Menikah Dalam Perjodohan

Menikah Dalam Perjodohan
Episode 127 S2


__ADS_3

"Pactrik sudah malam ayo pulang," ucap Vera.


"Oh iya, al aku pulang dulu, lain kali aku akan berkunjung," kata Pactrik.


"Hmmm, iya datang lah sesuka mu," ucap Alvaro.


Pactrik dan Vera pun pergi meninggalkan tempat itu, saat ini Ivan dan Alvaro hanya tinggal berdua saja, karena teman teman yang lainnya juga sudah mulai meninggalkan apartemen Alvaro.


"Kenapa bisa al," tanya Ivan.


"Dia mantan istri ku, sebelum menikah Pactrik kan mempunyai pacar ya itu Melanie pacar nya, mana mereka berdua sangat mencintai," ucap Alvaro.


"Jadi mereka berdua pernah berpacaran, oh iya aku tau, Pactrik pernah cerita dia memutuskan pacar nya karena akan ke Jerman."


"Pactrik sudah memutuskan nya, Melanie sudah menikah dengan mu, jadi Melanie itu milik ku, kenapa dia masih mengharapkan nya, aku malah mendengar Pactrik meminta kembali dengan Melanie. Mereka berdua sama sama tidak jujur pada ku."


"Jadi kau hukum dia dengan menggoyang nya," tanya Ivan.


"Terpaksa, enak si tapi kurang menikmati karena sedang marah," jawab Alvaro.


"Mana Video nya," tanya Ivan yang masih berjuang mendapatkan Video itu.


"Lupa nanti pagi aku buat, aku ingin melakukan nya lagi, belum hilang rasa penasaran ku," kata Alvaro.


"Ya sudah aku ingin pulang, jika aku terlalu lama di sini bisa bergaung dengan mu aku."


"Bergabung bagaimana," tanya Alvaro.


"Bergabung menggoyang istri mu." Ivan langsung berlari meninggalkan Alvaro.


"Kurang ngajar," ucap Alvaro.

__ADS_1


Alvaro menutup pintu apartemen nya dan kembali masuk ke dalam kamar. Ia sudah sangat lelah dan ingin tidur dengan nyenyak.


"Melanie kau belum tidur," tanya Alvaro.


"Tidak bisa," jawab Melanie.


Alvaro tidur di samping Melanie dan memeluk nya.


"Ada apa, menyesal memberikan kesucian mu pada ku," tanya Alvaro.


"Tidak itu hak mu," jawab Melanie.


"Apa kamu pernah cemburu Alvaro," tanya Melanie.


"Pernah lah, sakit rasa nya, aku tidak mau merasakan rasa itu. Enak rasa tadi Melanie, itu mu sangat enak," jawab Alvaro.


Melanie mendekati bibir Alvaro dan mencium nya dengan lembut, sebelum nya ia tidak pernah mencium Alvaro lebih dulu.


"Tidak ada." Melanie memeluk Alvaro dengan erat. Kulit mereka berdua kembali bersentuhan merasakan rasa hangat bersama.


"Nonton yuk," ucap Alvaro.


"Nonton apa," tanya Melanie.


"Film dewasa, agar banyak gaya baru," jawab Alvaro.


"Tidak mau, itu sakit Alvaro sudah tidak bisa masuk kau paksa masuk," kata Melanie.


"Nama nya enak ya harus masuk," ucap Alvaro.


"Melanie kau punya hutang pada ku," ucap Alvaro.

__ADS_1


"Hutang apa," tanya Melanie.


Lomba berenang kemari," jawab Alvaro.


"Oh iya apa yang ingin kamu minta," tanya Melanie.


"Perjanjian kita kan aku bisa melakukan apa saja yang ku mau selama satu hari, dan kau harus menuruti nya."


"Hmmm mulai dari malam ini sampai malam besok," ucap Melanie.


"Sosis ku bangun, kamu ingin mencoba nya," tanya Alvaro.


"Alvaro itu kan bekas masuk dari sana," jawab Melanie.


"Ya terus kan bekas kamu juga, cepat lah."


Alvaro kembali melepaskan celana nya, mereka berdua kembali sama sama tidak memakai apapun.


Di tempat lain Pactrik bingung apakah Alvaro tau semua nya. Ia merasa sifat Alvaro berbeda pada nya, ada sesuatu yang sedang Alvaro pendam.


"Kenapa Pactrik," tanya Vera.


"Vera ingin jadi pacar ku tidak," tanya Pactrik.


"Pacar mu? kau serius," tanya Vera.


"Iya aku nyaman dengan mu, mau tidak?"


"Ya aku mau." Vera benar-benar terkejut Pactrik menembak nya begitu muda nya


"Mungkin dengan berpacaran dengan Vera aku bisa menyembunyikan semuanya."

__ADS_1


__ADS_2