Istri Di Atas Kertas

Istri Di Atas Kertas
#97


__ADS_3

"Gimana udah ada titik terang belum." tanya Kenzo.


"Masih belum Ken, musuh kita kali ini cukup ahli dalam nutupin identitas mereka." ujar Erlan.


"Akhh sial, ini udah lewat dari waktu yang gue tentuin buat kalian." ujar Kenzo yang kesal karna sampai saat ini apa yang dia inginkan belum di temukan titik terang juga.


"Lo tenang aja gue bakalan usut tuntas kasus ini."ujar Erlan.


"Tapi ini udah terlalu lama Lan, gue janji sama istri gue buat nangkep orang itu secepatnya."ujar Kenzo frustasi.


"Gue tau,tapi kali ini kita harus bermain cantik Ken nggak bisa main gegabah gitu aja. Lawan kita kali ini cukup mempumi nggak bisa langsung main serang aja sebelum kita punya rencana yang rapi dan matang."ujar Erlan.


"Pokoknya gimana pun caranya mereka harus ke tangkep semua, udah cukup mereka menghirup udara bebas di atas penderitaan istri gue."


"Gue bakalan usahain itu secepat yang gue bisa."


"Huftt kalian di sini, gue udah nyari kalian keliling gedung luas ini tau."ujar Mike yang baru datang dengan nafas teregah-engah seperti habis di kejar setan.


"Kenapa."tanya Kenzo yang sangat penasaran kenapa Mike sampai seperti ini.


"Hufftt..hufftt."Mike terus berusaha mengatur nafasnya.


"Lo kenapa kom sampai ngos-ngosan gitu kayak di kejar setan aja lo"ujar Erlan.


"Ini lebih parah dari setan, gue nemuin ini di depan teras rumah istri lo. Siapa tau ini bisa jadi bukti buat dapetin siapa orang yang udah bunuh orang tua istri lo."ujar Mike menyerahkan satu bukti yang di bungkus rapi dengan kantong.


"Lo cari ini sampai ke rumah istri gue."


"Nggak kok ini bukti jalan sendiri ke rumah gue, nggak usah bego deh Ken. Kalo nggak di cari emang bukti nya bisa ketemu sendiri."


"Tunggu deh, kayak gue pernah liat lambang ini."ujar Erlan.


"Maksud lo, lo tau ini punya siapa."ujar Mike.


"Kalau nggak salah ini punya Samuel."ujar Erlan.


"Jadi maksud lo ini semua ulah Samuel gitu. Lo masih waras nggak sih Lan, orang brengsek itu udah mati masa iya dia hidup lagi."ujar Mike.


"Lo inget nggak Ken kalau Samuel sering makai kalung ini, lo inget kan."ujar Erlan pada Kenzo.


Kenzo langsung mengamati kalung itu dan benar saja ini kalung yang sering di pakai Samuel.


"Jadi maksud lo ini semua ada sangkut paut nya dengan Samuel."


"Bisa jadi, tapi kenapa orang tua istri lo yang jadi sasaran mereka. ini semua nggak ada sangkut pautnya dengan orang tua istri lo Ken."ujar Mike.


"Ini pasti bukan ulah Samuel, pasti ada orang yang udah sabotase ini semua karna Samuel udah mati."ujar Kenzo.


"Apa lo ada satu nama yang terbesit di otak lo."ujar Mike yang teringat dengan satu nama gadis di masa lalu Kenzo sebelum sah menjadi suami dari seorang Alana Quenzzi Permata.


"Maksud lo ini ada sangkut paut nya sama dia."

__ADS_1


"Kalau nggak ada terus siapa lagi."


"Tapi apa hubungan mereka sampai dia harus menghabisi orang tua istri gue."


"Mungkin aja dendam karna Lana dapet kehidupan yang layak ketimbang dia yang harus jadi gelandangan setelah cerai dari suaminya."


"Brengsek."


"Apa rencana lo selanjutnya buat gadis licik itu."


"Masalah ini biar gue sendiri aja yang urus, kalian cari dia dan awasi semua pergerakannya. Jangan sampai dia lepas lagi dari pengawasan kita."ujar Kenzo.


"Baik."


***


"Bos." panggil anak buah seorang gadis cantik dengan seringaian iblisnya.


"Apa."


"Ini ada paket atas nama Bos."ujar anak buah gadis itu sambil menyerah kotak yang cukup besar.


"Dari siapa."tanya gadis itu.


"Nggak tau Bos, nggak ada namanya."


"Simpan di situ saja, nanti saya periksa."


"Baik."


"Baik."


Setelah kepergiaan anak buahnya, gadis itu berjalan mendekati paket yang tak tau siapa pengirimnya. Karna penasaran dengan isi paketnya, gadis itu langsung membukanya dan betapa terkejutnya gadis itu melihat isi paket.


"Ronald."ujar gadis itu melihat foto yang pernah berstatus menjadi suaminya itu.


Pandangan gadis itu tertuju pada satu kertas yang ada tulisan dengan darah segar sebagai penanya.


"KAU AKAN MATI BERSAMANYA, KALAU KAU TIDAK MAU MENYERAHKAN DIRI PADAKU."


Dengan reflek gadis itu langung melempar semuanya sehingga foto yang lain yang sudah belumuran darah berserakan di lantai.


"Siapa yang melakukan ini semua, apa dia udah tau kalau gue dalang di balik ini semua."ujar gadis itu.


"Gue harus pergi dari sini, gue nggak mau mati sia-sia."ujar gadis itu.


***


Setelah kejadian itu, Kenzo mengajak para sahabatnya berkumpul untuk membahas rencana mereka selanjutnya.


"Gimana reaksinya Ken."tanya Mike yang penasaran dengan reaksi gadis itu.

__ADS_1


"Ya mana gue tau, emang lo pikir gue peramal apa.''


"Ya barang kali lo tau gitu, kalau nggak tau ya udah nggak usah sewot juga kali."


"Alasan lo aja, bilang aja kalau lo kepo masalah gue."


"Idih siapa siapa juga yang kepo masalah lo."


"Kalian di siniĀ  rupanya." ujar Erlan yang baru datang.


"Kok lo baru nyampe sih." gerutu Mike.


"Lo kenapa, apa lo ada masalah."ujar Kenzo.


"Nggak, gue cuma mau nyerahin ini sama Lo Ken."ujar Erlan sambil menyerahkan sebuah berkas pada Kenzo.


"Ini apa."


"Lo liat aja sendiri siapa tau Lo perlu itu buat nemuin dia."


Karna penasaran Kenzo langsung membukan berkas itu dan menemukan semua yang dia cari selama ini.


"Lo dapet ini dari mana Lan."


"Gue udah lama nyuruh anak buah gue buat nyelidikin dia semenjak dia masih menjalin hubungan sama Lo."


"Maksud Lo."


"Semua masalah yang menimpa istri Lo masih ada sangkut pautnya sama dia, dia iri sekaligus dendam sama istri Lo. Karna istri Lo udah ngerebut semua yang dia punya."


"Ngerebut maksudnya."


"Lo udah berpaling sama istri Lo waktu dia minta balik sama Lo."


"Dasar cewek gila, dia yang ninggalin dia juga yang ngerasa di sakitin. Kok Lo bisa sih punya hubungan sama cewek gila kaya dia sih Ken."


"Dari awal gue juga udah curiga sama dia semenjak dengan sengaja dia mau lenyapin istri gue. Tapi yang nggak masuk ke otak gue kenapa dia tega bunuh orang tua istri gue, apa dia nggak punya hati apa."ujar Kenzo yang tak habis pikir dengan mantan kekasihnya itu.


"Kalau emang cewek itu di dalang di balik ini semua terus Ronald sama anak gimana. Kalau Ronald udah jelas di penjara sekarang, kalau anak nya nggak mungkin di tinggal sama Ibunya."ujar Mike.


" Tapi dari informasi yang gue dapet, Naura nggak punya anak dan kemungkinan besar dia keguguran."ujar Erlan.


"Apa jangan-jangan dia ngelakuin ini semua buat bales dendam karna dia keguguran."


"Tapi kenapa harus orang tua istri gue kena imbasnya."


"Ya mungkin aja ini salah satu caranya dia karna dia nggak bisa nerobos masuk ke rumah Lo makanya orang tua istri Lo jadi korbannya."ujar Erlan.


"Dia cari masalah sama orang yang salah, gara-gara ulah dia anak-anak gue nggak bisa liat Kakek dan Nenek. Dan gara-gara dia istri gue nangis karna kehilangan dua orang yang dia sayang dalam waktu bersamaan. Liat aja apa yang bisa gue lakuin buat bales ini semua." ujar Kenzo dengan senyuman khas miliknya yang membuat semua orang merinding dengan hanya melihatnya termasuk kedua sahabatnya.


"Nggak usah kayak gitu tampang Lo nakutin gue."ujar Mike.

__ADS_1


"Berisik."


__ADS_2