Menikah Dalam Perjodohan

Menikah Dalam Perjodohan
Episode 158 S2


__ADS_3

"Kau ya, kau yang c ku melakukan acara ini, tetapi kau pulak yang hilang ntah kemana," ucap Bella.


"Hahaha maaf maaf, aku sedang mencari Ivan, dimana dia," tanya Alvaro.


"Dia tadi dengan Pactrik," jawab Bella.


"Lah bagaimana dia, kata ingin menjaga ku, malah pergi ntah kemana," kata Alvaro.


"Lah emang nya kau siapa harus di jaga, kau bukan anak kecil yang harus di jaga Alvaro."


"Iya si, istri ku saja yang berlebihan."


"Minum." Bella memberikan satu gelas minuman alkohol pada Alvaro.


"Tidak, aku sudah tidak kuat minum," ucap Alvaro.


"Halah kau lemah sekali, ayo satu gelas saja," kata Bella.


"Ayo Alvaro kau tidak bisa minum..."


"Minum... minum.. minum..." Mereka semua memaksa Alvaro untuk meminumnya.


"Oke oke." Alvaro mengambil nya dan langsung menenggak nya sampai habis.

__ADS_1


"Hmmmm gila, tinggi sekali," ucap Alvaro.


"70%," kata Bella.


"Gila aku tidak bisa," ucap Alvaro.


"Kenapa al," tanya Bella.


"Tak papa," jawab Alvaro.


Alvaro tidak bisa mentoleransi kadar Alkohol yang terlalu tinggi, tubuh nya tidak mampu melakukan itu. Dengan kadar rendah saja terkadang sudah membuat Alvaro mabok tidak jelas.


"Alvaro," ucap Bella.


Ia berjalan mencari keberadaan Ivan, ia ingin meminta pada Ivan agar Ivan mengantarkan nya pulang ke Apartemen.


Ivan sudah tidak ada di sana. Ia sudah pergi bersama dengan Vera meninggal kan lokasi pesta. Jika sudah bersama dengan orang yang di cintai Ivan lupa menjalankan amanat dari Melanie. Ia melupakan Alvaro dan pergi meninggalkan Alvaro begitu saja di lokasi pesta.


"Ivan," teriak Alvaro.


Sambil sempoyongan Alvaro berjalan mencari keberadaan Ivan. Karena sudah mulai mabok Alvaro tidak tau jika dia berjalan menuju kolam renang. Dan hal tak terduga pun terjadi.


"Byur..." Alvaro masuk ke dalam kolam renang.

__ADS_1


Hal itu membuat teman teman nya terkejut dan langsung menolong Alvaro. Meskipun sudah terkena air yang cukup dingin Alvaro belum mampu mengendalikan dirinya. Bukti nya ia hanya diam saat orang orang menarik nya ke atas.


"Alvaro, kenapa bisa seperti ini si." Bella langsung membantu Alvaro.


"Hmmm sayang," ucap Alvaro.


"AkU Bella bukan istri mu," kata Bella.


"Jika tidak di ganti kau akan kedinginan Al, ayo aku bantu mengganti pakaian mu," ucap Bella sambil membawa Alvaro pergi dari sana.


Pukul menunjukkan 11 malam. Melanie masih menunggu kedatangan suami nya di ruang tamu. Ia yakin Alvaro akan pulang sebentar lagi, beberapa panggilan sudah Melanie lakukan tetapi Alvaro maupun Ivan tidak ada yang mengangkat nya.


"Drttt... drrrtt.. drrrtt." Handphone Melanie berbunyi.


Melanie melihat ada nomor asing yang mengirimkan beberapa foto ke nomor wa nya. Karena penasaran Melanie membuka video dan foto itu.


Mendadak Handphone Melanie terjatuh saat melihat semuanya. Hal yang benar-benar tidak Melanie duga terjadi. Seseorang yang ia cintai tidur dengan wanita lain. Wanita yang sangat ia kenal, hati Melanie terasa sangat sakit, ia tidak bisa mendengar suara ******* dari video itu.


Melanie membanting handphone nya dan langsung masuk ke dalam kamar. Air mata nya mengalir dengan sangat deras. Rasa sakit benar-benar sedang menusuk hati nya.


"Aku membenci mu," teriak Melanie sambil membanting foto pernikahan nya dengan Alvaro.


Melanie tidak bisa berpikir dengan tenang lagi. Ia tidak tau apakah video itu benar-benar terjadi atau tidak. Rasa cemburu dan sakit membuat Melanie enggan memikirkan apapun lagi tentang video dan foto itu.

__ADS_1


Note : Sedikit konflik ya... Agar tidak boring...


__ADS_2