Menikah Dalam Perjodohan

Menikah Dalam Perjodohan
Episode 38


__ADS_3

"Hey Alfi, dia memang teman dekat ku, tapi kau istri ku. Aku tidak mau berbagai wanita dengan nya. Putuskan hubungan kalian atau aku sendiri yang akan turun tangan." Riga mengatakan hal ini dengan nada penuh penekanan. Ini pertama kali nya ia menahan kesabaran, biasa nya saat sudah naik pitam ia akan marah besar pada siapapun.


Alfi cukup terkejut melihat Riga yang sama sekali tidak marah pada nya. Ia sudah tiga bulan tinggal bersama dengan Riga. Ia tau betul bagaimana sikap dan tingkah laku Riga selama ini.


"Kenapa dia tidak marah, ini pertama kali nya aku melihat dia seperti ini," batin Alfi.


Malam ini mereka berdua kembali tidur bersama, meskipun mereka berdua di batasi oleh beberapa guling agar Riga atau Alfi melakukan pelanggaran. Riga memang berbeda dengan pria lain di luar sana, biasa di otak seorang pria hanya kemesuman, tetapi tidak untuk Riga, meskipun sudah menikah ia masih belum siap, ia benar-benar sangat takut anak nya nanti memiliki sikap dan perilaku yang sama dengan nya.

__ADS_1


Pagi hari nya, Alfi dan Riga sedang bersiap-siap untuk pergi meninggalkan rumah ini. Alfi hanya beberapa hari saja di rumah ini, ia cukup kesal akan hal itu karena ia belum melepaskan rasa rindu nya dengan rumah ini. Ia juga masih ingin bersama mamah nya. Selagi Riga masih di kamar mandi, Alfi menemui mamah nya untuk berpamitan terlebih dahulu.


Riga mandi sambil bersenandung, senyuman kecil terus menghiasi bibir nya. Rasa senang di hati nya membuat Riga sampai seperti ini, ia tidak tau kehidupan nya bisa semenyenangkan ini, padahal sebelum nya ia hanya merasakan rasa bosan dan kekesalan di hati nya. Secara perlahan Riga sadar jika selama ini ia hanya memerlukan seseorang wanita.


Alfi tidak lama berada di dalam kamar mamah nya, ia segera ke kamar nya kembali sebelum Riga mencari cari nya. Saat Alfi berada di pintu kamar mandi Riga keluar dengan hanya bertelanjang dada, hal itu sangat mengejutkan Alfi. Tadi ia hanya penasaran kenapa Riga lama sekali di kamar mandi, tau tau nya ia malah mendapatkan asupan di pagi hari.


"Hey cabul, kau mau mengintip ku," tanya Riga.

__ADS_1


"Terus kenapa kau berada di pintu kamar mandi, kau pasti mau mengintip ku kan," tanya Riga.


"Aku tidak mengintip mu, sudah berhenti menuduh ku melakukan nya," jawab Alfi dengan mata yang masih berada di tubuh Riga. Jika terlihat dari dekat tubuh suami nya memang sangat mulus sekali Hanya ada satu luka kecil dekat dengan dada Riga.


"Apa mata mu mau aku congkel," tanya Riga.


"Eh maaf, pemandangan indah memang sulit untuk aku hindari." Alfi membalik tubuh nya, ia sangat ingin melihat pandangan ini terus, tetapi ia juga malu pada Riga yang tidak suka ia perhatikan. Padahal pria pada umumnya tidak seperti itu. Suaminya ini sangat berbeda dari suami lainnya

__ADS_1


Riga buru buru masuk ke dalam ruang ganti, ia langsung memakai pakaian yang di belikan kakek Alfi. Ntah kenapa Riga sangat tidak suka di lihatin seperti itu. Saat membentuk tubuh nya saja, Riga melakukan nya di ruang gym pribadi.


"Jangan sampai wanita cabul itu melihat nya lagi, aku sudah sulit membentuk nya, eh dia malah asik melihat nya. Dasar c*bul sekali," batin Riga.


__ADS_2