Istri Di Atas Kertas

Istri Di Atas Kertas
Sakit


__ADS_3

Kila terus menyelesaikan pekerjaan tanpa berhenti sampai semua berkas itu siap di baca dan memberi tanda mana harus di revisi ulang.


Kila terus melihat ke arah jam dinding yang saat ini menunjukkan pukul 10 malam tapi kerjaan masih belum siap hingga rasa kantuk tidak bisa di tahan lagi oleh Kila dan memutuskan untuk tidur terlebih dahulu.


Selang beberapa menit hujan turun dengan begitu derasnya membuat Kila merasa dingin di tambah Kila belum ada makan dari pagi membuat dia merasa sakit pada perut nya.


Kila tertidur dengan meletakkan kepala di atas meja dengan tangan sebagai bantalnya.


°°°°°°°°°°°°°


Pagi hari di rumah Mike di ganggu dengan kehadiran Vigo asisten pribadi nya yang mengatakan bahwa sebentar lagi Mike harus ke kantor karna ada meeting penting dengan pemilik saham di perusahaan Moontaeil.


"Pagi Tuan maaf saya menganggu watu pagi Anda tapi saya ke sini cuma mau memberi tau kalau hari ini Tuan ada meeting dengan perusahaan Moontaeil jam 9 pagi Tuan di salah restoran ternama di sini Tuan guna membahas kontrak kerja sama perusahaan kita dengan perusahaan Moontaeil."ujar Vigo.


"Baik kita perusahaan dulu buat mengambil semua berkas nya."ujar Mike.


"Baik Tuan."jawab Vigo.


Akhirnya Mike bersiap-siap untuk berangkat ke kantor mengambil semua berkas yang di perlukan untuk meeting nanti.


"Ayo berangkat."ujar Mike pada Vigo.


"Baik Tuan."ujar Vigo.


Kurang lebih 30 menit akhirnya Mike dan Vigo sudah sampai di depan gedung yang menjulang tinggi.


"Kamu tunggu di sini aja biar saya yang ambil berkas itu sendiri "ujar Mike.


"Tapi Tuan itu kan tugas saya Tuan."ujar Vigo.


"Tidak masalah saya yang menginginkan nya sendiri."ujar Mike yang langsung keluar dari mobil dan langsung masuk ke dalam.


Mike terus berjalan ruangan nya setelah keluar dari lift dan pandangan Mike seketika terhenti saat melihat ada seorang wanita yang sedang tertidur dengan tubuh gemetar dan bibir nya yang pucat.


"Kila."ujar Mike saat teringat kalau dia melimpahkan semua pekerjaannya pada Kila karna kesal dan ingin mengerjai Kila untuk menyelesaikan semua pekerjaannya. Tanpa Mike tau kalau Kila bener-benar menyelesaikan semua pekerjaannya dan harus tidur di kantor segala.


"Astaga Mike Lo bodoh kok Lo nggak mikirin ini semua sih Lo bodoh bego."umpat Mike pada dirinya sendiri.


Mike langsung berjalan menghampiri Kila untuk melihat bagaimana kondisi Kila.


"Woi bangun Lo."ujar Mike yang membentak Akila untuk bangun.

__ADS_1


Kila yang terkejut dengan bentakan itu langsung bangun dan berdiri dengan sempoyongan.


"Ma...maaf Tuan saya ke..ketiduran."ujar Kila terbata-bata karma merasa tidak enak badan.


"Enak banget kamu ya tiduran di sini kamu ini bekerja di sini bukan malah tidur. Kemarin saya suruh kamu buat menyelesaikan semua berkas yang saya kasih ke kamu kan sekarang mana berkas nya saya mau ambil buat meeting."ujar Mike yang sebenarnya merasa kasihan dengan kondisi Kila yang sangat memprihatikan dengan binir yang begitu pucat.


"Ini berkasnya Tuan."ujar Kila menyerahkan berkas yang sudah dia selesaikan sebelumnya.


"Bagus kamu selesaikan pekerjaan kamu yang lain jangan mentang-mentang saya nggak ke kantor kamu bisa seenaknya tidur di sini paham kamu."bentak Mike.


"Saya paham Tuan."ujar Kila.


Mike langsung pergi begitu saja meninggalkan Kila yang masih berdiri dengan sempoyongan di meja kerjanya tanpa belas kasihan sedikit pun.


"Kepala aku pusing banget."ujar Kila yang merasakan sakit di kepalanya dan tak berselang lama pandangan Kila mulai kabur dan akhirnya jatuh pingsan.


Mike yang belum jauh dari sana mendengar bunyi benda jatuh langsung berbalik badan dan melihat Kila yang sudah tergeletak tak sadar kan diri di lantai.


"Kila."ujar Mike yang langsung menghampiri Kila.


"Hey bangun."ujar Mike sambil menepuk-nepuk pelan pipi Kila dan betapa terkejut nya Mike saat menyentuh wajah Kila yang panas. Tanpa pikir panjang Mike langsung mengendong Kila masuk ke dalam ruangannya.


Mike meletakkan Kila di sofa dan mengambil alat untuk mengecek suhu tubuh Kila.


Mike langsung panik setelah melihat kalau demam Kila sangat tinggi tanpa pikir panjang Mike langsung menghubungi Vigo untuk membatalkan meeting hari ini.


"Hallo batalkan meeting hari saya ngga bisa hadir."ujar Mike.


"Kenapa Tuan."ujar Vigo yang heran kenapa Mike tiba-tiba tidak bisa menghadiri meeting hari ini.


"Saya ada urusan mendadak kalau bisa meeting nya di undur hingga batas waktu yang nggak bisa di tentuin."ujar Mike.


"Tapi Tuan meeting ini sangat penting untuk perusahaan kita."ujar Vigo.


"Saya bilang batalkan ya batalkan."ujar Mike kesal.


"Baik Tuan saya akan undur meeting 3 hari ke depan apa Tuan bersedia."ujar Vigo.


"Baik."jawab Mike dan langsung mematikan sambungan telepon itu secara sepihak.


Mike kembali fokus pada Kila yang masih belum membuka matanya ada rasa khawatir di hati Mike saat melihat kondisi Kila sekarang.

__ADS_1


"Sebaiknya aku hubungi Zio saja untuk datang ke sini."ujar Mike.


"Hallo Lo dimana sekarang."ujar Mike setelah Zio mengangkat teleponnya.


"Gue mau ke rumah Kenzo kenapa ada masalah."ujar Zio.


"Lo bisa Dateng ke kantor gue sekarang."ujar Mike.


"Kenapa."tanya Zio yang heran kenapa tiba-tiba Mike menyuruhnya untuk datang ke kantor.


"Sekretaris gue pingsan dan suhu tubuhnya panas banget."ujar Mike.


"Oke gue ke sana sekarang."ujar Zio.


Akhirnya memutuskan untuk datang e kantor Mike terlebih dahulu setelah itu baru ke rumah Kenzo untuk bertemu dengan Siti dan menjelaskan semuanya agar tidak salah paham lagi.


"Gue udah di depan pintu nih."ujar Zio setelah menempuh perjalanan kurang lebih sekitar 30 menit.


"Masuk aja."ujar Mike.


"Gimana masih belum turun."ujar Zio pada Mike setelah sampai di dalam.


"Belum."ujar Mike.


"Minggir biar gue periksa dulu."ujar Zio yang langsung menyuruh Mike untuk minggir agar dia bisa leluasa memeriksa kondisi sekretaris Mike.


"Gimana."tanya Mike saat Zio sudah selesai memeriksa kondisi Kila.


"Dia mengalami dehidrasi tinggi kemarin kemungkinan besar dia nggak sarapan sama sekali di tambah dia seperti habis begadang bisa di liat dari kelopak matanya."ujar Zio dan Mike langsung melihat kelopak mata Kila dan benar saja kelopak mata Kila agak menghitam seperti orang habis begadang.


"Lo nyiksa dia ya."ujar Zio.


"Lo kalo ngomong di pikir dulu Napa mana berani gue nyiksa anak orang bego."ujar Mike.


"Terus kenapa dia bisa begini."ujar Zio.


"Mana gue tau bego."ujar Mike.


"Heh dia ini kerja di perusahaan Lo masa Lo nggak tau."ujar Zio.


"Udah nggak udah banyak tanya terus ini gimana biar dia bisa cepat sembuh."ujar Mike.

__ADS_1


"Kita bawa ke rumah sakit aja biar di kasih infus dan kondisi nya bisa di pantau lebih intensif."ujar Zio.


"Oke."ujar Mike yang langsung sigap mengendong Kila dan membawa ke mobil untuk di bawa ke rumah sakit.


__ADS_2