Menikah Dalam Perjodohan

Menikah Dalam Perjodohan
Episode 93


__ADS_3

"Kau ingin aku menikah lagi," tanya Varo.


"Aku tidak ingin, aku hanya memberikan mu saran ayah," jawab Riga.


"Sudah berhenti memikirkan anak anak, nanti kalau ada kesempatan aku menikah lagi, hahaha."


"Kalau dengan menikah ayah senang, kenapa tidak," ucap Riga.


Sore hari nya, setelah selesai membeli beberapa barang untuk di bawa pulang. Mereka semua langsung bersiap siap untuk pulang, Varo sudah meminta para istri nya untuk bersiap karena mereka akan ikut ke Indonesia, awal nya mereka bertiga menolak tetapi Varo menyakinkan mereka berdua agar mau ikut ke Indonesia.


Sebelum pulang ke, Nathan ingin mengajak Cherry ikut dengan nya, tetapi Cherry sudah pergi lebih dulu dengan pacar nya, anak satu itu memang sangat liar jika bersama dengan pacar nya.


"Paman kita sudah mau pulang," tanya Marcel.


"Iya sayang, kita tunggu mereka ya," jawab Nathan.


Semua orang sudah siap, mereka semua berangkat menuju jet pribadi berada. Riga sangat puas mendapatkan ayah nya kembali, ia ingin melihat ekspresi mamah dan kakek nya saat melihat wajah Varo.


"Ayah bagaimana ya perasaan mamah saat melihat ayah pulang dengan tiga istri," tanya Riga.


"Aku tidak peduli dengan ekspresi nya, aku hanya peduli dengan orang yang benar-benar sayang pada ku," jawab Varo.


Di tempat lain, Sarah sedang harap harap cemas menunggu hasil testpack nya. Ia sangat takut diri nya hamil anak Aldy. Ia belum siap menjadi seorang ibu lagi, apalagi hubungan nya dengan Aldy baru beberapa minggu saja, tetapi mereka sangat rutin berhubungan tanpa pengaman. Datang bulan Sarah sudah terlambat beberapa hari, perut dan tubuh nya juga menunjukan tanda tanda diri nya hamil, hal itu cukup membuat Sarah kebingungan.


"Positif," ucap Sarah yang terasa lemas seketika.

__ADS_1


Saat sedang memegang testpack itu, Aldy datang sambil memeluk nya. Hal itu membuat Sarah lebih tenang.


"Sayang," ucap Aldy.


"Ada yang ingin aku katakan," kata Sarah.


"Apa?"


"Aku hamil," ucap Sarah.


"Apa!! bagaimana bisa!! kami tidak membersihkan nya," tanya Aldy yang benar-benar terkejut.


"Ya bisa kamu selalu mengeluarkan nya di dalam," jawab Sarah.


"Aku mau kita menikah," ucap Sarah.


"Tidak bisa," kata Aldy.


"Kenapa tidak, ini anak kamu," ucap Sarah.


"Iya memang anak ku, tapi lebih baik kamu gugur kan saja sayang."


"Aku tidak mau, jika kamu menikahi ku, hidup mu akan lebih baik, kamu tidak perlu bekerja lagi," kata Sarah.


"Akan aku pikirkan," ucap Aldy.

__ADS_1


Di tempat lain, Selena juga sedang harap harap cemas, ia mengalami hal yang sama seperti yang Sarah alami. Selena yang baru pulang ke rumah orang tua nya takut sekali jika dirinya hamil.


"Positif," ucap selena sambil menutup mulut nya.


Dengan cepat Selena mengambil handphone nya dan memfoto hasil testpack itu pada Aldy, karena memang hanya Aldy yang berhubungan dengan nya.


"Aku positif sayang, sesuai janji kamu kita ajan menikah kan."


Aldy yang baru mau enak enak, sangat terkejut melihat pesan itu, dua wanita sedang mengandung anak nya, ia bangkit dari atas tubuh Sarah dan membalas pesan dari Selena.


"Iya, cepat kembali," kata Aldy.


"Kenapa sayang," tanya Sarah.


"Pacar ku hamil," jawab Aldy.


"Apa!!!"


"Bagaimana bisa?"


"Apa aku harus menjelaskan proses pembuatan nya," ucap Aldy.


"Jadi bagaimana, kamu tetap menikahi ku kan," tanya Sarah.


"Kedua nya, kamu lupa pacar ku keponakan ku sendiri," jawab Aldy

__ADS_1


__ADS_2