
"Nak hari ini kamu harus ke kota untuk bertemu klien kamu di restoran xx untuk membahas rancangan seperti apa yang mereka ingin kan saat pernikahan mereka nanti apa kamu udah siapin semua rancangan kamu sayang."tanya Ibu pada Kila.
"Udah Bu Kila tinggal berangkat aja "ujar Kila.
"Ya udah kalau gitu kamu sarapan dulu gih setelah sarapan baru kamu berangkat."ujar Ibu.
"Baik Bu."jawab Kila yang langsung menuju ke meja makan untuk sarapan.
"Nek ayo kita sarapan dulu."ujar Ibu mengajak Nenek untuk sarapan bersama.
"Ayo Nak."jawab Nenek.
"Nenek ayo duduk sini di samping Kila Nek." ujar Kila yang langsung menarik kursi di samping nya untuk sang Nenek duduki.
"Terimakasih cucu Nenek baik sekali."ujar Nenek yang senang mempunyai cucu sebaik Kila.
"Nenek mau sarapan pakai apa."tanya Kila pada Nenek.
"Nenek mau nasi goreng aja kamu tau Nak kalau Nenek nggak bisa makan yang keras-keras Nak."ujar Nenek.
"Ya udah biar Kila ambilin dulu."ujar Kila.
Akhirnya Kila, Nenek dan Ibu sarapan bersama dengan tenang tanpa mengeluarkan suara saat makan karna itu sudah menjadi kebiasaan mereka.
Setelah selesai sarapan Kila langsung berpamitan dengan kedua wanita yang sangat berarti dalam hidup nya.
"Ibu, Nek Kila berangkat dulu ya doain semoga semua nya berjalan lancar sesuai rencana tanpa ada hambatan ya."ujar Kila.
"Doa Ibu selalu menyertai kamu Nak."ujar Ibu.
"Kalau gitu Kila berangkat dulu ya Bu."ujar Kila.
"Baik Nak hati-hati di jalan ya sayang."ujar Ibu.
"Baik Bu."jawab Kila dan langsung menyalami Ibu dan Nenek.
°°°°°°°°°°°°°°
"Tuan hari ini Anda meeting di restoran xx untuk membahas penambahan saham kita di perusahaan Moontaeil ."ujar Vigo.
"Baik."jawab Mike.
"Kalau begitu saya keluar dulu Tuan nanti kalau sudah tiba waktu saya akan mengabari Anda kembali untuk berangkat."ujar Vigo.
"Hmm."hanya deheman Mike yang menjawab ucapan Vigo.
"Gue harus hubungi Ken buat nanyain apa meeting ini harus tetep di laksanakan atau nggak. Karna perusahaan Moontaeil itu bukan perusahaan yang bagus untuk bekerja sama dengan mereka."ujar Mike yang harus membahas soal ini dulu dengan Kenzo karna perusahaan ini bukan sepenuhnya milik Mike sendiri. Di sini Mike hanya menjalan perintah sesuai arahan dari Kenzo
__ADS_1
"Hallo Ken Lo dimana ada yang mau gue bahas sama Lo."ujar Mike.
"Gue lagi di perjalanan pulang karna hari ini Lana sama triplets udah boleh pulang sama Dokter."ujar Kenzo.
"Gue ke rumah Lo sekarang ada hal penting yang harus gue bahas sama Lo."ujar Mike.
"Oke "jawab Kenzo dan Mike langsung memutuskan sambungan telepon nya secara sepihak.
*Ada masalah apa sampai Mike harus membahas masalah ini dulu sama gue *batin Kenzo yang heran tak biasa nya Mike meminta pendapatnya.
"Siapa Mas."ujar Lana.
"Mike sayang katanya dia mau ke rumah katanya ada yang mau di bahas sama Mas."ujar Kenzo
"Oo iya selama aku hamil Mas kan udah jarang ke perusahaan Mas apa ada masalah di perusahaan selama Mas nggak masuk."tanya Lana.
"Nggak sayang semua nya aman kok kita cuma mau bahas kontrak kerja sama aja sama perusahaan lain."ujar Kenzo.
"Hmmm aku pikir ada masalah serius di perusahaan Mas."ujar Lana.
"Kalau iya nggak mungkin Mas masih bisa santai seperti ini sayang "ujar Kenzo.
"Mah Lexa mau nanya boleh."tanya Lexa yang duduk di bangku belakang bersama baby sister untuk triplets.
"Mau nanya apa sayang."ujar Lana.
"Iya memang kenapa Nak."ujar Lana.
"Terus dia siapa Mah ini bukan Papa Mah."ujar Lexa yang langsung melihatkan foto itu pada Lana dan Kenzo yang penasaran langsung melihat dengan siapa istrinya berfoto.
"Oo ini rekan kerja Mama sayang."ujar Lana dengan santai tapi beda dengan Kenzo yang bakar oleh api cemburu saat melihat istri nya berfoto mesra dengan laki-laki lain.
"Mama nggak cocok sama laki-laki ini Mama cocok nya sama Papa Mah."ujar Lexa dan itu langsung membuat Kenzo tertawa kecil karna Lexa membela dirinya.
"Iya sayang sekarang kan Mama udah nggak aktif di dunia modeling lagi jadi Mama nggak akan foto sama laki-laki lain lagi Nak."ujar Lana.
"Lexa nggak suka ya Mama foto sama laki-laki lain selain Papa sama twins L."ujar Lexa yang langsung melarang keras Mama nya untuk berfoto-foto dengan laki-laki lain selain Kenzo dan kedua putranya Langit dan Lintang.
"Iya sayang."jawab Lana patuh saja karna itu memang benar tidak seharusnya Lana berfoto lagi dengan laki-laki lain selain suami dan kedua putra nya.
"Dengerin tuh sayang."ujar Kenzo yang ikut nimbrung perbincangan anak dan istrinya.
"Iya Mas."jawab Lana patuh dengan perintah Kenzo karna tak ingin berdebat dengan suami karna foto lama.
°°°°°°°°°°°
"Ken."panggil Mike saat sudah sampai di rumah Kenzo sedangkan Kenzo baru saja sampai.
__ADS_1
"Kita bahas di ruangan kerja ku saja."ujar Kenzo.
"Baik."jawab Mike.
"Sayang nggak apa-apa kan kalau Mas nggak bantu kamu soal nya Mas harus bahaa ini cepat agar nanti saat meeting Mike nggak telat Dateng nya."ujar Kenzo.
"Iya Mas nggak apa-apa kan ada baby sister sama Siti juga yang bantuin aku bawa barang-barang."ujar Lana.
"Ya udah kalau gitu Mas masuk duluan ya inget kamu belum boleh angkat barang yang berat-berat karna luka abis lahiran kamu belum kering."ujar Kenzo.
"Iya Mas."jawab Lana.
"Lexa jagain Mama kalau Mama angkat-angkat barang berat bilang sama Papa ya Nak."ujar Kenzo pada Lexa.
"Baik Pah."jawab Lexa yang langsung melaksanakan tugas dari Papa nya.
"Ayo masuk "ujar Kenzo pada Mike dan Mike langsung mengikuti Kenzo ke ruang kerja nya.
"Apa yang baut Lo bimbang Nerima kerja sama dengan perusahaan Moontaeil."ujar Kenzo
"Menurut berita yang gue dapet mereka itu licik Ken, Lo tau udah banyak perusahaan yang rugi karna ulah mereka yang nggak ngasih bahan sesuai keinginan konsumen."ujar Mike.
"Terus rencana Lo apa."ujar Kenzo.
"Gue sih punya rencana buat ngerjain mereka pake perusahaan ilegal kita kan udah lama tuh perusaahan kita itu beroperasinya, kalau menurut Lo gimana."ujar Mike yang menanyakan pada Kenzo dia setuju atau tidak
"Gue sih terserah Lo aja asal jangan sampai berimbas sama perusahaan."jawab Kenzo.
"Kalau masalah itu Lo tenang aja semua gue jamin aman."ujar Mike.
"Baik lakukan sesuai rencana."ujar Mike.
"Oke kalau gitu gue berangkat sekarang takut macet di jalan."ujar Mike.
"Oke."jawab Kenzo.
Mike akhirnya pergi dari rumah Kenzo menuju restoran tempat Mike dan pemilik perusahaan Moontaeil akan melakukan meeting.
Tapi di pertengahan jalan Mike seperti melihat Kila yang tengah berjalan ke sebuah rumah mewah sambil menenteng beberapa berkas di tangannya.
"Kila."ujar Mike yang masih belum percaya kalau dia bisa melihat Kila secara tidak sengaja seperti ini.
"Gue nggak salah liat kan itu Kila tapi ngapain dia masuk ke rumah itu."ujar Mike yang heran kenapa Kila masuk ke rumah mewah.
"Apa dia udah nikah dan tinggal di rumah ini bersama suaminya."ujar Mike menebak-nebak.
"Kalau iya berarti gue sia-sia dong cari dia."ujar Mike yang putus asa kalau benar Kila sudah menikah dan usaha nya selama ini untuk mencari Kila akan sia-sia saja.
__ADS_1