Menikah Dalam Perjodohan

Menikah Dalam Perjodohan
Episode 52


__ADS_3

"Hey kau kenapa," tanya Riga yang sangat kesenangan.


"Hmmmm." Alfi malah semakin mempererat pelukan nya.


"Kau kenapa, jangan aneh aneh Alfi," tanya Riga.


Alfi melepaskan beberapa kancing baju Riga, tangan nya bergerak menelusuri setiap jengkal tubuh suami nya. Rasa nya Riga ingin meledek seketika, perlakuan Alfi padanya terasa sangat aneh.


"Jangan macam macam Alfi," ucap Riga.


"Wangi," kata Alfi.


Riga menggendong Alfi ke atas kasur, ia rasa Alfi sedang sakit karena tubuh nya terasa cukup hangat tidak seperti biasanya. Tangan Alfi terus membuka kancing baju suami nya sampai ke kancing terakhir yang membuat tubuh Riga terlihat sangat jelas. Gerakan tangan Alfi di dada dan perut nya membuat sesuatu di bawah sana terbangun dari tidur nya.


Riga masih membiarkan Alfi menelusuri perut dan dada bidang nya, beberapa ciuman Alfi lakukan yang membuat Riga cukup terkejut, kulit nya yang berwarna putih bersih langsung memerah seketika.

__ADS_1


Alfi bergerak naik ke atas tubuh Riga, ia tersenyum sambil membuka beberapa kancing baju di tubuh nya. Setelah itu ia menarik pakaian yang ia kenakan sampai terlepas dari tempat nya.


"Alfi." Mata Riga terbelalak saat melihat tubuh istri nya tanpa penutup, hanya dua kaca mata yang menutupi dua gunung kembar yang sudah terlihat cukup jelas.


"Aku aneh, kau jangan seperti ini." Riga menarik Alfi dan memeluk nya dengan erat, ia tidak yakin bisa menahan nya lagi kalau Alfi bertindak lebih jauh dari biasa nya.


Alfi tidak bisa diam di pelukan Riga, tubuh nya malah semakin terasa panas. Bagian inti nya terasa sangat gatal, ia benar-benar butuh seseorang untuk mendinginkan tubuh nya. Tangan Alfi malah sudah berada di atas junior nya, Alfi ******* ***** laras panjang itu sampai bangun seutuhnya.


Riga menggendong Alfi ke kamar mandi dan mengunci Alfi di dalam sana. Setelah itu ia berlari mencari bantuan, ia tidak tau apa yang terjadi pada istri nya.


"Kakek Nathan, ada yang aneh," kata Riga.


"Sudah ayo ke kamar mu," kata Warsa.


"Rencana B," batin Nathan.

__ADS_1


Di dalam kamar. Nathan dan Warsa membawa Riga ke atas ranjang. Riga semakin kebingungan saat melihat Nathan dan Warsa melakukan hal itu padanya. Apalagi tiba-tiba Nathan mengeluarkan beberapa borgol.


"Aku ingin keponakan Riga." Nathan Memborgol tangan Riga, bukan hanya tangan kaki juga ia borgol agar Riga tidak bisa bergerak lagi.


"Ahhkk apa yang kalian lakukan," teriak Riga.


"Aku ingin cicit dari mu, kau sangat menjengkelkan," kata Warsa.


Warsa dan Nathan pergi meninggalkan tempat itu, sebelum itu ia sudah membuka pintu kamar mandi agar singa betina keluar dari kandang nya.


"Tunggu kek." Nathan menarik celana yang Riga kenakan sampai benda yang tertutup keluar dari tempat nya.


"Ahok Bajingan," teriak Riga.


"Masih berfungsi, kenapa tidak kau gunakan," kata Warsa.

__ADS_1


Warsa dan Nathan benar-benar pergi meninggalkan tempat itu. Tak lama dengan hanya menggunakan dalaman saja. Alfi keluar dari kamar mandi. Ia tersenyum melihat mangsa nya sudah tidak bisa apa apa.


Wajah Riga memerah menahan malu, ia sudah tidak memakai apa apa dan harus merelakan tubuh nya di lihat oleh oleh istri nya. Junior Riga juga sudah seperti gedung pencakar lain, berdiri dengan sempurna.


__ADS_2