Menjadi Mommy Anak Bosku

Menjadi Mommy Anak Bosku
Kenyataan


__ADS_3

Pagi hari Farhan mengundang Claudia ke ruang tamu. Mereka bertiga duduk disofa, Farhan duduk berdampingan dengan Nesha sedang Claudia duduk di sebrang. Farhan menatap tajam pada Claudia tapi tidak membuat Claudia gemetar.


" Clau...Kamu mengerti apa kesalahanmu?" Tanya Farhan menatap Claudia.


" Tidak.. Aku tidak salah jika aku ingin memilikimu Kak karna memang seharusnya kamu milikku." Jawab Claudia.


" Kamu memang tidak punya malu, Kamu dulu yang menolak Mas Farhan sekarang kamu datang ingin merebutnya dariku, Apa yang sudah jadi milikku tidak akan aku lepaskan. " Cibir Nesha.


" Ya aku memang tidak punya malu aku akan mengambil apa yang seharusnya menjadi hakku termasuk Nathan, Aku akan membawanya bersamaku." Ucap Claudia.


" Apa maksudmu?" Tanya Farhan.


" Aku akan membawa Nathan pergi dari sini karna dia bukan putramu." Ucap Claudia.


"Nathan putraku." Bentak Farhan.


" Bukan dia bukan Putramu." Ucap Claudia.


" Apa maksudmu sebenarnya Claudia? Katakan yang sebenarnya jangan berbelit." Tanya Nesha menatap ke arah Claudia.


" Kamu tahu Kak? Kenapa Kak Vera memberinya nama Nathan?" Tanya Claudia. Nesha menatap ke arah Farhan.


" Memang apa hubungannya dengan nama Nathan?" Tanya Nesha.


" Aku tidak berbicara padamu jadi diamlah." Ujar Claudia.


" Mas kenapa di beri nama Nathan." Tanya Nesha.


" Aku sendiri tidak tahu karna Vera sendiri yang memberikan nama itu.. Aku hanya merasa karna Vera suka dengan nama itu jadi dia memberikan nama itu pada anaknya." Jawab Farhan.


" Memang kenapa dengan nama itu?" Tanya Nesha kepada Claudia.


" Ver...nathan.." Ucap Claudia menjeda ucapannya. Farhan dan Nesha menatap ke arah Claudia.


" Vera dan Jonathan." Ucap Claudia.


" Maksudmu Jonathan pacar Kakakmu itu, Apa Nathan...." Selidik Farhan. Nesha semakin bingung dengan semua ini. Akhirnya dia hanya diam saja mendengarkan keduanya.


" Ya Vernathan adalah Anak dari Kak Vera dan Kak Jonathan, Dia bukan darah dagingmu, Kamu hanya di manfaatkan olehnya untuk menutupi aibnya saja." Jelas Claudia.

__ADS_1


" Tidak mungkin...Nathan putraku, Dia putraku." Bentak Farhan.


" Tapi memang itu kenyataanya Kak, Mereka sudah bermain di belakangmu sejak lama, Kak Vera mencintai Jo jauh sebelum dia kenal denganmu." Jelas Claudia.


" Jika memang benar kenapa dia mau menikah denganku kamu bohong, Kamu pembohong Claudia." Bentak Farhan.


" Sabar Mas dengarkan dulu penjelasannya." Ucap Nesha menenangkan.


" Aku tidak bohong, Saat itu Kak Jo tidak mau tanggung jawab atas kehamilan Kak Vera jadi dia mau menikah denganmu. Bukankah belum genap satu bulan kalian menikah Kak Vera sudah hamil? Kau tidak menyadari semuanya karna kau begitu antusias dengan kehamilannya Kak, Kau begitu mencintainya" Jelas Claudi. Farhan mengingat kembali setelah pernikahannya dengan Vera. Ya belum genap satu bulan Vera mengatakan padanya jika Ia hamil anaknya.


" Kenapa aku tidak menyadarinya? Sialan ternyata kau penipu Vera.." Gumam Farhan.


" Apa kau bisa membuktikan jika Nathan putra Jo bukan putraku?" Tanya Farhan.


" Ini baca..." Claudia melemparkan amplop ke depan Farhan.


" Apa ini?" Tanya Farhan.


" Tes DNA Nathan tiga tahun yang lalu sebelum Kakakku meninggalkanmu." Jawab Claudia.


Farhan segera membuka amplop berwarna putih berlogo Rumah Sakit terkenal di kota ini. Ia membacanya dengan teliti. Dan...


" Kamu bisa mengecek keasliannya, Atau tes DNA ulang Kak." Ujar Claudia.


" Tidak... Nathan anakku... Ya dia putraku Jangan ambil dia dariku, Kamu tidak berhak mengambilnya, Aku yang mengurusnya sejak bayi, Kenapa kamu tega melakukan ini padaku Vera...." Isak Farhan memeluk Nesha.


" Sabar Mas." Ujar Nesha mengelus punggung Farhan.


" Mereka semua menipuku, Mereka mengkhianatiku Yank..." Gumam Farhan.


" Tenang saja Kak Aku tidak akan mengambil Nathan darimu tapi dengan satu syarat." Ucap Claudia.


" Apa syaratnya?" Farhan melepas pelukannya lalu menatap Claudia.


" Menikahlah denganku."


Jederrrrr bagai di sambar petir di siang hari. Jantung Nesha berdetak kencang. Ia takut Farhan akan menerima syarat itu. Dia tidak mau di madu. Dia tidak mau berbagi suami dengan wanita lain.


" Kamu gila aku sudah punya istri." Bentak Farhan.

__ADS_1


" Kalau kamu tidak mau menikahiku, Maka dengan terpaksa aku akan bilang sama orang tua Kak Jo, Jika Kak Jo punya anak dari Kak Vera, Aku yakin mereka akan mengambilnya dari kalian." Ucap Claudia. Nesha hanya diam saja sejujurnya Ia tidak mau kehilangan Nathan tapi Ia tidak mau merengek karna rengekannya hanya akan menambah beban pikiran Farhan. Nesha percaya kalau Farhan bisa mengatasi semuanya.


" Katakan saja aku akan memberikan Nathan kepada mereka karna memang mereka keluarganya Dan sekarang pergilah dari sini, Aku akan mengijinkanmu membawa Nathan jika kamu bisa membawa orang tua Jonathan ke sini." Ujar Farhan.


Farhan segera bangkit, Ia berjalan menuju kamarnya. Nesha segera menyusulnya. Ia akan menghibur Farhan yang sedang rapuh saat ini. Sedangkan Claudia mengepalkan tangannya Ia tidak menyangka jika rencananya akan gagal. Dia sudah menceritakan semua rahasia yang Ia pendam selama ini sebagai senjata mendapatkan Farhan tapi kenyataannya Farhan tidak goyah.


Di dalam kamar


" Mas... Yang sabar ya." Ucap Nesha menghampiri Farhan yang sedang duduk di tepi ranjang.


" Aku nggak nyangka Vera membodohiku sampai seperti ini, Anak yang aku sayang sejak bayi ternyata bukan anakku." Ujar Farhan.


" Dia putramu Mas.... Putra kita sampai kapanpun Nathan akan jadi putra kita." Sahut Nesha.


" Tidak... Biarkan mereka membawa Nathan bersamanya aku tidak mau mengasuh anak pengkhianat seperti Vera dan Jo." Ucap Farhan.


" Mas.. ada apa denganmu? Kenapa kamu jadi seperti ini? Dia anakmu Mas jangan berubah menjadi membencinya hanya karna dia bukan darah dagingmu, Aku tidak mau itu terjadi Mas." Ujar Nesha.


" Hiks...hiks...hatiku sakit Sha... Ternyata selama ini aku membesarkan anak orang yang mengkhianatiku, Anak orang yang menghancurkan kebahagiaanku." keluh Farhan sambil memeluk Nesha.


" Mas... Sebenarnya kamu menyesali karna rumah tanggamu dengan Vera hancur kan, Bukan karna Nathan anak Jo." Tanya Nesha.


" Apa maksudmu sayang?" Tanya Farhan menatap Nesha.


" Jika hanya karna Nathan bukan anakmu kamu tidak akan seperti ini Mas, Kamu masih ada rasa dengan mantan istrimu itu makanya kamu jadi emosi begini." Ujar Nesha.


" Enggak sayang... Aku bersumpah aku nggak ada perasaan apapun lagi untuknya, Hatiku sepenuhnya sudah menjadi milikmu percayalah sayang." Ucap Farhan menangkup wajah Nesha.


" Aku percaya padamu Mas, Ku mohon padamu, Tetap cintai dan sayangi Nathan seperti apa yang kamu lakukan selama ini, Jangan pernah menganggapnya anak orang lain, Dia putra kita hmm." Ucap Nesha lembut.


" Kita harus menghadapi semua ini sama sama, Jangan biarkan Nathan jatuh ke tangan orang yang salah, Bicarakan baik baik dengan keluarga Jo Mas, Beri mereka pengertian agar mereka tidak merebut Nathan dari kita, Setidaknya sampai Nathan tumbuh dewasa." Sambung Nesha memberi pengertian pada Farhan.


" Baiklah sayang aku akan mengikuti saranmu." Sahut Farhan.


" Sekarang jangan bersedih lagi hadapi semuanya dengan hati yang tenang agar mudah terselesaikan." Tutur Nesha.


" Makasih sayang sudah memberikan aku kekuatan." Farhan mengecup pipi Nesha. Hatinya sedikit tenang Ia akan memikirkan bagaimana caranya memenangkan hak asuh Nathan jika Claudia menuntutnya di pengadilan.


...Tbc........

__ADS_1


__ADS_2