
Saat Riga sudah pergi meninggalkan Alfi. Baru lah Alena mendekati Alfi, ia sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada Alfi dan Riga.
"Kau dengan Riga," tanya Alana.
"Hmmm, iya aku menikah dengan Riga," jawab Alfi.
"Hahaha jangan bercanda," kata Alena.
"Bercanda bagaimana, aku tidak bercanda, kau tidak melihat nya, dia mencium ku, mengatakan ku sayang. Siapa lagi yang bisa melakukan itu selain istri nya Riga. Apa bisa hanya seorang wanita biasa melakukan itu," ucap Alfi.
"Tapi bagaimana bisa, perjodohan kalian batal," kata Alena.
"Hahaha batal dari mana, aku menikah dengan nya, aku pergi untuk sesaat dan sekarang aku datang dengan status baru. Jangan membuat ku kesal Alena," ucap Alfi.
Alena pergi meninggalkan meja Alfi, ia tidak bisa mengelak lagi, Alfi memang mengatakan hal dengan jujur, ia sudah tidak bisa melakukan hal yang semena mena pada Alfi lagi. Jika ia berbuat kesalahan sedikit saja, Riga urusan nya.
"Apa pekerjaan ku, kau tidak memberikan ku pekerjaan," tanya Alfi.
"Ambil di meja kerja ku, aku tau status baru mu, tapi pekerjaan tetap pekerjaan," jawab Alena.
__ADS_1
Di ruangan lain, Riga dan Warsa sedang bersama, mereka berdua sedang membahas masalah pemotretan hari ini. Riga sebenarnya malas melakukan foto bersama dengan Daniel, ia yakin Daniel akan bertanya banyak tentang Alfi istri kesayangan nya.
"Sudah tidak papa, ini demi kebaikan produk baru kita" kata Warsa.
"Tapi aku sudah cukup kenapa harus bersama dengan Daniel?"
"Dia sudah lama kita pakai, fans nya sangat banyak, karir nya sedang naik, jadi kita akan sangat untuk jika memboyong nya lagi. Aku tidak mau ia pergi meninggalkan perusahaan kita karena mu," kata Warsa.
"Ya ya ya, ayo aku sudah siap," kata Riga.
"Yakin sudah siap, dia juga sudah menunggu di bawa, oh iya bawa istri mu, dia ingin bertemu dengan istri mu," ucap Warsa.
"Hmmmm," gumam Riga.
"Sayang," ucap Riga.
"Sudah siap," tanya Alfi.
"Sial Riga memanggilnya sayang, seperti nya Riga memang benar-benar mencintai nya," batin Alena, ia tidak berani menatap mereka langsung, ia hanya melihat mereka berdua dengan sembunyi sembunyi.
__ADS_1
"Kau Alena, kau tidak memberikan istri ku pekerjaan yang susah dan berat," tanya Riga.
"Tidak tuan, semua nya sesuai dengan peraturan perusahaan," jawab Alena.
"Jangan sampai aku mendengar laporan dari istri ku," kata Riga.
"Iya tuan," ucap Alena.
"Mas jangan galak galak, mereka semua takut dengan mu, ya sudah ayo turun ke bawa," kata Alfi.
Mereka berdua langsung turun dari lantai atas, Di bawa Daniel sudah menunggu mereka berdua, Daniel ingin bertanya pada Alfi kenapa Alfi sangat sulit untuk dia hubungi, padahal sebelum nya mereka baik baik saja.
"Tuan Riga, Alfi," kata Daniel.
"Sudah ayo, aku tidak banyak waktu." Riga menarik Daniel sebelum Daniel berbincang dengan istri nya.
Daniel dan Riga langsung melakukan pemotretan produk yang akan segera launcing. Mereka berdua benar-benar sangat cocok di jadikan partner kerja. Tidak ada yang terbanting dalam pemotretan ini. Riga dapat menandingi Daniel yang sudah sangat lama terjun di Dunia seperti.
"Aku ingin berbicara dengan mu," kata Daniel.
__ADS_1
"Jangan mengatakan hal yang tidak tidak, dia wanita ku," ucap Riga.
"Maksudnya, apa yang tuan maksud," tanya Daniel.