
"Sttt diam Marcel, nanti punya mu juga akan seperti ini." Riga langsung melompat masuk ke dalam air. Begitu juga dengan Marcel untung saja dengan cepat Riga menangkap anak itu, kalau tidak sudah pasti Marcel akan tenggelam.
"Kau jangan membuat ku panik." Riga membawa Marcel ke pinggiran kolam renang.
"Aku ingin makan lapar," kata Marcel.
"Tunggu sebentar, nanti tante akan membawa kan makanan untuk mu. Kau punya adik bukan," tanya Riga.
"Iya adik kecil," jawab Marcel.
"Apa dia nakal seperti mu," tanya Riga.
"Dia adik perempuan," jawab Marcel.
"Kalau begitu pasti dia tidak nakal, hanya anak laki-laki yang nakal."
"Makanan datang." Alfi berjalan mendekati mereka berdua.
"Itu dia sudah lapar," kata Riga.
"Kau lapar ya, maafkan tante ya sayang, sudah sekarang kau makan yang banyak."
Riga membiarkan Marcel dan Alfi makan, ia masih ingin menyegarkan diri nya dengan berenang ke sana sini. Tak lama perut nya juga merasa lapar dan ia ikut makan bersama dengan Alfi.
Di tempat lain, Nathan sedang bertemu dengan Cherry dan pacar nya, ia cukup terkejut melihat Cherry yang berpacaran dengan om om usia 35 tahun. Wajahnya memang sangat tampan tapi memang terasa aneh Cherry yang masih 19 tahun memiliki pacar yang usia nya jauh dari nya.
__ADS_1
"Jadi dia pacar mu," tanya Nathan.
"Calon suami ku," jawab Cherry.
"Kau gila, aku tidak yakin ayah mu akan setuju," kata Nathan.
"Sudah diam lah, itu akan menjadi urusan ku," ucap Cherry.
Nathan hanya bertemu sekilas dengan pria itu, ia buru buru pergi karena takut Marcel menangis, apalagi Marcel sedang bersama dengan Riga, seseorang yang tidak suka dengan anak kecil.
"Kau mah
"Jaga adik ku dengan baik paman," kata Nathan.
"Paman belum melakukan apa apa kan, kalau sudah ingin setelah menikah saja, kasihan Cherry jangan kasar juga," kata Nathan.
"Hahaha kau tenang saja, panggil aku nama saja, jangan paman."
Setelah berbicara sekilas dengan pacar nya Cherry, Nathan langsung pergi meninggalkan tempat itu. Berbicara dengan pacar nya Cherry cukup menyeramkan untuk nya.
Nathan masuk ke dalam hotel tempat Riga dan yang lainnya berada, ia sudah cukup gerah untuk dan lapar, rasa nya ia ingin cepat cepat membasahi tubuh nya dengan air mengalir.
"Mereka sedang berenang," ucap Nathan sambil berjalan mendekati kolam renang. Nathan dapat masuk dengan muda ke dalam kamar hotel karena ia sudah di beri kartu cadangan.
"Paman," kata Marcel.
__ADS_1
"Hey kau sedang makan. Riga kau tidak pakai apa apa, kau menodai mata keponakan ku."
"Sudah masuk sini, tapi jangan naked," kata Riga.
"Mas aku baru sadar pakai dulu." Alfi melemparkan ****** ***** ke dekat Riga, jika tidak di marahi Riga bisa terus seperti ini.
"Ah segar nya," ucap Nathan.
"Wow tubuh mu sudah lebih berotot, sejak kapan kau membentuknya," tanya Riga.
"Hahaha semenjak kau mengejek ku kurus, bagaimana aku pasti bisa sampai seperti mu."
"Hahaha coba saja kalau bisa, oh iya jadi kita kapan ke rumah ayah ku," tanya Riga.
"Nanti malam bagaimana?"
"Tidak buruk, oke malam ini kita ke sana," ucap Riga.
"Sabar Riga, kau pasti akan bertemu dengan nya, ayah mu masih muda bukan?"
"Iya masih mudah, mungkin 40 tahun ke atas, menikah dengan mamah umur 16 atau 17 tahun gitu."
"Aku yakin kebobolan," kata Nathan.
"Enak saja, tapi kalau iya bagaimana," ucap Riga.
__ADS_1