
Setelah tiga hari di rawat di rumah sakit, hari ini Valen kembali ke rumahnya. Di sana Papa Alex dan Saka sedang menunggu kedatangannya, sedangkan keluarga Ardiansyah akan datang esok hari.
Setelah turun dari mobil, Valen melangkah pelan menuju pintu rumahnya sambil mengendong Babby Alvin. Nathan dan Erald mengikutinya dari belakang.
" Assalamu'alaikum." Ucap ketiganya serempak.
" Wa'alaikumsallam." Sahut Papa Alex dan Saka bersamaan.
" Selamat datang ke rumah sayangnya Opa." Ucap Papa Alex.
" Terima kasih Opa, Opa apa kabar?" Sahut Valen menanyakan kabar Papanya sambil menyalami Papanya dengan takzim karena kemarin Papanya tidak datang ke rumah sakit. Saka di jemput oleh Irvan.
" Alhamdulillah sehat sayang, silahkan masuk sayang." Ucap Papa Alex.
Valen masuk ke dalam rumahnya.
" Yank mau langsung ke kamar atau duduk dulu di ruang tamu?" Tanya Nathan.
" Aku langsung ke kamar aja Mas." Sahut Valen.
" Berikan Al sama Papa, biar Mas gendong kamu ke atas." Ujar Nathan.
" Iya sini sayang biar Alvin sama Papa aja." Ucap Papa Alex.
Valen memberikan Alvin kepada Papa Alex. Setelah itu Nathan menggendong Valen ala bridal style menaiki anak tangga menuju kamarnya. Valen mengalungkan tangannya ke leher Nathan. Ia menatap wajah Nathan yang masih terlihat tampan walau usianya sudah berkepala tiga.
" Buka sayang." Ucap Nathan setelah sampai di depan pintu kamarnya.
Ceklek.....
Valen membuka pintunya. Keduanya masuk ke dalam di ikuti Papa Alex, Erald dan Saka. Nathan membaringkan Valen di atas ranjang dengan pelan.
" Terima kasih Mas." Ucap Valen.
" Sama sama sayang, sekarang istirahatlah." Sahut Nathan mencium kening Valen.
" Alvin mau di tidurkan dimana Len?" Tanya Papa Alex.
" Sini aja Pa, di samping Valen." Sahut Valen menepuk kasur di sisi kirinya.
" Alvin sayang sama Mami dulu ya." Ujar Papa Alex menidurkan Alvin di sebelah Valen.
" Iya Opa, makasih." Sahut Valen.
" Sama sama sayang." Sahut Papa Alex.
Erald naik ke atas ranjang mendekati Babby Alvin.
" Sayangnya Abang kok bobok terus sih, bangun donk kita main." Ucap Erald menoel pipi Alvin.
" Om juga mau main sama Al, bangun donk Al." Ujar Saka naik ke atas ranjang.
" Pelan pelan Om nanti Al kaget." Ucap Erald.
Saka dan Erald duduk berdampingan menghadap Babby Alvin yang sedang tertidur.
" Sayang aku ke bawah dulu ya sama Papa mau ngopi dulu." Ucap Nathan.
" Iya Mas." Sahut Valen.
__ADS_1
" Erald sama Saka nggak boleh nakal ya, Papi tinggal minum kopi dulu sama Opa di bawah." Sambung Nathan.
" Iya Pi."
" Iya Bang." Sahut Erald dan Saka bersamaan.
" Ayo Pa." Ajak Nathan.
" Ayo." Sahut Papa Alex.
Papa Alex dan Nathan keluar kamar menuju lantai bawah untuk bersantai. Kini tinggallah Saka, Erald, Valen dan Alvin.
" Kak besok kalau udah besar, Alvin mau jadi apa ya?" Tanya Saka menatap Alvin yang sedang memainkan lidahnya.
" Jadi pengusaha seperti Abanglah Sak." Sahut Valen.
" Kalau kamu mau jadi apa Rald?" Tanya Saka menatap Erald.
" Aku mau jadi body guardnya Mami sama Alvin." Sahut Erald.
" Itu mah bukan cita cita Rald." Ujar Saka.
" Kalau Om sendiri mau jadi apa?" Tanya Erald.
" Mau jadi suaminya Vebby." Sahut Saka nyeleneh.
" Sama aja." Cebik Erald. Valen hanya tersenyum melihat tingkah lucu keduanya.
" Kak Valen kalau mau tidur, tidur aja! Biar Alvin Saka sama Erald yang jagain." Ucap Saka.
" Tidak usah sayang, Kakak tidak mengantuk kok." Sahut Valen.
" Iya Mi, nanti kami pijitin deh." Ujar Erald.
" Enggak sayang terima kasih ya sudah perhatian sama Mami sama Kakak." Sahut Valen.
" Iya Mi."
" Iya Kak." Sahut Saka dan Erald bersamaan.
Saka dan Erald nampak begitu senang melihat Babby Alvin yang terlihat sangat imut di mata mereka. Sampai Papa Alex datang menghampiri untuk mengajak Saka pulang. Keduanya berpamitan dengan Valen dam Nathan dan berjanji akan datang esok hari bersama keluarga Ardiansyah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pagi hari sesuai jadwal yang mereka rencanakan, para wanita di keluarga Ardiansyah berkumpul di rumah Nathan. Ada Cia dan babby twins, Ria dan Fara, Mami Nesha, Luci dan Arsen dan Saka.
Kenapa hanya para wanita dan anak anaknya? Karena para pria harus bekerja selain Nathan tentunya. Karena Nathan selalu stand by menjaga Valen dan Babby Al di rumah. Ia mengerjakan pekerjaannya dari rumah.
" Oma aku mau gendong." Ucap Vebby mengacungkan kedua tangannya.
" Baiklah sayang." Sahut Mami Nesha menggendong Vebby.
" Arsen juga mau di gendong Oma." Ucap Arsen.
" Erald juga." Ucap Erald.
" Verdy juga mau gendong Oma." Ujar Verdy.
Ketiganya mendekati Mami Nesha secara bersamaan.
__ADS_1
" Nggak boleh, Oma cuma milik Vebby." Sahut Vebby.
" Oma Vebby turunin aja, gantian Erald donk yang di gendong." Ucap Erald.
" Nggak mau." Sahut Vebby memeluk leher Mami Nesha dengan erat.
" Iya Oma, gantian gendong Arsen juga." Sahut Arsen.
" Ei sudah sudah, jangan pada rebutan Oma! Mending sekarang Oma turunin Vebby terus gendong Babby Al." Ucap Cia yang sedang menggendong Alvin.
" Ah iya betul kata Mama Cia, sekarang Vebby turun ya, Oma mau gendong Babby Al saja." Ucap Mami Nesha.
" Yah...." Ujar Vebby turun dari gendongan Mami Nesha.
" Sini Babby Al gendong Oma." Ucap Mami Nesha.
" Iya Oma." Sahut Cia memberikan Alvin kepada Mami Nesha.
Mami Nesha menimang Babby Alvin sedangkan Ria, Luci dan Cia duduk di sofa yang mereka letakkan samping ranjang menemani Valen sambil mengobrol. Erald, Fara, Saka dan Twins bermain di ruangan bermain.
" Kak doakan supaya aku bisa menyusul Kakak memberikan adik untuk Fara." Ucap Ria menatap Valen.
" Iya Kakak akan mendoakan semoga kamu cepat hamil anak kedua." Sahut Valen.
" Lo udah ada tanda tanda belum? Sepertinya kalau di dengar dari ucapanmu kamu banyak berharap." Ujar Cia.
Ria tersenyum membuat Cia semakin penasaran.
" Kok cuma senyum doank." Ucap Cia.
" Iya... Aku sudah terlambat tapi masih tiga hari, makanya aku minta doa kalian semua." Sahut Ria.
" Ah... Semoga sebentar lagi kita semua akan mendengar kabar bahagia dari Ria yang mengabarkan kalau dia hamil ada kedua." Ucap Luci.
" Amin." Sahut Valen, Ria, Cia dan Mami Nesha bersamaan.
" Terima kasih semuanya." Ucap Ria.
" Kalau Cia kapan nih rencana mau menambah putu untuk Mami?" Tanya Mami Nesha.
" Kalau aku sepertinya udah lah Mi, kan aku udah punya twins, tapi kalau di kasih sama Allah ya tetap mau si." Sahut Cia.
" Ya mudah mudahan Allah memberikan yang terbaik untukmu sayang." Ujar Mami Nesha.
" Amin." Sahut Cia.
" Mi gantian gendong Babby Al donk." Ucap Luci.
" Silahkan sayang." Sahut Mami Nesha memberikan Alvin kepada Luci.
Di dalam ruang bermain Erald sedang bermain robot robotan dengan Arsen. Vebby bermain boneka bersama Saka sedangkan Arsen sibuk bermain game pada ponselnya. Mereka nampak akur dan terlihat sangat bahagia.
**TBC....
Jangan lupa like koment vote dan hadiahnya biar author semangat...
Terima kasih untuk readers yang selalu mensuport author semoga sehat selalu...
Miss U All**....
__ADS_1