Menikah Dalam Perjodohan

Menikah Dalam Perjodohan
Episode 33 S2


__ADS_3

"Siapa," tanya Roger.


"Ada wanita, kau juga tidak akan kenal, jika aku beri tau," jawab Riga.


"Kau ngapain di sini, tidak bosan berendam terus, mana naked lagi, tidak takut ada yang melihat mu," kata Roger.


"Hahaha tidak akan ada wanita yang ke sini, ya paling kalau tidak ayah ku kakek ku, mamah mamah tiri ku mah selalu di dalam kamar," ucap Riga.


"Sore sore gini memang enak berendam apalagi sambil menonton film porno, hahaha bisa sambil olahraga lima jari."


"Kau serius tidak ada yang akan datang kan, aku ingin berenang juga," ucap Roger sambil membuka pakaian nya.


"Berenang saja, paling juga ayah ku yang datang," kata Riga.


Mata Riga salah fokus pada sosis milik Roger, berwarna coklat tua dengan ukuran yang luar biasa. Ia membandingkan dengan milik diri nya sendiri, berwarna putih sedikit merah mudah. Jujur ukuran nya lebih kecil dari Roger.


"Kenapa aku insecure," batin Riga.


"Pakai dalaman mu," kata Riga.


"Kenapa, kau saja naked," tanya Roger.


"Nanti istri ku datang bagaimana? bisa berpaling sosis dia," jawab Riga.


"Hahaha tidak papa lah, bekas mu pun aku mau," kata Roger.


"Mata mu, pakai cepat," ucap Riga.


"Hahaha iya iya, aku juga malu jika dia lihat istri mu," kata Roger sambil memakai kembali dalaman nya, setelah itu Roger melompat ke dalam kolam renang.


Tak lama Alfi datang sambil membawa banyak makanan, baru saja Riga katakan tadi, untung saja Roger tidak jadi naked.


"Sudah aku katakan tadi, untung saja feeling ku benar," ucap Riga.


"Hahaha kau benar Riga," kata Roger.


"Sayang aku membawa buah buahan dan cemilan," ucap Alfi sambil mendekati Riga yang sedang di pinggiran kolam renang.


"Kau tidak menawari aku Alfi," tanya Roger yang saat ini sudah lebih santai memanggil Alfi. Riga bestie nya sekarang jadi ia sudah menganggap Alfi sebagai teman nya juga.


"Sini makan bersama, kalian berdua sudah jadi bestie ya, hahaha lanjutkan aku senang jika Riga memiliki banyak teman," kata Alfi.


Roger naik ke atas kolam renang, mata Alfi tidak sengaja melihat ke arah area terlarang, dengan cepat Alfi membuang wajah nya.

__ADS_1


"Ada apa," tanya Riga.


"Aku tidak sengaja melihat nya, lebih lebih dari milik mu," jawab Alfi.


"Sudah sana pergi, jangan di sini." Riga meminta Alfi pergi, ia benar-benar takut jika Alfi berpaling dari nya, seorang Riga saja sangat takut istri nya selingkuh dari nya, padahal tidak mungkin Alfi melakukan hal itu.


"Aku masuk dulu, kalian makan lah dengan lahap." Dengan cepat Alfi langsung pergi meninggalkan tempat itu.


Di dalam Varo sedang mencari Riga, anak nya ini seperti setan yang sangat muda menghilang. Baru saja bertemu tadi sekarang sudah ntah kemana.


"Ahhkkk." Jolie menabrak Varo karena terburu-buru.


"Maaf," ucap Jolie.


"Kau siapa? kenapa kau ada di rumah ku," tanya Varo.


"Mamah sugar daddy, baru saja aku bermimpi tadi," batin Jolie.


"Hey kau siapa?" Varo melambaikan tangan nya di depan mata Jolie yang terdiam.


"Eh maaf, aku Jolie adik teman nya kak Riga," jawab nya sambil tersenyum manis pada Varo.


"Oh ini yang Riga katakan tadi, tau saja dia selera ku bagaimana, tapi tidak tidak. Masih gadis bisa mati ku menikah dengan nya. Ayah pasti tidak akan merestui ku," batin Varo.


Jolie yakin Varo abang dari Riga, karena mereka berdua sangat mirip. Abang nya Roger pasti berbohong tentang Riga anak tunggal, bukti nya ada seorang pria yang benar-benar sangat mirip dengan Riga.


"Aku harus mendapatkan nya, mana tau belum punya istri," batin Jolie.


Setelah cukup lama berkeliling rumah akhirnya Varo menemukan Riga di kolam renang. Sambil menggelengkan kepala nya, Varo berjalan mendekati Roger dan Riga yang tenga bercanda.


"Riga, kau ku cariin dari tadi, ntah kemana saja," kata Varo.


"Hahaha aku di sini sejak tadi, kenapa ya. Sudah berubah pikiran," tanya Riga.


"Mata mu, tapi boleh juga si, memang tipe ku, di ajak doggie keren, hahaha," jawab Varo.


"Ini ada abang nya yah, Roger apa adik mu singel," tanya Riga.


"Ya, dia ingin mencari pria seperti mu kata nya," jawab Roger.


"Nah pas, ayah mau tidak, ini ada adik Roger, dia ingin mencari seperti ku kata nya, kau kan mirip dengan ku," kata Riga.


"Tunggu dulu, jadi adik ku yang kalian bahas. Dan itu ayah mu Riga, kalian berdua seperti kakak adik," ucap Roger.

__ADS_1


"Iya lah, dia ayah ku, kami hanya berbeda 15 tahun mungkin," kata Riga.


"Paman mencetak Riga di usia lima belas tahun," tanya Roger.


"Yap benar, awal nya si coba coba tapi malah keterusan, hahaha jadi lah dia. Untung saja tidak jadi produk gagal," jawab Varo.


"Bagaimana Roger, kau mengizinkan adik mu menikah dengan ayah ku kan," tanya Riga.


"Aku si terserah dia nya, kalau dia mau aku setuju saja. Dia juga bukan adik kandung ku," jawab Roger.


"Nah pas ya, mau tidak," tanya Riga.


Riga sangat senang menjodohkan ayah nya, ia ingin mendengar cerita ayah nya tentang malam pertama nya nanti, pasti sangat seru menurut nya. Tidak dengan Varo yang sangat kesal jika Riga sudah sering menjodohkan nya. Ia memang memiliki banyak istri tetapi itu kan karena dia menolong istri istri nya, kalau tidak mungkin ia tidak akan mungkin memiliki banyak istri seperti ini.


"Tidak mau," tolak Varo.


"Hadeh susah orang tua ini," ucap Riga.


"Dari pada kau sibuk menjodohkan ku, lebih baik kau bertemu dengan perusahaan nya ayah nya Aldy. Mereka akan mundur jika tidak bertemu dengan mu. Kata nya ada hal penting yang akan di katakan.


"Hahaha aku tidak peduli, mundur yang mundur saja. Bukan urusan ku," kata Riga.


"Ya kita tidak papa, tapi bodoh nya kau, banyak perusahaan yang terlibat, mereka bisa rugi besar, setidaknya kau bahas dengan Aldy," ucap Varo.


"Pinjam handphone ayah."


"Untuk?"


"Menghubungi Aldy," ucap Riga.


"Kau ingat nomor nya," tanya Varo.


"Ingat." Riga mengambil handphone nya dan langsung menghubungi Aldy.


"Halo," ucap Aldy..


"Hmmm ahhhh."


"Kau sedang enak enak, bisa bisanya mengangkat handphone ku."


"Ahh terus yahh..."


"Ada apa," tanya Aldy.

__ADS_1


"Datang ke rumah ku, penting bawa istri mu..."


__ADS_2