Istri Di Atas Kertas

Istri Di Atas Kertas
Balas Dendam


__ADS_3

"Bos apa rencana kita selanjutnya Bos."ujar salah satu geng anaconda.


"Kita tunggu sampe mereka merasa menang dulu setelah itu baru kita bunuh habis mereka semua."ujar ketua geng anaconda yang baru.


"Kenapa kita harus membiarkan mereka merasa menang Bos gara-gara mereka anggota kita banyak yang meninggal."ujar Fandi.


"Di sini saya Bos nya bukan kamu paham."ujar orang misterius itu.


Seorang gadis cantik yang sangat membenci Kenzo dan keluarga setelah kejadian beberapa tahun silam.


*Kau akan mati di tangan ku Kenzo Natalius Bagaskara.*batin gadis cantik itu.


"Tapi kalau kita terus membiarkan mereka seperti ini mereka akan besar kepala Bos."ujar Fandi.


"Kamu bisa diam tidak biar saya yang urus mereka semua."ujar gadis cantik itu.


"Tapi Bos gara-gara mereka kita semua harus kehilangan Tuan Samuel karna ulah mereka."ujar Fandi.


"Saya tau makanya saya menyusun rencana yang matang buat ancurin mereka semua."ujar gadis cantik itu.


"Tapi sampai kapan kita diam seperti ini terus bos."ujar Fandi.


"Sampai mereka semua lengah."ujar gadis itu.


"Tapi mereka semua udah bikin geng kita ancur bos dan sekarang bos malah mau biarin mereka bersenang-senang di atas penderitaan kita gitu."ujar Fandi yang sudah emosi.


"Samuel itu Kakak gue nggak mungkin gue biarin Samuel mati gitu aja tanpa balas dendam sama mereka. Kenzo dan istrinya bakal kena imbas karna ulah mereka gue harus kehilangan Samuel."ujar gadis itu.


"Mau sampe kita terus diam begini mau sampe mereka semua berkuasa di negara ini gitu."ujar Fandi.


"Lo nggak usah banyak bacot Fan kalau gue bilang nanti ya nanti jangan banyak ngomong Lo, Lo sama yang lain itu hanya perlu nurutin perintah gue paham Lo."ujar gadis itu.


°°°°°°°°°°°°°°°°°°


"Mas kamu di mana sih Ara sama Lexa belum balik juga nih udah malem kayak gini, aku khawatir sama mereka Mas."ujar Lana saat panggilan telepon sudah di angkat oleh Kenzo.


"Aduh sayang Mas lupa ngabarin kamu kalau Lexa sama Ara mau nginep di rumah teman Lexa karna teman Lexa orang tuanya lagi ke luar negeri sayang. Jadi di ngajak Lexa buat nginep di sana sekalian aja Lexa ngajak Ara supaya lebih rame gitu sayang."ujar Kenzo berbohong.


"Tapi kok Lexa nggak nelfon aku juga Mas kok cuma kamu."ujar Lana.


"Udah nggak apa-apa sayang yang penting Lexa sama Ara itu aman nggak usah di fikirin nanti kamu malas sakit Lo."ujar Kenzo.


"Terus Mas kapan pulang nya aku lagi ngambek juga nggak bujuk sama sekali malah di tinggal gitu aja jahat banget sih kamu Mas."ujar Lana.


"Mas nggak bisa pulang malam ini sayang urusan Mas belum siap."ujar Kenzo.


Dorr


Dorr

__ADS_1


"Aaaa."teriak Lana yang kaget dengan suara tembakan di depan Mension.


"Sayang kamu kenapa sayang."ujar Kenzo yang panik setelah mendengar teriakan Lana.


"Mas aku takut."ujar Lana dengan suara yang bergetar karna ketakutan.


"Ada apa sayang."ujar Kenzo yang juga ikutan panik dengan kondisi istrinya.


"Di luar ada suara tembakan Mas Lana takut Mas."ujar Lana.


Dor


Dor


Dor


"Masss aku takut Mas."ujar Lana yang kembali mendengar suara tembakan.


"Kamu jangan keluar sayang kamu di dalam kunci semua pintu, jangan keluar sebelum Mas sampe rumah."ujar Kenzo.


"Lana takut Mas."ujar Lana.


"Iya sayang Mas pulang sekarang."ujar Kenzo yang langsung mematikan sambungan teleponnya.


"Ada apa Ken kok panik gitu."ujar Mike.


"Apa kok bisa mereka masuk ke dalam mansion Lo."ujar Erlan.


"Gue juga nggak tau gue harus pulang sekarang Lo berdua di sini jagain Lexa sama Ara biar Lana jadi urusan gue, Mike Lo hubungin Bingo suruh mereka buat ke mansion gue lindungi istri gue sampe gue tiba."ujar Kenzo pada Mike.


"Oke."jawab Mike yang langsung mengambil ponselnya dan langsung menghubungi ketua Bingo untuk datang datang ke mansion Kenzo.


Kenzo langsung berlari secepat kilat agar bisa segera sampai di parkiran mobilnya.


"Nyonya ada di luar Nyonya."ujar Siti pembantu rumah tangga di mansion Kenzo.


"Aku juga nggak tau Ti tapi kami udah kunci semua pintu kan."tanya Lana saat teringat ucapan suaminya.


"Sudah Nyonya."ujar Siti.


"Woi bukak pintu nya sebelum saya mendobrak pintu ini."ujar orang misterius itu dari luar.


"Nyonya Siti takut Nyah."ujar Siti.


"Nggak usah takut Siti bentar lagi Mas Kenzo tiba di sini kok nggak usah takut."ujar Lana yang berusaha tidak panik dengan keadaan sekarang.


"Buka Woi atau saya dobrak pintu ini."ujar orang itu.


Lana dan Siti hanya diam saja si dalam tak ingin mengeluarkan suara mereka sedikit pun karna takut.

__ADS_1


Dor


Dor


"Aaaa."teriak Lana dan Siti saat mendengar suara tembakan lagi.


"Sialan bunuh mereka semua."ujar orang yang berusaha mendobrak pintu mansion Kenzo.


Dor


Dor


Dor


Suara tembakan terus terdengar di telinga Lana hingga Lana menjadi pusing membayangkan nasib orang-orang yang berada di luar mansion.


"Sayang ini Mas buka pintu nya sayang."ujar Kenzo dari pintu samping.


"Nyah biar Siti aja yang buka Nyonya di sini aja."ujar Siti yang langsung berjalan ke pintu samping untuk membuka pintu buat Tuan nya.


"Mana Nyonya."ujar Kenzo saat pintu sudah terbuka.


"Nyonya ada di dalam Tuan."ujar Siti.


"Tutup dan kunci lagi pintu nya jangan di buka kalau belum dapat perintah dari saya."ujar Kenzo tegas.


"Baik Tuan."jawab Siti.


"Sayang."panggil Kenzo dan langsung memeluk istrinya berusaha membuat Lana tidak ketakutan.


"Mas siapa mereka."ujar Lana dengan tubuh yang sudah gemeteran.


"Mas kok gelap Mas."ujar Lana saat lampu di mansion Kenzo mati.


"Nggak usah takut sayang ada Mas di sini Mas bakalan jagain kamu sayang."ujar Kenzo.


Tak beberapa lama kemudian lampu kembali menyala dan mansion Kenzo kembali terang.


"Sayang kamu nggak apa-apa."tanya Kenzo memastikan kondisi istrinya.


"Aku takut Mas."ujar Lana dan akhirnya Lana pingsan di pelukan Kenzo.


"Sayang bangun sayang."ujar Kenzo yang khawatir dengan kondisi istrinya yang tengah hamil.


Tanpa pikir panjang Kenzo langsung mengendong Lana untuk ke kamar dan langsung menyuruh Siti untuk menghubungi Dokter pribadi keluarga Kenzo.


"Siti hubungi Zio buat ke sini."ujar Kenzo pada Siti.


"Baik Tuan."jawab Siti dan langsung menghubungi Zio agar segera datang ke mansion Kenzo.

__ADS_1


__ADS_2