
Acara yang paling mereka tunggu akhirnya tiba juga, apalagi jika bukan pernikahan Varo dan juga Jolie. Pernikahan dua orang yang berbeda zaman, berbeda generasi dan juga berbeda kasta. Cinta memang sangat sulit untuk ditebak, mau bagaimana pun kalau jodoh tetap akan bersatu.
Riga menggelengkan kepalanya saat melihat Varo yang sedang bersiap-siap. Ia bingung nasib apa yang membuat ayah nya begitu beruntung, bisa menikah dengan banyak wanita dan lain sebagainya. Wajah memang tampan tapi banyak pria lain yang lebih tampan dari nya di luar sana, tetap saja Varo pria yang paling beruntung.
"Hahaha kenapa kau melihat ku seperti itu," tanya Varo.
"Aku ingin bertanya pada ayah, pelet apa yang ayah gunakan, katakan pada ku, pelet apa yang ayah gunakan sampai banyak wanita yang mau dengan ayah."
"Ketampanan, kegagahan, kekayaan dan sudah pasti nasib yang sangat baik," kata Varo.
"Hadeh, ayah aku tak mau seperti ayah, pasti hidup ayah tidak seenak yang aku lihat, banyak hal yang ayah rasakan pasti," ucap Riga.
"Itu tau, kau pikir, ayah tidak mempunyai banyak masalah. Tapi untuk urusan wanita semenjak lepas dari mamah mu, aku sangat bahagia, banyak wanita yang dekat dengan ku," kata Varo.
"Ya ya ya, sudah siap kan ayah," tanya Riga.
"Aku sangat siap, siap sekali untuk menikah," jawab Varo.
"Bagas dengan istri istri ayah," tanya Riga.
"Aku sudah mengubungi nya tadi, dan mereka sudah memberikan mu restu, mereka akan pulang saat aku selesai berbulan madu."
"Bukan hanya sangat baik cantik tetapi mereka benar-benar sangat baik, aku yakin ayah sangat penting beruntung memiliki mereka semua."
Di kamar lain. Jolie sedang bersama abang dan kakak ipar nya. Hanya mereka berdua dalam keluarga nya saat ini.
"Kau sangat cantik, tapi aku bingung kenapa kau mau dengan paman Varo," tanya Tiffany.
"Semua orang punya tipe kak, tipe ku ya seperti paman Varo," jawab Jolie.
"Ya ya ya, jadi kau masih perawan tidak, nanti paman Varo zonk lagi," tanya Tiffany.
"Masih dong kak, aku masih perawan tinting, hahaha kakak bahasa dengan abang itu, aku sudah pernah melihat milik nya, ukuran nya seperti cacing alaska, hahaha pasti sangat sakit sekali ya kak," tanya Jolie.
"Hahaha ya jelas lah, tapi sudah terbiasa kok, sekarang giliran kamu, siap saja rasakan Bagaimana sakit nya."
"Aku sudah sangat siap kok, abang bagaimana pernikahan ku, siapa yang akan menikahkan ku," tanya Jolie.
__ADS_1
"Aku tidak bisa menikahkan mu, kau bukan adik kandung ku," jawab Roger.
"Jadi siapa yang akan menikahkan ku," tanya Jolie.
"Pangulu la, sudah jangan memikirkan hal itu, abang keluar dulu ya, mungkin paman sudah menunggu diluar sana," ucap Roger.
Di luar sana sudah ada keluarga dan sahabat terdekat yang menunggu mereka berdua, mereka sudah datang untuk menyaksikan pernikahan sakral ini.
Varo dan Riga keluar dari kamar terlebih dahulu. Pria harus sudah ada di sana sebelum pihak wanita.
"Bagaimana kau sudah siap," tanya Warsa.
"Sudah dong yah, hahaha aku sudah tidak sabar, ayah tidak mau menikah lagi," tanya Varo.
"Sudah cukup untuk ku, aku lebih suka melihat my terus menikah, berikan aku cucu lagi," jawab Warsa.
Varo sudah siap untuk melakukan pernikahan. Tak lama Jolie keluar dengan penampilan yang sangat cantik. Hampir semua orang yang tidak tau tentang pernikahan ini terkejut melihat wanita muda yang Varo nikahi. Pasal nya mereka berdua sudah seperti ayah dan anak.
"Ayah mu keren sekali Riga," kata Aldy.
"Ya memang sangat keren, menikah terus tanpa henti, itu lah ayah ku," ucap Riga.
"Tentu tidak, untuk apa aku mempermasalahkan nya, aku malah sangat senang ayah ku menikah lagi, itu tanda nya ia masih mau melanjutkan keturunan nya, karena para istri nya tidak bisa mempunyai anak."
"Begitu toh," ucap Aldy.
Dari kejauhan Putri melihat ke arah Jolie, ia yakin Jolie pasti mengenali nya. Begitu juga dengan Jolie yang langsung notif dengan Putri.
"Abang dia," ucap Jolie.
"Sudah jangan kamu pikirkan, kami sudah tidak ada hubungan apa apa lagi," kata Roger.
"Siapa sayang," tanya Tiffany.
"Mantan ku, kamu jaga aku agar kamu tidak dekat dekat dengan ku," jawab Roger.
"Kamu mau dengan mantan mu pun aku tidak peduli," kata Tiffany.
__ADS_1
"Sial dia masih saja cuek dengan ku," ucap Roger.
Hal yang paling ditunggu pun datang. Pernikahan Jolie dan Varo, tidak butuh waktu lama Varo menikah dengan Jolie, semua terlihat sangat bahagia atas pernikahan ini.
"Sayang," ucap Jolie.
"Iya sayang, kamu sudah tidak sabar," tanya Varo.
"Apa si, aku sangat senang akhirnya aku mempunyai suami yang sangat aku idamkan," jawab Jolie.
"Ayah akhirnya kau menikah lagi," Riga pria utama yang memberikan selamat pada Varo, semua ini juga karena nya yang membawa Jolie pulang ke rumah.
"Iya Riga, Semoga ini jalan terbaik untuk ayah dan semua orang ayah sangat bahagia dengan pernikahan ini. Dan semoga kelian semua juga bahagia dengan pernikahan ayah," kata Varo.
"Sudah pasti yah, pasti kami bagaimana dengan pernikahan ini, semua orang terlihat bahagia."
"Jaga nama baik mu, jangan membuat ulah, ingat kau siapa sekarang dan dimana kau bersama sekarang," kata Roger yang memperingati adik nya.
"Iya bang aku tau itu."
"Kau tenang roger, aku pasti mendidik adik mu dengan baik, jangan khawatir masalah itu," kata Varo.
Setelah acara utama selesai hal yang mereka tunggu pun jadi, yaitu pesta dengan musik yang keras. Mereka berjoget dengan sangat asik di bawah aliran musik yang sangat keras.
"Sayang jangan berlebihan," kata Alfi.
"Sstt sudah lah sayang, ini untuk aku bersenang-senang, liat mereka semua berjoget dengan sangat asik. Aku ingin melupakan semua masalah yang sedang menghampiri ku," ucap Riga.
"Ya sudah pergi sana, tapi ingat jangan dekat dekat dengan wanita lain," kata Alfi.
Riga pun bergabung dengan yang lainnya. Ia tidak mau ketinggalan dengan Aldy dan Roger. Sudah sangat lama mereka tidak seperti ini.
"Hahaha kau sangat gila," kata Aldy.
"Kau memang gila, kau bisa mengajak ayah mu membuat pesta seperti ini."
"Hahaha bisa lah siapa dulu Riga, kalian suka kan jangan sia siakan semua ini," kata Riga sambil berteriak dengan sangat keras.
__ADS_1
Aldy berjalan naik ke atas panggung. Ia sudah siap untuk bernyanyi, ia akan membuat acara ini lebih baik lagi. Aldy sudah biasa membuat acara seperti ini lebih meriah lagi.