Menikah Dalam Perjodohan

Menikah Dalam Perjodohan
Episode 94


__ADS_3

Selena, Sarah dan Aldy sedang bersama, mereka ingin menyelesaikan masalah yang sedang terjadi. Di sini Sarah lah yang salah, ia merebut pacar keponakan nya sendiri, itu sebabnya Sarah tidak banyak berbicara.


"Bagaimana kalian mau kan aku nikahin bersama," tanya Aldy.


"Tante kenapa kau melakukan hal ini pada ku," tanya Selena.


"Kau tanya saja kenapa pacar mu selingkuh dengan ku, kau saja yang tidak bisa memuaskan nya."


"Harus nya tante bisa jaga diri, dia pacar ku, dan dia yang mengambil kesucian ku."


"Hey kau menyalahkan ku, aku juga tidak tau semuanya bisa seperti ini, ingat keluarga mu bergantung pada rumah kami," kata Sarah.


"Tapi ah tante seperti ****** murahan," ucap Selena yang benar-benar sangat kesal.


Aldy menarik nafas nya dengan kasar, ia sangat membenci pertengkaran wanita di dekat nya. Jika ia bisa mendapatkan ke dua nya kenapa hanya satu. Dua wanita ini sangat menguntungkan untuk nya.


"Kalian jangan bertengkar, aku malas pertengkaran kalian berdua."

__ADS_1


"Sayang sayang ku, kalian kalau tidak mau aku bertanggung jawab ya sudah, aku tidak akan bertanggung jawab, aku akan mencari wanita yang akan menerima benih ku lagi. Lanjutkan pertengkaran kalian berdua, aku pergi." Aldy bangkit dari tempat duduk nya.


"Jangan." Sarah dan Selena kompak menarik Aldy. Mereka memeluk Aldy agar Aldy tidak pergi meninggalkan mereka berdua.


"Jadi bagaimana sayang," tanya Aldy.


"Ya aku mau," jawab Sarah.


"Aku juga, tapi kau harus adil," ucap Selena.


"Sayang, nanti setelah pulang jatah ya," ucap Riga.


"Sayang malu ada ayah, kenapa kamu berbicara jatah dengan muda," kata Alfi.


"Jangan malu Alfi, ayah nya juga seperti itu kok," kata Vira.


Saat ini Varo di tengah tenga istri nya. Tangan dari mereka memegang tubuh Varo, ntah kenapa Varo sangat senang tangan istri nya berada di tubuh nya.

__ADS_1


Sesampainya di rumah Riga mengantarkan Varo dan para mamah nya untuk beristirahat. Rumah mereka sekarang sudah berbeda dari rumah sebelum Varo pergi, Varo merasa senang bisa kembali ke rumah nya sendiri, ia merasa heran kenapa pada rumah nya sendiri ia tidak tau sama sekali.


"Istirahat dulu yah, nanti setelah pagi kita berkumpul di ruang makan," kata Riga.


"Iya, sudah kau istirahat sana, pasti kau sangat lelah kan," ucap Varo.


Riga pergi meninggalkan Varo, ia masuk ke dalam kamar tersayang nya. Tanpa banyak berpikir Riga melepaskan semua pakaian nya dan langsung tidur di atas ranjang, ia memejamkan mata nya sambil menunggu Alfi keluar dari kamar mandi. Alfi cukup terkejut melihat suami nya sudah tidak memakai apa apa, junior yang biasanya menantang kali ini hanya lemas tanpa berdaya.


Alfi bergerak naik ke atas ranjang tetapi tangan Riga menarik nya sampai Alfi jatuh di atas tubuh Riga..


"Mas kamu membuat ku terkejut." Tanpa sadar Alfi malah memeluk tubuh Riga yang hangat.


"Hahaha bagaimana enak kan sayang." Riga melepaskan satu persatu pakaian istri nya ia ingin mereka berdua tidur tanpa memakai apa apa.


Tak butuh waktu lama mereka berdua sudah tidak memakai apa apa. Alfi di atas tubuh Riga merasakan kehangatan dan kokohan tubuh suami nya. Berbeda dengan Riga yang merasakan kelembutan istri nya. Ia memeluk Aktif dengan sangat erat, sambil menepuk pantat Alfi.


"Mas dia nyelip," teriak Alfi

__ADS_1


__ADS_2