Menikah Dalam Perjodohan

Menikah Dalam Perjodohan
Episode 59


__ADS_3

Riga meletakan Alfi di atas tubuh nya, ia memeluk Alfi dengan posisi seperti itu. Benda nya juga belum lepas dari dalam sana meskipun sudah tertidur kembali. Tangan nya bergerak mengusap rambut Alfi, ia yakin Alfi benar-benar sedang kelelahan.


"Sayang," ucap Riga, ntah kenapa Riga sangat senang memanggil istri nya dengan sebutan sayang.


"Sejak kapan kau memanggil ku sayang karena sudah enak enak kau jadi suka pada ku," tanya Alfi.


Riga mengerutkan dahi nya, setelah menerima rudal dari nya tidak ada yang berubah dari Alfi, ia pikir Alfi akan sangat manja seperti wanita pada umumnya, ia sangat ingin mempunyai istri seperti itu.


"Panggil aku sayang," kata Riga.


"Harus," tanya Alfi.


"Iya harus lah, panggil aku sayang Alfi," jawab Riga.


"Iya sayang, sayang Riga." Alfi mengecup dada Riga dengan bibir merah nya.


"Hahaha begitu dong, aku suka itu," kata Riga.


"Aneh." Alfi kembali memejamkan mata nya, ia benar-benar nyaman dalam posisi seperti ini, jika bisa memilih ia ingin dalam posisi seperti itu sepanjang waktu.

__ADS_1


"Sudah malam tidur lah, jangan memikirkan hal hal aneh," kata Riga.


"Itu mu masih di dalam, aku tidak akan bisa tidur," ucap Alfi.


Riga memperbaiki posisi nya agar Alfi tidak merasakan benda nya lagi gawat jika dia bangun kembali. Mereka berdua tertidur sambil berpelukan dengan posisi seperti itu.


Pagi hari nya, Riga terbangun karena tidak merasakan keberadaan istri nya di atas tubuh nya, dengan cepat Riga langsung membuka mata nya, hanya junior yang sedang menyapa pagi yang ia lihat, istri nya ntah pergi kemana.


"Riga langsung memakai celana nya kembali, saat turun dari atas tempat tidur ia baru melihat Alfi yang sedang memasak. Riga sangat lega melihat Alfi masih ada di dalam kapal. Ia berjalan mendekati Alfi dan memeluk nya dari belakang.


"Kau sudah bangun," tanya Alfi.


"Sudah tidur lagi sana, aku sedang memasak," kata Alfi.


"Tidak mau, kau tidak ada di dekat ku," ucap Riga.


"Ya terus kenapa, kau aneh sekali Riga. Ini bangun tidur langsung memeluk ku, dan ini tidak mau tidur tanpa ku. Atau kau jangan jangan mencintai ku," tanya Alfi.


"Hmmmmm," gumam Riga.

__ADS_1


"Apa!!!....


"Jika kau sudah mendapatkan cinta Riga, jangan sampai membuat ku kecewa, aku akan membunuh mu. Kau tau kan aku tidak suka barang ku di sentuh orang lain, begitu juga dengan diri mu, aku tidak akan menyalahkan satu pihak kau juga akan terkena imbas nya," kata Riga.


Alfi menelan air ludah nya dengan kasar, ia sedang tidak seperti mendapatkan pernyataan cinta, tetapi ancaman. Ia masih tidak percaya Riga mencintai nya.


"Kalau begitu aku ratu mu, aku bisa memerintah mu," tanya Alfi.


"Hmmmm." Gumam Riga.


"Ambilkan aku minum sayang, aku sangat haus kaki sangat sakit," rengek Alfi.


Sebelum memulai aksinya Alfi sudah mematikan kompor agar tidak membayangkan mereka berdua


Riga menarik Alfi dan menggendong nya. Ia membawa Alfi ke depan lemari pendingin. Jika sudah cinta meskipun sedang mengantuk pasti ia lakukan.


"Wow, ini sangat luar biasa," kata Alfi, ia tidak menyangka Riga benar-benar melakukan ini pada nya.


"Jangan memanfaatkan kebaikan ku sayang." Riga menciumi leher istri nya, Riga bucin sudah terbentuk secara terang terangan

__ADS_1


__ADS_2