Menikah Dalam Perjodohan

Menikah Dalam Perjodohan
Episode 83


__ADS_3

"A.. aku anak mu, ayah tidak mengingat ku." Riga mengatakan nya dengan suara yang gemetar, ia sudah sangat lama tidak bertemu dengan ayah nya, sekali bertemu malah tidak di kenali.


Varo berjalan mendekati Riga, ia menatap mata Riga yang terlihat sudah memerah. Saat sudah dekat Varo langsung memeluk Riga dengan sangat erat. Berulang kali ia mencium rambut Riga, ia juga sangat merindukan putra kesayangan nya ini, ia tidak menyangka bisa bertemu dengan Riga lagi. Padahal Varo tidak di perbolehkan bertemu dengan Riga.


"Ayah," ucap Riga.


"Hahaha iya aku ayah mu, kau sudah besar sayang. Ayah benar-benar sangat merindukan mu sayang. Maafkan ayah."


Mereka semua lega karena Varo hanya bercanda saja, mereka pikir Varo benar-benar tidak mengingat Riga.


"Ayah mengingat ku kan, aku Riga putra kecil mu dulu." Riga tidak bisa menahan air mata nya, perpisahan nya dengan Varo memang menjadi hal terberat dalam hidup nya. Sedari dulu ia memang sangat dekat dengan ayah nya.


"Maafkan ayah, kau bukan putra kecil ayah lagi, kau sudah besar sekarang, kau sangat tampan Riga."


"Sudah jangan menangis, anak ayah tidak cengeng," kata Varo.


Varo membawa Riga dan yang lainnya duduk bersama, Alfi benar-benar bingung dengan istri ayah mertua nya yang sangat banyak sekali. Ia takut suaminya seperti itu juga.

__ADS_1


"Ini ibu sambung mu, nama nya Lina, Anna, dan Vira mereka semua orang Indonesia," kata Varo.


"Ayah kenapa banyak sekali istri mu, kau dulu tidak seperti ini," ucap Riga.


"Hahaha dengarkan dulu, kau pasti mengenal Lina kan, dia wanita yang bersama ayah dulu, ya ayah pergi dari rumah bersama wanita ini. Kau dulu tidak tau kan alasan ayah pergi dari rumah dan memilih nya, nanti ayah jelaskan. Dan istri ke dua ayah Anna, dia memiliki nasib yang kurang beruntung, dia menjadi budak di sini begitu juga dengan istri ayah yang ke tiga, mereka bisa bebas dari perbudakan itu kalau ada pria yang menikahi mereka, dan ayah lah yang menikahi nya."


"Aku tidak percaya," kata Riga.


"Hahaha ayah memang tampan, tapi ayah tidak seperti yang kau pikirkan."


"Oh iya kau sudah dewasa, kau pasti sudah siap untuk menikah, banyak wanita cantik di sini, mau bisa memilih nya, kau mau yang seperti apa, aku akan mencarikan nya untuk mu," kata Varo.


"Maaf, oh jadi kau sudah menikah, selamat Riga. Istri mu benar-benar sangat cantik," kata Varo.


"Sudah kalian istirahat lah dulu, Riga besok ikut dengan ayah."


"Malam ini aku ingin berbicara banyak dengan mu,, sayang kamu istirahat lah dulu," kata Riga.

__ADS_1


"Alfi aku titip Marcel," ujar Nathan.


"Sayang bawa menantu kita ke kamar nya, kalian juga istirahat lah," kata Varo.


Alfi dan yang lainnya sudah pergi meninggalkan tempat itu, hanya ada Riga, Nathan serta Varo yang masih di sana. Riga masih sangat penasaran dengan kisah ayah nya, lagi pula ia belum puas berbicara dengan Varo, masih ada rasa rindu yang dalam di hati Riga pada Varo.


"Jadi itu istri paman, bagaimana kalau mainnya," kata Nathan.


"Ya untuk main sekaligus tiga kah, kenapa tidak langsung tiga jika bisa melakukan nya."


"Ayah kuat, aku satu saja sudah puas."


"Hahaha ya sebenarnya juga satu sudah cukup, tapi kan ayah punya tiga istri kenapa tidak di lakukan saja," ucap Varo.


"Jadi bagaimana yah, kenapa ayah memilih wanita itu, aku anak mu kenapa tida bertahan demi aku."


"Tidak bisa Riga, mamah ku sudah keterlaluan, ayah sudah tidak kuat. Bukan hanya sekali tetapi beberapa kali, tidak hanya itu mamah mu juga sudah membalikkan fakta. Ayah tidak selingkuh dengan istri ayah sekarang, kami hanya sering bertemu untuk melampiaskan rasa marah di dalam diri kami masing-masing tetapi mamah mu malah menuduh ayah."

__ADS_1


"Aku tau ayah tidak mungkin melakukan hal buruk, aku juga tidak memiliki hubungan baik dengan mamah, aku hanya dekat dengan kakek," kata Riga.


"Ayah tidak bisa bertemu dengan mu karena kakek mu, dia tidak mengizinkan ayah, dan sekarang kau malah datang menemui ayah," ucap Varo


__ADS_2