Menikah Dalam Perjodohan

Menikah Dalam Perjodohan
Episode 55 S2


__ADS_3

"Hahaha ayo terus bernyanyi," teriak Aldy.


"Bagus al bagus," ucap Riga.


Para istri sudah bersiap siap untuk memberikan pelajaran suami mereka jika suami mereka melakukan hal yang aneh aneh, mereka tidak Terima jika para suami mulai melakukan hal di luar batas. Mata tajam mereka memperhatikan apa yang para suami mereka lakukan.


"Alfi apa suami mu memang seperti itu," tanya Tiffany.


"Tidak ah, dia tidak seperti itu, ini pertama kali nya aku melihat nya begitu, seperti nya dia ingin main main dengan ku," jawab Alfi.


"Gas Alfi gas, jangan kasih kendor, buktikan pada nya jika kita wanita tidak bisa diremehkan," kata Tiffany.


"Sabar Tiffany jangan buru buru, mereka belum berlebihan. Aku kata masih di batas ambang batas aman. Nanti jika sudah berlebihan baru kita gas mereka semua. Tidak ada alkohol juga yang bisa membuat mereka semakin gila."


"Oh iya Alfi, kata Roger kita akan pergi berlibur pakai kapal pesiar," tanya Tiffany.


"Aku belum ada pembicaraan ke sana si, mungkin saja karena Riga kalau ingin mengajak ku pergi mendadak," jawab Alfi.


"Aku sudah tidak sabar, pasti akan terasa sangat menyenangkan, kita juga sudah lama tidak berlibur," kata Tiffany.


"Iya kau benar, kita juga sudah tidak pernah berlibur bersama, dulu kita sering melakukan nya. Tapi jangan senang dulu Tiffany mereka mengajak kita pergi bisa saja tidak bisa membuat kita berlibur dengan terus melayani mereka. Ah terkadang aku sangat kesal tapi terkadang hal itu menyenangkan," ucap Alfi.


"Ya kau benar Alfi, kau sama merasakan apa yang aku rasakan. Tapi ya begitu lah, mau bagaimana lagi mereka itu suami kita, bisa kita menolak mereka? tidak kan, ya hanya pasrah tetapi juga sangat menyenangkan untuk kita. Sejak menikah beberapa minggu yang lalu aku baru tiga kali melakukan nya. Dan rasa nya sakit sekali," kata Tiffany.


"Hey bagaimana baru tiga kali, kalian sudah cukup lama menikah loh," tanya Alfi.


"Ya pertama malam pertama, ke dua pagi nya, setelah itu aku demam dan kemarin terakhir yang ketiga malah sobek," jawab Tiffany.


"Sobek," tanya Alfi yang sangat terkejut mendengar pengakuan Tiffany, ia tidak pernah sampai sobek seperti yang dikatakan Tiffany.


"Iya sobek, kata dokter karena terlalu di paksa masuk. Jadi aku tidak bisa melakukan nya sampai lusa. Setelah itu baru boleh," kata Tiffany.


"Nasib mu sungguh malang Tiffany, apa punya Roger sebesar itu sampai membuat milik mu sobek," tanya Alfi.


"Jangan tanya aku Alfi, kau tau terong ungu besar di kebun seperti itu lah, lebih besar malah. Mau mati aku rasa nya. Bayangkan saja tinggi ku hanya 155 CM melayani Pria seperti Roger kalah aku nya," jawab Tiffany.

__ADS_1


"Tapi awal nya saja kan, kalau sudah enak pasti kau ketagihan," kata Alfi.


"Hahaha kau benar, aku sangat ketagihan kalau sudah tidak sakit. Rasa nya seperti terbang ke langit ke tujuh."


Acara terus berlangsung mereka masih memperhatikan para suami yang masih asik dengan keasikan mereka. Para istri tidak mau mengganggu suami mereka yang seperti nya sedang sangat bahagia.


"Sudah lah, selesai kan semuanya, sudah istirahat," kata Varo.


"Hahaha iya yah, sudah tidak sabar ya, pasti akan berisik jika kami Bernyanyi seperti ini, nanti salah masuk lubang lagi," kata Riga.


Mereka menghentikan acara ini dan langsung berjalan mendekati istri mereka.


"Sudah puas," tanya Alfi.


"Hehehe Terimakasih sayang," jawab Riga.


"Iya sayang, kata Tiffany kita akan berlibur dengan menggunakan kapal pesiar," tanya Alfi.


"Iya sayang, aku lupa mengatakan nya pada mu, lusa kita berangkat sekarang kita istirahat dulu."


"Aku sangat menyesal, kenapa milik ku besar sekali," kata Roger.


"Sabar itu bukannya kebanggan para lelaki," tanya Tiffany.


"Kebanggaan bagaimana? kalau tidak besar sekali tidak papa, ini sudah melawati batas. Aku tidak bisa mendapatkan jatah," jawab Roger.


"Sabar Roger, lusa kamu tidak bisa menahan nya, ini kan masih pemilihan, aku tidak mungkin bisa melayani mu dulu," kata Tiffany.


"Kami sebenarnya sangat perhatian padaku, tapi kamu juga seperti nya cuek pada ku, aku sangat bingung dengan mu. Sebenarnya kamu cinta tidak si pada ku," ucap Roger.


"Nah itu kepo, malas aku menjawab nya," kata Tiffany.


"Jawab Tiffany, kamu mencintai ku tidak si," tanya Roger.


"Ya aku tidak bisa menjawab nya, memang aku sudah nyaman pada mu, tapi untuk mengakui perasaan ku aku tidak bisa, aku masih membutuhkan proses untuk mencintai mu," jawab Tiffany.

__ADS_1


"Iyalah aku sangat senang mendengar hal itu, dengan kata nyaman arti nya aku sudah satu langka maju masuk ke dalam hati mu."


Di kamar pengantin baru, Varo sudah berbaring di atas ranjang dengan bertelanjang dada. Ia menunggu istri nya yang sedang membersihkan diri di dalam kamar mandi.


"Sayang," Jolie keluar dari dalam kamar dengan pakaian yang sangat seksi, ia sengaja melakukan hal itu agar suami nya langsung tertarik dengan nya.


Mata Varo di manjakan dengan bentuk tubuh istri nya. Apalagi Jolie langsung duduk di atas pangkuan nya.


"Sayang," ucap Jolie.


"Kamu sudah tidak sabar ya sampai menggoda ku seperti ini," tanya Varo.


"Hahaha kamu tidak mau ni, ya sudah aku ganti pakaian." Jolie ingin turun dari atas pangkuan Varo. Tetapi Varo menarik nya dan langsung menyerang Jolie tanpa henti. Serangan yang sangat luar biasa sekali.


"Sayang," ucap Jolie sambil mengerang merasakan serangan dahsyat Varo.


Pemanasan pun berlangsung dengan cukup lama, satu persatu apa yang mereka pakai lepas dari tempat nya. Sampai tiga Varo sudah siap membuat lubang baru.


"Aku takut,, ucap Jolie, mata nya tertuju pada Varo yang lagi mengarahkan sosis nya ke posisi yang tepat. Seperti yang Jolie duga milik Varo pasti mampu membuat nya terpuaskan.


"Sakit," ucap Jolie.


"Belum masuk sayang," kata Varo dengan suara yang tertahan, ia ingin tertawa melihat Jolie yang begitu ketakutan, memang si ia yakin rasa nya pasti akan sakit. Apalagi Jolie masih 19 tahun yang belum mengerti hal. itu.


"Tahann ya," Varo mulai mendorong nya masuk ke dalam.


"Ahkkk sakit," teriak Jolie.


"Gila rasa nya sangat luar biasa, kenapa sulit sekali masuk ke dalam, mana dia mau menangis lagi," kata Varo.


Varo kembali mencium bibir Jolie, ia tidak mau membuat Jolie merasa tersiksa akan hal ini. Jadi nya ia membuat Jolie ingin merasa nyaman dengan semuanya. Jolie meneteskan air mata nya saat Varo mulai mendorong nya lebih masuk ke dalam.


"Ahhhh sakit," teriak Jolie.


"Bagus aku sudah membobol nya," kata Varo yang sudah berhasil mengambil kesucian Jolie.

__ADS_1


__ADS_2