Menikah Dalam Perjodohan

Menikah Dalam Perjodohan
Episode 6 S2


__ADS_3

"Pemandangan nya keren bukan," ucap Aldy.


"Jika ada istri ku, bisa mati aku," kata Riga.


"Hahaha kenapa? kau melihat gunung lain selain itu milik istri mu," ucap Aldy.


"Tidak semua nya, ya sudah lah sesekali aku manfaatkan." Riga berbaring di atas tempat yang tersedia.


Ia mengambil handphone nya untuk menghubungi istri nya, ia tidak mungkin pergi ke suatu tempat tanpa mendapatkan izin dari istri nya.


"Halo sayang," ucap Riga.


"Kamu dimana kenapa bertelanjang dada seperti itu," tanya Alfi.


"Aku sedang di pantai, aku berjemur agar kulit ku lebih sehat," jawab Riga.


"Tidak tidak, jangan aneh aneh kamu pakai baju sekarang. Di sana pasti banyak wanita lain yang melihat mu kan," ucap Alfi.


"Hahaha iya sayang, banyak yang melihat ku, mereka seperti nya kagum dengan ku," kata Riga.


"Riga pakai baju kamu," ucap Alfi.


"Aku sudah ada di pantai, jauh kalau ke hotel, nanti aku akan membeli baju."


"Se.. Ka.. Rang..."


"Tidak mau sayang, aku sudah di posisi enak," ucap Riga.


"Sekarang atau tidak akan mendapatkan jatah selama satu bulan," ancam Alfi.


"Hahaha kamu sangat pintar mengancam ya, ya sudah aku cari baju sekarang, aku matiin dulu," ucap Riga.


"Iya, jangan centil, ganjen, jangan dekat dekat dengan wanita seksi, jaga mata, jaga burung mu. Jika sampai dia bangun karena wanita lain aku akan membuat nya tidak bisa bangun untuk selama nya." Alfi mematikan sambungan telepon itu.


"Uy ganas nya," ucap Riga.


"Hahaha kenapa ga, kau seperti sedang mendapatkan ancaman," tanya Aldy.


"Istri ku mengancam ku, aku harus mencari baju," jawab Riga.

__ADS_1


"Hahaha sudah tidak perlu, dia tidak tau kau tidak pakai baju. Lebih baik ikut aku," ucap Aldy.


"Kemana," tanya Riga.


"Mencari jodoh." Aldy berjalan pergi meninggalkan Riga.


Riga yang enggan mencari masalah dengan istri nya memilih diam di tempat itu. Riga juga memesan makanan karena perut nya yang sudah terasa lapar.


Saat sedang memakan makanan nya, Riga di dekati oleh beberapa wanita yang cukup tua. Hal itu membuat Riga merasa aneh, ia tidak tau kenapa para wanita itu berjalan semakin mendekati nya. Rasa tidak nyaman sudah pasti langsung Riga alami.


"Hay tampan sendiri saja."


"Iya ni, mau kita temenin tidak?"


"Sudah tampan, atletis, putih, gagah lagi. Ah hadi suka."


"Maaf tante tante, saya sudah punya istri, saya tidak memerlukan kalian bertiga," ucap Riga sambil melanjutkan kegiatan makan nya.


"Kami jadi yang ke dua tidak papa kok."


"Jangan kan yang ke dua, yang ke tiga atau ke empat juga tidak masalah."


"Berondong tunggu," teriak mereka bertiga.


Riga berlari dengan sangat cepat, ia tidak mau menjadi santapan mereka bertiga. Kekuasaan nya tidak berlaku di tempat ini. Riga berlari sampai naik ke batuan pemecah ombak. Karena terburu-buru Riga menabrak seorang wanita yang sedang di pinggir bantuan tersebut. Wanita itu tercebur ke dalam air yang membuat semua yang berteriak.


"Ahkkkk," teriak wanita itu.


Riga yang sadar dengan kesalahan nya langsung masuk ke dalam laut, ia tidak peduli dengan bahaya yang mengintai nya. Ombak yang tinggi bisa saja membuat mereka berdua terbawa ke lautan yang dalam.


Riga berhasil mendapatkan wanita itu, ia menarik wanita itu ke pinggir pantai, tetapi saat sudah dekat mereka berdua tersapu ombak yang membuat Riga dan wanita itu terbentuk batuan di pinggir pantai. Riga hampir saja kehilangan kesadaran karena benturan tersebut, untung saja para pengunjung dengan cepat membantu mereka berdua.


Mereka berdua di bawa naik ke atas. Wanita itu mengalami luka yang cukup serius, sedangkan Riga juga mengalami beberapa robekan di tubuh nya, kepala nya juga terlihat memar.


"Riga." Aldy berlari mendekati sahabat nya, ia mendengar terjadi kecelakaan yang membuat Aldy sampai ke tempat ini.


"Bawa dia ke rumah sakit," ucap Riga.


Mereka berdua di larikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan. Di rumah sakit Riga hanya mendapatkan beberapa jahitan kecil, kepala nya juga hanya memar tidak sampai cidera parah.

__ADS_1


Beberapa jam setelah penanganan wanita itu dokter memberitahu Riga jika wanita yang Riga tabrak, mengalami beberapa luka cukup besar. Kepala nya juga mengalami cidera cukup serius. Hal ini kemungkinan besar akan membuat wanita itu lupa ingatan.


"Ah sial, kenapa aku mendapatkan masalah seperti ini, mana handphone ku hilang lagi," ucap Riga.


Riga meminjamkan handphone Aldy untuk menghubungi ayah nya. Riga tidak menjelaskan semuanya pada ayah nya, ia hanya memberitahu pada ayah nya jika ia mungkin akan satu minggu lebih lama berada di tempat itu. Riga ingin ayah nya memberitahu kabar Alfi.


"Kau ada ada saja, kenapa sampai seperti ini," tanya Riga.


"Ya bisa saja kah, nama nya juga musibah, mau bagaimana lagi coba," jawab Riga.


"Sudah lah, yang penting aku bertanggung jawab," ucap Aldy.


Beberapa hari setelah kejadian itu, Wanita yang Riga tabrak sudah sadar dengan kondisi amnesia. Hal ini bisa terjadi karena wanita itu mengalami beberapa kali benturan yang sangat kuat sebelum Riga menemukan nya.


"Jadi siapa nama mu," tanya Riga.


"Aku tidak tau, kamu siapa," tanya wanita itu.


"Aku Riga, aku orang baik, kamu jangan takut ya. Hmmm untuk sementara waktu kamu aku beri nama Putri," jawab Riga.


"Putri," ucap nya dengan kebingungan.


Riga kembali berbicara dengan dokter, ia sangat bingung harus bagaimana saat ini. Wanita itu mengalami lupa ingatan, bagaimana mungkin ia bisa tau dari mana alamat wanita itu untuk ia antar pulang.


"Akan sembuh kan dok," tanya Riga.


"Iya pasti sembuh, asalkan diberikan perawatan yang baik," jawab dokter.


"Kapan boleh pulang dok," tanya Riga.


"Lusa sudah bisa," jawab Dokter.


"Oke dok," ucap Riga.


Riga berencana menitipkan wanita itu dengan Aldy, ia yakin Aldy mau menerima wanita itu. Mana tau bisa menjadi jodoh Aldy yang sedang jomblo.


"Maaf aku tidak bisa, kau tau orang tua ku dulu bagaimana, sama seperti sekarang, aku ajan menikah karena pilihan mereka."


"Jadi bagaimana ini, ayo lah, mana tau dia bisa menjadi jodoh mu."

__ADS_1


"Maaf Riga tidak bisa, kau bawa pulang saja sampai sembuh, kau kaya raya rumah mu juga luas, tida akan sempit hanya menampung nya," ucap Aldy


__ADS_2