Istri Di Atas Kertas

Istri Di Atas Kertas
Melamar Kerja


__ADS_3

"Gue udah cantik belum ya."ujar gadis itu melihat penampilannya di depan kaca.


"Bu gimana penampilan aku Bu udah cantik belum."tanya gadis itu pada Ibu nya.


"Kamu udah cantik sayang gih sana berangkat nanti kamu telat lagi."ujar Ibu.


"Ya udah kalau gitu aku berangkat dulu ya Bu doain supaya aku ke terima di sana Bu."ujar gadis itu memohon doa dari Ibu nya agar di terima bekerja di sana.


"Ibu selalu mendoakan kamu Nak."ujar Ibu.


"Ya udah kalau gitu aku berangkat dulu ya."ujar gadis itu dan langsung mencium tangan Ibu nya.


"Hati-hati ya Nak."ujar Ibu.


"Baik Bu."jawab gadis itu.


Akhirnya gadis itu berangkat ke kantor yang beri tahu oleh orang yang menolongnya kemarin.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit akhirnya gadis itu sudah tiba di depan gedung yang sangat menjulang tinggi ke atas.


"Wihh tinggi amat nih gedung."ujar gadis itu yang takjub dengan gedung tinggi di hadapannya.


Gadis itu memutuskan untuk langsung dan menemui resepsionis untuk menanyakan apakah di sini ada terima lowongan atau tidak.


"Maaf permisi Mbak apa di sini ada buka lowongan."tanya gadis itu dengan sopan.


"Maaf Mbak tapi di sini tidak ada buka lowongan Mbak."ujar resepsionis itu memandang gadis itu dengan tatapan malas dan jijik.


"Tapi kemarin ada laki-laki yang menyuruh saya untuk datang ke sini Mbak."ujar gadis itu.


"Mungkin orang itu hanya mau menipu Mbak saja."ujar resepsionis itu.


"Tapi dia mem."belum usai ucapan gadis itu resepsionis langsung memotongnya.


"Kalau tidak ada keperluan lagi Mbak bisa keluar dari di sini pintu keluarnya di sana Mbak."ujar resepsionis itu.


"Baik."jawab gadis itu yang langsung kesal dengan laki-laki yang menolong nya kemarin kenapa harus berbohong padanya.


"Awas aja kalau aku ketemu dia lagi bakalan aku hajar habis-habisan dia berani banget bohong sama aku."ujar gadis itu.


"Pak tolong parkir kan mobil saya di tempat biasa ya Pak saya mau masuk dulu."ujar Mike pada satpam yang menjaga keamanan kantornya.


"Baik Tuan."jawab satpam itu dan langsung menerima kunci mobil Mike.


Gadis itu terus berjalan uring-uringan karna kesal di bohongin sama cowok kemarin.


Hingga gadis itu tidak memperhatikan jalan dan menabrak Mike yang tengah berjalan tergesa-gesa karna ada urusan penting yang tak bisa dia tinggal.


"Aduh."ujar gadis itu kesakitan saat dahi menabrak dada bidang Mike.

__ADS_1


"Lo kalau jalan liat-liat Napa sakit tau."ujar gadis itu.


"Lo."ujar Mike dan gadis itu bersamaan saat tau siapa yang mereka tabrak.


"Lo bohong ya sama gue Lo bilang kalau di sini buka lowongan, tapi tadi gue tanya sama resepsionis nya nggak bukak lowongan Lo bohongin gue."ujar gadis itu mengeluarkan semua unek-unek nya.


"Gue nggak bohong kok."ujar Mike.


"Terus kenapa Mbak nya bilang nggak ada buka lowongan di sini."ujar gadis itu.


"Memang nggak buka lowongan sih tapi gue cuma mau tes kemampuan Lo aja kalau Lo bisa menanggin tender yang lagi di lakuin sama kantor gue, Lo resmi gue terima kerja jadi sekretaris pribadi gue."ujar Mike.


"Lo nggak usah bohong sama gue lo pikir gue percaya ucapan Lo."ujar gadis itu.


"Ya udah kalau Lo nggak percaya sini ikut gue biar gue buktiin sama Lo kalau gue nggak bohong sama ucapan gue."ujar Mike yang langsung menarik tangan gadis itu.


Deg


Detak jantung mereka berdua serasa mau copot satu sama lain saat bergandengan tangan.


"Ayo."ujar Mike sedangkan gadis itu hanya menuruti saja tanpa banyak cerita lagi.


"Masuk."ucap Mike sambil membukakan pintu untuk gadis itu.


"Ngapain kita ke sini."tanya gadis itu.


"Meeting online."ujar Mike enteng.


"Kenapa takut."ujar Mike meledek.


"Gue takut ya nggak lah gue berani kok sini mana berkas nya biar gue pelajari bentar supaya nanti gue tau harus jawab kayak apa."ujar gadis itu.


"Nih."ujar Mike sambil memberikan beberapa berkas pada gadis itu.


"Oo ya gue belum nama Lo kenalin nama gue Mike nama Lo siapa."ujar Mike memperkenalkan dirinya.


"Akila panggil aja Kila."ujar gadis itu.


*Nama mereka sama tapi sifat mereka jauh berbeda.*batin Mike.


"Woi kok Lo ngelamun sih nanti kesambet baru tau rasa Lo."ujar Kila.


"Ahhh cuma nama Lo mirip saja seseorang."ujar Mike.


"Terus kalau mirip kenapa emang Lo pikir nama Lo nggak mirip sama orang lain apa."ujar Kila.


"Eeh nggak ya nama gue nggak pasaran kayak Nama Lo."ujar Mike


"Wah Lo makin songgong ya sekarang Lo berani sama gue."ujar Kila yang langsung menyinsingkan lengan baju nya ke atas.

__ADS_1


"Udah nggak usah banyak gaya Lo pelajarin berkas itu cepat kalau mau gue terima kerja di sini."ujar Mike.


"Dasar tukang tipu."umpat Kila.


"Lo bilang apa barusan Lo pikir gue budeg."ujar Mike kesal dengan perkataan Kila.


"Gue nggak ngomong apa-apa Lo aja kali yang salah denger."ujar Kila.


"Udah nggak usah banyak omong pelajarin itu cepat bentar lagi meeting nya mau mulai."ujar Mike.


"Iya tunggu bentar Napa ribet amat lu."ujar Kila.


Akhirnya Kila mempelajari berkas itu dengan teliti dan memberi tanda di setiap kalimat yang menurut dia tidak jelas dan perlu di pertimbangkan lagi dalam meeting nanti.


"Udah."jawab Kila dan Mike yang mendengar Kila bilang udah tercengang kenapa gadis di hadapannya ini bisa menyelesaikan berkas sebanyak itu dalam waktu singkat.


"Lo udah baca dengan teliti nggak gue nggak mau nanti Lo kalah dalam tender ini."ujar Mike.


"Lo ngeraguin kemampuan gue."ujar Kila.


"Iya kenapa masalah."ujar Mike


"Ya udah kita liat nanti aja kalau gue bisa menanggin tender ini dan Lo harus tepatin janji Lo sama gue kalau gue bisa kerja di sini."ujar Kila.


"Oke."ujar Mike.


"Lo siap gue mulai nih meeting nya."ujar Mike.


"Sangat siap."ujar Kila.


Akhirnya meeting di mulai dan Kila langsung menyampaikan usulannya pada semua orang yangemgikuti meeting online itu.


Semua orang yang mengikuti meeting itu merasa puas dengan jawaban yang Kila berikan sehingga mereka resmi memberi kan tender ini pada perusahaan Mike dengan bantuan Kila yang menjelaskan secara rinci setiap pertanyaan yang di lontar oleh mereka semua.


"Terima kasih Pak atas kepercayaannya."ujar Mike yang lega setelah tender itu bisa dia menangkan berkat Kila.


"Gimana gue hebat kan."ujar Kila yang membanggakan dirinya.


"Hmm."ujar Mike.


"Berarti gue udah bisa kerja dong mulai besok di sini."ujar Kila.


"Hmm."ujar Mike lagi yang hanya berdehem menjawab ucapan Kila.


"Kok lu cuman hmm hmm aja sih jawab dong ngomong bego."ujar Kila.


"Apa Lo bilang bego heh di sini tuh gue bos nya dan Lo bawahan gue Lo bisa sopan dikit nggak sama bos lu."ujar Mike.


"Heheh sorry bos gue kelepasan soal nya."ujar Kila cengengesan.

__ADS_1


Akhirnya mulai besok Kila resmi menjadi sekretaris pribadi Mike di perusahaannya.


__ADS_2