Menikah Dalam Perjodohan

Menikah Dalam Perjodohan
Episode 27 S2


__ADS_3

"Kamu yakin ingin membawa ku ke Surga," tanya Roger.


"Jika kamu mau sayang," jawab Selena.


"Kamu berharap aku menikah dengan mu," tanya Roger.


"Bukan nya, tujuan dari sebuah pacaran adalah pernikahan," jawab Selena.


"Hahaha tapi tidak ingin menikah dulu, banyak yang harus aku lakukan dan lagi. Kamu lupa aku masih terikat dengan sebuah pernikahan dengan seseorang," kata Roger.


"Kamu belum berpisah dengan nya," tanya Selena.


"Belum, aku masih sedikit berharap dengan nya. Jika aku berpisah dengan nya, status ku akan berubah menjadi duda," jawab Roger.


"Hahaha aku masalah itu, kamu suami impian ku sayang," kata Selena.


"Aku tidak putih seperti pria pada umumnya, kulit ku kuning langsat, aku tak kaya juga. Apa yang kamu harapkan dari ku?"


"Kegagahan mu sayang," ucap Selena.


Roger mencium bibir Selena dengan sangat beringas nya. Ini ciuman terbringas yang pernah Selena rasakan. Ntah kenapa dengan hanya ciuman Selena sudah seperti di bawa terbang oleh Roger. Roger benar-benar seperti serigala yang begitu ganas.


Selena merasakan sesuatu yang membesar di bawah sana, semakin membesar sampai Selena merinding merasakan hal itu.


"Tidak tidak ini terlalu besar," batin Selana.


"Kenapa ha," tanya Roger.


"Tidak ada, Selena mengurungkan niat nya, ia turun dari atas pangkuan Roger, seperti nya selena terkena mental karena sosis yang seperti nya begitu besar.


"Ada apa?"


"Seperti nya aku datang bulan," jawab Selena.


"Lain kali di perhatikan lagi, kamu sudah membangunkan nya dan sekarang kamu tidak tanggung jawab ke pada nya," kata Roger.


"Maafkan aku," ucap Selana.


Roger menarik Selena kembali ke atas pangkuan nya, ia tau jika Selena sedang berbohong, mana mungkin datang bulan datang secara tiba2 seperti itu.


"Kamu takut karena nya kan," tanya Roger.


"Dia besar sekali," jawab Selena.


"Kamu bukan seorang gadis, untuk apa kamu takut lagi, mungkin dia akan menyesuaikan dengan ukuran ku," kata Roger.

__ADS_1


"Kakak." Jolie bergabung dengan mereka berdua.


"Hay Jolie," ucap Selena sambil turun dari atas pangkuan Roger.


"Apa kabar kak," tanya Jolie.


"Sangat baik," jawab Selena.


"Kalian mengobrol lah, aku akan keluar dulu sebentar," ucap Roger dan pergi meninggalkan mereka berdua.


Roger berjalan ke arah kamar mandi, ia sangat kesal pada Selena, dia sudah membangunkan nya tetapi tidak mau menidurkan nya kembali, jika seperti ini diri nya pasti akan tersiksa.


"Kurang ngajar." Roger mengambil sabun untuk melakukan olahraga lima jari. Roger duduk di atas kolset dan mulai menggerakkan ke dua tangan nya. Bisa di bayangkan besar nya sosis pria latin ini sampai menggunakan ke dua tangan nya.


"Riga benar, aku harus mencari wanita yang mau menerima ku luar dan dalam," batin Roger.


Di ruang tamu, ke dua wanita ini mulai bergosip.


"Kakak tau, ada pria tampan suami pemilik Vila ini datang, dia sangat tampan, putih bersih dan sangat gagah," kata Jolie.


"Kau tak berbohong, bagaimana mungkin bisa aku tidak tau akan hal ini," ucap Selena.


"Hahaha aku saja sangat tertarik pada nya, dia benar-benar sangat tampan, tubuh nya membuat ku panas, benar benar-benar atletis seperti kakak," kata Jolie.


"Kakak mu bule," tanya Selena.


"Pantas saja," ucap Selena sambil bergidik ngeri.


"Kenapa kak emang nya," tanya Jolie.


"Tidak ada si, lalu dimana pria itu, aku ingin melihat nya," tanya Selena.


"Hahaha pria itu sudah pergi, seperti nya dia ke tempat saudara nya."


"Aku melewatkan momen yang sangat langka," kata Selena.


Riga dan Aldi sedang berada di kolam renang berdua. Riga masih heran dengan kakek nya, memang mamah nya di asingkan tetapi mendapatkan fasilitas yang hampir di katakan lengkap, hal ini tidak seperti seseorang yang di asingkan pada umumnya.


"Pantas saja kau beta di sini," kata Riga.


"Hahaha nikmat mana lagi yang aku lewatkan, memiliki dua istri, tidak bekerja dengan keras memiliki banyak uang dan memiliki tempat tinggal yang sangat nyaman seperti ini," ucap Aldi.


"Hahaha benar sekali, dua istri ya. Jadi bingung kenapa orang orang di sekeliling ku, memiliki istri di lebih dari satu, aku tida ingin tapi aku penasaran bagaimana rasa nya," kata Riga.


"Hahaha jangan, kau tak akan kuat, pria beristri lebih dari satu harus memiliki stamina yang kuat," kata Aldi.

__ADS_1


"Kau pikir stamina ku tidak kuat, kau mengejek ku," ucap Riga.


"Hahaha tidak begitu, tapi untuk membuktikan nya menikah saja lagi," kata Aldi.


"Menikah tidak semudah yang kau katakan, istri ku sudah jauh lebih dari cukup untuk ku. Jauh jauh dari kata menikah lagi," ucap Riga.


"Ya ya ya aku paham," kata Aldi.


Keesokan harinya, hari pernikahan Aldy dan Karina. Sejak kemarin Aldy belum kembali ke rumah nya bersama dengan Putri, ia hanya memberikan kabar jika ia sedang keluar kota selama tiga hari. Untuk saat ini berbohong adalah jalan yang terbaik untuk Aldy lakukan.


"Sudah jangan banyak pemikiran ayo," ucap Lucas.


"Ayah aku Mohon, jangan ayah, aku tidak ingin menikah dengan nya," kata Aldy.


"Sudah terlambat, sudah banyak orang yang menunggu kita, aku tidak mau semua orang mentertawakan keluarga ku," kata Lucas


Aldy sudah tampil tampan dengan jas berwarna putih, semua nya seperti sudah sangat sempurna tetapi wajah Aldy menunjukkan jika ia tidak ingin pernikahan ini terjadi.


"Sayang, maafkan aku. Aku janji akan menyelesaikan semuanya dengan baik," batin Aldy.


Aldy keluar dari dalam kamar nya, di luar sana sudah banyak orang yang akan menyaksikan pernikahan mereka berdua. Pernikahan antara Karina dan Aldy.


"Ini yang kita tunggu sayang," ucap Karina.


"Bukan kita tapi kau, aku tidak menunggu momen ini sama sekali," kata Aldy.


"Sayang sudah siap untuk malam pertama kita," tanya Karina.


"Malam pertama hanya untuk orang yang saling mencintai, dan itu tidak akan terjadi pada kita berdua," jawab Aldy.


Pernikahan pun di mulai. Hal yang tidak Aldy inginkan terjadi, mereka berdua resmi menjadi pasangan suami istri, menurut agama dan hukum berbeda dengan Putri yang hanya ia nikahin secara siri saja.


"Maafkan aku sayang maaf," batin Aldy.


"Akhirnya aku mendapatkan mu Aldy, aku akan mu membuat mu bertekuk lutut di hadapan ku," kata Karina


Setelah pernikahan pesta di mulai, Aldy dan Karina menyambut tamu yang hadir. Lucas mendekati mereka berdua karena ia sangat risih dengan wajah putra nya ini.


"Minum lah," kata Lucas.


"Apa ini," tanya Aldy.


"Aku muak dengan ekspresi wajah mu, lebih baik kau minum agar perasaan mu lebih baik."


Aldy mengambil gelas itu dan meminum nya dengan sekali tegukan. Ia memang sangat memerlukan air.

__ADS_1


Maaf ya tidak sesuai dengan keinginan kalian, tapi percaya lah semuanya berakhir bahagia...


__ADS_2