KUPU-KUPU MALAM

KUPU-KUPU MALAM
Jatuh cinta


__ADS_3

Seminggu kemudian


Mahesa sudah pulih total kejiwaannya. Akhir nya ayahnya pun kembali memberi padanya tanggung jawab, untuk mengembangkan usaha baru mereka di bidang konstruksi yang ada di kota Medan. Dan kemarin mereka bertolak ke kota Medan. Di rumah itu juga adiknya Hana akan tinggal bersama mereka. Karena Hana kuliah di kota itu.


Freya sangat bersyukur sekali, akhirnya cobaan berat yang ia alami selama ini, berakhir sudah dan tergantikan dengan kebahagiaan yang tak ternilai harganya. Walau seperti itu, rasa bersalah sering menyergap hatinya. Karena, sang ibu meninggal setelah tahu fakta tentang dirinya yang sempat salah jalan dengan jadi wanita panggilan.


Di kantor, Mahesa sedang duduk di kursi kerjanya dengan tidak tenang. Mukanya nampak berlipat, karena sedang berfikir keras.


Hhuufft..


Ia menarik napas panjang dan menghembuskannya kasar. Bangkit dari duduknya, dan berjalan ke arah jendela kaca ruangannya. Ia sibak sedikit tirai, guna melihat dengan Jelas ke luar gedung.


"Sudah kamu lacak nomor yang terus menerorku?" tanya mahesa dengan serius pada asistennya. Tapi, tatapannya masih ke luar jendela.


"Iya bos. Pelakunya seorang pria. Tapi, katanya ia suruhan orang." Jawab sang asisten sopan.


"Jangan sempat ia tahu nomor ponselnya Hana dan istriku! bereskan orang itu secepatnya. Aku tak mau dia mengganggu hidupku."


"Apa bos sudah tahu orangnya?" tanya asistennya yang bernama Dimas.


Mahesa mengangguk. "Laporkan saja dia ke pihak berwajib, atas tuduhan pengancaman." Titah Mahesa tegas pada sang asisten.

__ADS_1


"Siap bos!" Sahut sang asisten.


"Bagus, kamu boleh lanjutkan pekerjaanmu!" Kini Mahesa kembali duduk di kursinya.


"Baik bos!" Dimas keluar dari ruangannya Mahesa.


Sepeninggalannya Dimas, Mahesa yang tidak tenang dari tadi, meraih ponselnya yang ada di hadapannya. Ia akan menelpon sang istri. Seketika wajahnya yang ketat berangsur mengendur. Sudut bibir tertarik perlahan, menciptakan senyum manis. Akhirnya pria itu senyum senyum sendiri saat menunggu sang istri menerima panggilan video darinya.


Saat panggilan itu terhubung. Pasangan suami-istri itu malah tingkahnya sama. Sama-sama malu menatap layar hape masing-masing. Hal itu wajar terjadi, karena mereka belum terbiasa melakukan panggilan video.


"Lagi apa istriku?" terlihat Mahesa menatap lekat sang istri, yang sesekali menunduk.


"Lagi telponan. Hehehe. .." Sahut Freya tertawa kecil.


"Hehehe...!" Mahesa ikut-ikutan tertawa, ia merasa lucu dengan pertanyaan dan jawaban sang istri. "Tadi, sebelum suamimu ini nelpon, istriku sedang apa?" ujar Mahesa lembut. Senyum manis tetap tercipta di wajah tampannya.


"Eemm.. Sedang mikirin kamu suamiku. Eeeehh.. Salah, maksudku. Aku tadi sedang mikirin,"


"Iya, aku juga sedang mikirin kamu koq istriku." Mahesa dengan cepat memotong ucapan sang istri yang terlihat salah tingkah itu. Istrinya itu keceplosan.


Hening...

__ADS_1


Freya malah menunduk terus karena malu. Sedangkan Mahesa merasa bahagia sekali, siang Ini, dengan tingkah polosnya sang istri yang salah tingkah padanya.


"Baiklah, aku tutup dulu telponnya. Nanti, satu jam lagi aku telpon balik ya istriku?" Ujar Mahesa lembut. Sebenarnya Mahesa ingin sekali pulang. Entah kenapa tingkah Freya yang malu-malu kucing itu membuatnya gemes. Ingin sekali dia memeluk dan menciumi seluruh tubuh sang istri. Karena dia suka ekspresinya Freya yang terlihat masih malu-malu saat ia sentuh.


Mahesa semakin cinta rasanya pada sang istri. Apalagi hatinya sudah sangat yakin, kalau Freya hanya pernah bercinta dengannya. Terbukti Freya masih canggung di atas ranjang.


Mahesa sudah seperti orang gila saat ini. Ia sudah sangat cocok dengan lagu TitikPuspa, jatuh cinta berjuta rasanya, biar siang biar malam terbayang wajahnya. Ya, nggak perlu diragukan lagi, Mahesa yang sedang jatuh cinta, sedang senyum-senyum sendiri seperti orang gila.


Apakah semua orang memang menjadi ‘aneh’ ketika sedang jatuh cinta?


***


Bersambung


Hai readers sayang. Tanpa kalian apalah arti cerita ini. Dukungan kalian dengan memberi like, komentar positif serta hadiah sangat membantu novel ini up, dan dilihat pembaca lainnya. Readers sayang, saya ucapkan terima kasih, karena masih ada yang kirim permintaan update.


😍🙏❤️.


Jujur, aku menulis tentu ingin dapat penghasilan. Pembaca sudah semakin sepi. Jadi, agar ada pemasukan buat beli paket data. Harus bisa buat cerita yang baru.


Dan saya sudah ada cerita baru. Judulnya Misi Berbuah Jodoh

__ADS_1


Yuk ke profilku, baca novelnya say.


__ADS_2