
"Hay cantik," ucap Aldy.
"Hmmm iya," saut Putri.
"Kalian aku tinggal berdua ya, jangan kau apa apakan dia. Awas saja sampai kau melakukan hal yang tidak tidak," ucap Riga.
"Hahaha iya iya, kau jangan khawatir aku tidak akan melakukan hal yang tidak tidak," kata Aldy.
Riga pergi meninggalkan Aldy dan Riga berdua di dalam kamar. Ia percaya jika Aldy tidak melakukan apa apa pada Putri, padahal otak Aldy sudah ke arah yang tidak tidak.
"Kamu cantik sekali, saat aku menolong mu kemarin kamu tidak secantik ini," ucap Riga.
"Apa benar? kamu juga Menolong ku?"
"Aku yang membawa mu dan Riga ke rumah sakit," ucap Aldy.
"Oh begitu, terimakasih. Siapa nama kamu?"
"Nama ku Aldy, tadi kan sudah di katakan Riga."
"Iya maaf, terimakasih Aldy, kamu orang yang baik."
"Sama sama cantik, aku bukan hanya tampan, aku juga sangat baik. Kamu tidak perlu takut pada ku," ucap Aldy sambil tersenyum manis pada Putri.
Tangan nya bergerak mengusap rambut Putri, hal itu benar-benar membuat Putri terkejut. Riga tidak pernah melakukan hal ini pada nya.
"Jangan," ucap Putri sambil melepaskan tangan Aldy dari kepala nya.
"Maaf."
"Dia sangat menggemaskan, apa ayah akan setuju aku menikah dengan nya," batin Aldy.
"Kamu siap menikah tidak?"
"Menikah dengan siapa? ayah Riga?"
__ADS_1
"Hahaha ya tidak lah, menikah dengan ku, aku bisa membawa mu ke rumah orang tua ku," ucap Aldy.
"Tidak," kata Putri.
"Kata Riga kau mau menikah, kenapa kau tidak mau menikah dengan ku?"
"Tidak papa," ucap Putri.
Sejenak mereka berdua diam tanpa suara. Aldy bingung harus berkata apa pada Putri, wajah Putri yang sangat menggemaskan membuat ingin sekali memakan Putri sekarang juga. Malam malam dingin seperti ini memang paling enak di pakai untuk bergoyang.
"Kenapa kalian berdiam seperti ini?"
"Apa yang harus kami bahas," ucap Aldy.
"Ayo makan, aku sudah membeli banyak makanan." Riga membawa makanan itu ke meja di ikutin oleh mereka berdua.
"Putri menikah dengan Aldy saja. Dia juga tampan dan sangat baik," ucap Riga.
"Tidak mau," tolak Putri.
"Aku ingin pulang ke rumah," ucap Putri.
"Aldy kau bantu aku mencari rumah nya, mana tau dengan itu dia mau kau ajak menikah," kata Riga.
"Aku tidak kau memaksa orang yang tidak kau menikah dengan ku, tapi kalau aku di beri bonus goyangan aku mau mencari rumah nya," ucap Aldy.
"Mata mu, kau mau goyangan, ini goyangan untuk mu." Riga melemparkan tulang ikan pada Aldy. Otak teman nya ini memang sudah kotor karena tidak kunjung menikah.
"Hahaha kau kenapa jadi seperti ini si, kau harus segera mendapatkan jatah."
"Ya betul, aku ingin jatah, tapi otak ku juga tidak seperti otak mu, jelek sekali."
"Putri ayo bergoyang dengan ku," ucap Aldy.
"Aldy jangan mengotori otak nya," kata Riga.
__ADS_1
"Kalau dia mau, aku mendapatkan kesucian nya aku langsung membawa mu pulang ke rumah untuk menikah, tapi kalau sudah bolong aku tidak bisa, hahaha," ucap Aldy.
Riga hanya bisa menggeleng kau kepalanya, otak sahabat nya ini memang sudah jelek dari dulu. Mau di bagaimana pun tetap akan seperti ini.
"Sudah berhenti berbicara dengan nya, selesai kam makan mu. Jangan sampai kau mengotori otak nya," ucap Riga.
"Kau pergi saja, aku masih ingin di sini," kata Aldy.
"Awas saja kau melakukan hal yang tidak tidak, akan aku potong burung mu."
"Jika aku melakukan yang tidak tidak, aku akan bertanggung jawab," ucap Aldy.
"Kau benar-benar ya, kalau terjadi kekhilafan kau bertanggung jawab," kata Riga.
"Hahaha iya Riga, kau tidak percaya dengan ucapan ku."
"Tidak." Riga pergi meninggalkan tempat itu.
Aldy mulai mendekati Putri kembali. Ia menyodorkan banyak makanan yang tidak Putri mengerti.
"Apa ini," ucap Putri.
Ini menjadi kesempatan Aldy untuk mendekati gadis polos ini, Aldy menjelaskan semuanya sambil menyuapi Putri makanan itu. Semakin lama Aldy semakin dekat. Ia sudah berada di belakang Putri sambil memeluk nya.
"Aldy," ucap Putri.
"Hahaha pelan pelan, terkena duri kan. Sudah kita selesaikan makan ini, lebih baik kita menonton film," ucap Aldy.
Mereka berdua naik ke atas ranjang. Aldy mencari film horor yang memiliki adegan 21++. Memang sudah dari awal otak Aldy sudah sangat kotor, ia memiliki banyak cara agar wanita jatuh ke dalam pelukan nya.
"Ahhkk," teriak Putri sambil menutup mata nya, ia memeluk Aldy dengan sangat kencang.
"Beh enak nya," batin Aldy.
"Kenapa menyeramkan," tanya Putri.
__ADS_1
"Hahaha lebih seru," jawab Aldy.