
"Dok gimana keadaan calon istri saya Dok."ujar Erlan yang langsung menanyakan bagaimana keadaan Kila.
"Maafkan kami Tuan terpaksa kami para Dokter mengucapkan ini pada Anda, Calon istri ada sudah meninggal dunia akibat benturan yang cukup keras di kepala nya. Kami para Dokter sudah melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan calon istri anda tapi Tuhan sudah berkehendak kalau calon istri anda harus kembali kepangkuan nya. Kami harap anda yang tabah memghadapi ini semua."ujar Dokter itu pada Mike.
Deg
Rasa nya dunia terasa berhenti ketika mendengar orang yang kita cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya.
"Nggak nggak mungkin Dok Kila itu orang yang kuat nggak mungkin dia pergi gitu aja Dok nggak mungkin."ujar Mike tak menerima kepergiaan Kila untuk selamanya.
"Tapi itu kenyataannya Tuan calon istri anda sudah meninggal dunia, kita yang masih hidup harus bisa merelakan nya pergi supaya calon istri anda bisa tenang di alam yang sudah berbeda dengan kita Tuan."ujar Dokter itu pada Mike.
"Nggak mungkin dia pasti masih hidup kalian pasti berbohong kan sama saya."ujar Mike.
"Saya mengatakan yang sebenarnya Tuan."ujar Dokter itu.
"Nggak mungkin, minggir saya mau menemui calon istri saya kalian semua pasti sedang berbohong sama saya."ujar Mike.
"Kami tidak berbohong Tuan tapi kalau anda tidak percaya sama kami anda boleh melihat jenazah calon istri anda di dalam."ujar Dokter itu yang merasa sangat kasihan terhadap Mike yang sangat begitu kehilangan sosok calon istri nya.
"DIA BELUM MENINGGAL KALIAN SEMUA BUDEG YA DIA BELUM MENINGGAL DIA MASIH HIDUP."bentak Mike pada Dokter yang menangani calon istrinya.
Dokter itu terkejut dengan bentakan Mike terhadap dirinya ada rasa bersalah di hati Dokter itu karna tidak bisa menyelamatkan calon istri Mike.
"Minggir saya mau lihat calon istri saya saat ini dia pasti sedang kesepian di dalam sana."ujar Mike yang tak tau harus bagaimana lagi saat ini.
"Silahkan Tuan."ujar Dokter itu memberi jalan untuk Mike masuk ke dalam ruangan di mana calon istrinya berada.
"Sayang ini aku kamu bangun ya kita pulang sekarang nanti Mama sama Abang kamu nyariin kamu , sekarang bangun ya biar aku antar kamu sampe rumah."ujar Mike yang berusaha membangunkan Kila yang sudah tak bernyawa lagi.
"Sayang bangun jangan tidur terus."ujar Mike yang entah sudah berapa kali membangunkan Kila tapi sampai saat ini mata Kila belum juga terbuka.
__ADS_1
"Sayang jangan tinggalin aku sendirian di dunia ini aku mohon hikss hikss."akhirnya tangis Mike pecah saat terbayang saat-saat terakhirnya bersama Kila.
"Apa ini maksud dari perkataan kamu tadi sayang jadi kamu menepati janji kamu buat ninggalin aku selamanya gitu."ujar Mike yang kembali teringat perdebatannya dengan Kila sebelum kecelakaan itu terjadi.
"Aku nggak mau kamu ninggalin aku sayang aku nggak mau aku sayang sama kamu Kila jangan tinggalin aku hikss hikss."ujar Mike yang tak ingin di tinggal pergi oleh Kila untuk selamanya.
"Mike."panggil orang tua Kila yang baru sampai setelah mendapat telepon dari pihak rumah sakit yang mengatakan kalau anak perempuan nya mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.
"Mama."ujar Mike yang langsung menghamburkan diri nya ke pelukan Mama dari calon istrinya.
"Nak kamu yang sabar ya Kila udah tenang di sana sayang."ujar Mama Kila dengan tabah dan ikhlas melepas kepergiaan anak perempuan nya ke pangkuan sang ilahi.
"Kila belum meninggal Ma dia hanya tidur sebentar karna kelelahan saat bawa mobil Mah."ujar Mike yang masih tak terima atas kepergiaan Kila untuk selamanya.
*Nak jadi ini firasat yang kamu berikan sama Mama Nak, kamu pergi ninggalin Mama untuk selamanya tepat di hari kepergiaan Papa kamu juga. Mama sangat kehilangan sosok kamu sayang, andai waktu bisa di putar biar Mama yang ada di posisi kamu sayang, sekarang lihatlah sayang ada laki-laki yang sangat terpukul atas kepergian kamu Nak. Laki-laki yang sangat mencintai kamu menangis di pangkuan Mama, lihatlah sayang Mike sangat tersiksa dengan kepergiaan kamu yang secepat ini Nak.*batin Mama Kila yang tak sanggup lagi menahan air matanya melihat calon menantunya merasa terpukul atas kepergian anaknya untuk selamanya.
"Mike Kila udah pergi dia udah di alam yang sangat damai sekarang Nak, Mama mohon kamu ikhlas kan kepergiaan Kila ya Nak biar dia tenang di sana."ujar Mama Kila menasehati Mike.
"Kila udah meninggal sayang dia udah pergi dari kita semua Nak."ujar Mama Kila yang tak tau lagi harus berbicara seperti apa terhadap Mike agar Mike tau kalau Kila sudah tak sama alam dengannya lagi.
"Mamah hikss hikss hikss Mike sayang Kila Mah, ini semua salah Mike Kila pergi gara-gara Mike kan Mah. Kila marah sama Mike dan ini balasan Kila buat Mike karna udah marah-marah sama dia tadi ya Mah." ujar Mike yang sudah tak bisa menahan rasa sakit atas kepergiaan orang yang dia cintai sehingga menyalahkan dirinya sendiri atas kepergiaan Kila untuk selamanya.
"Nak ini bukan salah kamu sayang ini udah takdir Nak."ujar Mama Kila.
"Mamah."panggil seorang anak laki-laki yang mungkin seumuran dengan Kila.
"Ciko."ujar Mama Kila yang kaget dengan kedatangan anak pertamanya untuk pertama kali nya setelah kepergiaan Suami nya untuk selamanya.
"Mana Kila Mah."ujar Ciko setelah sampai di hadapan Mama nya dan Mike yang tengah berada di pelukan sang Mama.
"Kila udah pergi menyusul Papa sayang."ujar Mama Kila yang tak kuasa lagi menahan tangis nya.
__ADS_1
"Nggak mungkin kan Mah Kila masih hidup kan Mah, Mama jangan becanda kayak gini dong Mah nggak lucu tau."ujar Ciko yang masih belum percaya kalau adik kesayangan sudah meninggal.
"Itu Kila Nak dia yang terbaring tak bernyawa di atas brankar itu Nak."tunjuk Mama ke arah tempat tidur Kila.
Ciko dengan sigap langsung melihat ke arah di mana Mama menunjuk dan benar saja ada seorang perempuan yang terbaring tak berdaya di atas tempat tidur itu.
"Apa yang terjadi Mah, Mike."tanya Ciko dengan mata yang sudah berkaca-kaca saat melihat adiknya yang sudah tak bernyawa.
"Kila kecelakaan Nak."ujar Mama sedangkan Mike hanya diam membisu tak berniat untuk membuka suaranya.
"Mike kamu nggak jagain adik saya hah."ujar Ciko.
"Nak jangan salahin Mike ini sudah takdir Nak."ujar Mama.
"Kila pergi ninggalin kita semua itu karna salah dia Mah yang nggak becus jagain Kila Mah."ujar Ciko yang langsung emosi terhadap Mike.
"Maaf Bang gue nggak memang orang yang nggak becus jagain Kila Bang, gue orang brengsek Bang yang nggak bisa jaga amanah dari Lo. Gue pembunuh Bang gue pembunuh hikss hikss."ujar Mike yang akhirnya menyalahkan dirinya kembali atas kepergiaan Kila.
Ciko yang melihat keadaan Mike saat ini menjadi tidak tega untuk menyalahkan Mike, karna Ciko tau selama ini Mike lah yang selalu ada di samping adiknya. Mike yang selalu menghibur Kila saat Kila teringat sang Papa sedangkan dia hanya berdiam diri saja saat adiknya membutuhkan perhatiannya.
"Maaf Mike Abang kayak gini nggak bermaksud buat nyalahin Abang cuma terpukul atas kepergian Kila."ujar Ciko.
Mike langsung melepas pelukannya pada Mama dan langsung memeluk Ciko dengan erat melepaskan segala beban yang ada di pundak nya.
Ciko merasakan betapa terpukul nya Mike atas kepergiaan adiknya padahal dalam waktu ini mereka akan menikah.
"Maaf menganggu waktu Tuan dan Nyonya, kami dari pihak rumah sakit mau memandikan jenazah pasien agar bisa segera di solat kan."ujar suster.
"Silahkan Sus."ujar Mama yang sebenarnya belum begitu ikhlas dengan kepergiaan anak perempuannya.
"Permisi."ujar Suster itu.
__ADS_1
Akhirnya jenazah Kila langsung di mandikan oleh pihak rumah sakit dan akan langsung di antar kan ke rumah duka.