baik dari gue, tapi maaf wanita itu bukan gue."ujar Kila yang langsung mengutarakan isi hati nya pada Arya agar tidak berharap terlalu dalam padanya.
"Gue paham maksud Lo dan semoga perjuangan Lo buat dia nggak sia-sia."ujar Arya.
__ADS_1
"Semoga saja."ujar Kila yang tak berharap banyak kalau Mike bisa mencintai nya lagi seperti dulu.
"Tapi apa boleh gue minta satu permintaan sama Lo."ujar Arya.
"Silahkan kalau gue bisa ngelakuin ya gue bakal lakuin buat Lo."ujar Kila.
"Permintaan gue gampang, gue cuma mau Lo ikut nganterin gue ke bandara."ujar Arya.
"Jam berapa."tanya Kila.
"Jam 8 soal nya pesawat gua berangkat jam 10."ujar Arya.
"Gue bakal usahain buat Lo."ujar Kila.
"Gua tunggu dan gue berharap Lo bisa hadir."ujar Arya.
"Iya."jawab Kila.
"Ya udah kalau gitu gua cabut duluan soal nya gua masih ada yang harus gue urus sebelum gue berangkat."ujar Arya.
"Baik."ujar Kila.
"Jaga diri Lo baik-baik."ujar Arya.
"Pasti."jawab Kila.
Arya langsung bangkit dari duduk nya dan mulai melangkah pergi meninggal Kila yang masih betah duduk di sana sendirian.
*Gue harap Lo bisa bahagia sama laki-laki pilihan Lo, gue akan berusaha bahagia juga walau sakit.*batin Arya yang harus mengubur dalam-dalam rasa cinta nya pada Kila dan memulai hidup baru nya di negara orang mulai sekarang.
***********
"Mah."panggil Lexa pada Lana yang tengah berada di ruang tengah sambil menonton televisi bersama suaminya Kenzo.
"Iya sayang."jawab Lana.
"Mau kemana kamu."tanya Kenzo yang belum tau.
"Makan malam."jawab Lexa jujur.
"Sama siapa."tanya Kenzo.
"Regan."jawab Lexa.
"Kemana."tanya Kenzo lagi.
"Di restoran xx."ujar Lexa.
"Pulang jam berapa."
"Iiihh kesel deh kok Papa banyak tanya amat, Mama aja nggak ribet kalau aku pergi."ujar Lexa kesal dengan Kenzo.
"Heh kamu itu adik ku jadi wajar kalau Abang kamu nanya adik nya mau kemana."ujar Kenzo.
"Kan Lexa udah jawab Bang masih aja nanya."ujar Lexa yang sudah mulai membiasakan diri untuk memanggil Kenzo dengan sebutan Abang lagi dan itu juga sudah di perbolehkan oleh Kenzo, karna itu lah kenyataan kalau Kenzo adalah Abang Lexa bukan Papa nya.
"Jam 9 kamu sudah harus sampai di rumah."ujar Kenzo.
"Mah liat deh kelakuan suami Mama kok gitu amat sama Lexa."ujar Lexa yang tetap memanggil Lana dengan sebutan Mama.
"Mas udah biarin aja Lexa pergi asal dia bisa jaga diri nya dengan baik."ujar Lana berusaha membujuk suaminya.
"Dia perempuan sayang masa pulang nya larut malam."ujar Kenzo.
"Sayang udah biarin aja aku yakin Lexa bisa jaga diri nya."ujar Lana.
__ADS_1
Di tengah perdebatan Lexa dan Abang nya terdengar suara mobil yang berhenti di depan mansion Kenzo.
"Siapa tuh."ujar Kenzo.
"Regan lah Bang siapa lagi."ujar Lexa.
"Suruh dia masuk dulu buat izin sama Abang."ujar Kenzo.
"Iyaa."jawab Lexa yang langsung berjalan keluar untuk meminta Regan untuk izin terlebih dahulu dengan Kenzo.
"Sayang."panggil Regan setelah melihat Lexa keluar dengan penampilan yang sangat cantik.
"Gan kamu di suruh masuk sama Bang Kenzo buat izin dulu."ujar Lexa.
"Ohh ya udah ayok."ujar Regan tanpa takut sedikit pun.
"Kamu yakin."ujar Lexa.
"Tentu, ayo buruan nanti kemalaman lagi kita berangkat nya."ujar Regan.
"Ya udah."ujar Lexa dan langsung mengajak Regan untuk menemui Kenzo dan Lana di ruang tengah.
"Permisi Om Tante."ujar Regan.
"Ohh kamu Nak Regan ya yang mau ngajak Lexa makan di luar."ujar Lana dengan ramah.
"Iya Tante."ujar Regan sopan.
"Duduk dulu Nak."ujar Lana.
"Nggak usah Tante saya ke sini cuma mau izin buat ngajak Lexa makan malam di luar."ujar Regan.
"Ya udah Tante izinin tapi Nak Regan harus jagain putri Tante dengan baik."ujar Lana.
"Pasti Tante."jawab Regan.
"Pulang nya jangan malam-malam."ujar Kenzo dengan tegas nya.
"Baik Om."jawab Regan yang langsung ciut nyali nya saat mendengar suara Kenzo yang begitu tegas.
"Jam 9 Lexa sudah harus di rumah."ujar Kenzo lagi.
"Bang."ujar Lexa yang tidak terima dengan perkataan Kenzo.
"Kenapa nggak suka kamu, kalau nggak suka nggak usah pergi."ujar Kenzo.
"Mas aku marah Lo kalau kamu ngomong kayak gitu sama putri ku."ujar Lana.
"Aaa sayang."rengek Kenzo yang langsung membuat Regan membelalakkan matanya melihat sifat Kenzo yang berubah 180° .
"Kok kamu yang marah sih."rengek Kenzo.
"Ya abis nya kamu egois sama putri ku."ujar Lana.
"Ya udah iya terserah mau pulang jam berapa asal kamu nggak marah sama aku."ujar Kenzo.
Sedangkan Lana langsung melihat ke arah Lexa sambil mengangkat tangan nya membentuk tanda oke kalau misi nya berhasil. Lexa langsung memberikan Mama sambung nya jempol karna berada di pihak nya.
"Ya udah Nak Regan kalian berangkat sekarang aja keburu malam."ujar Lana.
"Ohhh baik Tan."ujar Regan.
"Lexa pergi dulu ya Mah."ujar Lexa pamit pada Lana.
"Iya sayang, hati-hati di jalan bilang sama Regan jangan ngebut bawa mobil nya."ujar Lana.
__ADS_1
"Iya Mah."ujar Lexa.
Akhirnya Regan dan Lexa berhasil makan malam bersama berkat bantuan Lana, Ibu sambung yang sangat baik menurut Lexa yang selaku berada di pihak nya.