
"Kabar yang akan Arya bawa kali ini adalah soal Lucas." Arya nampak mengatur nafasnya, yang tiba-tiba terasa sesak.
"Apa ada kabar penting lagi yang harus Om tahu dari anak Om itu?" tanya Eric sembari membetulkan posisi duduknya yang mungkin langsung merasakan tidak nyaman begitu mendengar nama Lucas.
Arya tersenyum kecut, ia tahu kalau kabarnya kali ini juga pasti akan membikin sesak dada Eric lagi. "Sepertinya Om Eric memang harus melatih kebiasaan berlatih untuk melatih jantung-jantung Om yang Arya tahu pasti masalah-masalah yang Lucas tumbulkan membuat jantung Om semakin tidak sehat," kekeh Arya, dan dibalas dengan senyum oleh Eric.
"Sejak Om kenal dengan masalah-masalah Lucas. Om semakin bersemangat karena Om merasa ada tantangan baru," lirih Eric, dan di balas dengan senyum dari Arya juga.
"Kali ini ada kabar baik sih Om dari Lucas. Anak Om itu ternyata sudah memiliki anak, namanya Zakia, umurnya baru berjalan dua tahun, tetapi ada kabar kurang enaknya, di mana saat ini anak Lucas sedang berjuang melawan sakitnya, dan membutuhkan dukungan dari Om Eric," ujar Arya, dan Eric nampak kembali mengatur nafasnya yang mungkin terasa sesak .
"Apa anak itu tinggal dengan Lucas?" tanya Eric, apabila ia itu terjadi, tandanya Eric harus sudah mulai berinteraksi dengan anaknya Lucas.
"Tidak, ibunya masih memiliki trauma berat pada papah anak itu, karena ternyata dari yang Lucas ceritakan dia dulu memper-kosa wanita itu dan membuatnya hamil dan memiliki Zakia, dengan banyaknya cobaan yang di hadapi. Arya tahu sih berada di posisi Jiara seperti itu, pasti marah dan kesal banget dengan Lucas, itu sebabnya Lucas belum memiliki akses untuk ikut merawat Zakia," balas Arya.
"Tunggu Jiara, Om kayak pernah dengar nama itu." Eric nampak berpikir di mana laki-laki paruh baya itu mendengar nama Jiara. "Apa di adalah wanita berhijab panjang yang dulu bertemu dengan Om di rumah sakit saat Elin dirawat, dia adalah keluarga di ruangan sebelah Elin?" tanya Eric yang mulai mengenal sosok Jiara.
"Ah iya Om, Om Eric masih ingat ternyata," ucap Arya dengan perasaan yang senang.
__ADS_1
"Iya, dan apa laki-laki yang di bilang bos oleh Jiara adalah Lucas?" tanya Eric lagi, dan lagi-lagi tentu jawabannya benar.
"Om pernah ketemu dengan Lucas?" tanya Arya lagi. Eric kali ini hanya menggeleng dengan lemah. "Om memang tidak pernah bertemu secara langsung dengan pasien yang di sebelah Elin waktu itu, tetapi Om merasa dekat ketika mendengar suaranya, dan mungkin itu yang di sebut sebagai ikatan batin," adu Eric masih sangat mengenal perasaanya ketika mendengar suara anaknya waktu itu.
"Berati sebenarnya kalian mungkin pernah ketemu Om hanya saja belum saling kenal. Apa sekarang Om pengin ketemu Lucas?" tanya Arya. Kalau Memang Eric mau untuk bertemu dengan Lucas itu tandanya, Arya harus menceritakan yang sesungguhnya, dan Arya akan melakukanya.
Saat ini tidak ada gunanya menutupi sebuah fakta, baik Lucas maupun Elin harus tahu kesungguhannya dan hal itu yang sedang Marni katakan pada Elin, kalau wanita itu juga harus tahu kalau dia ada saudara kembar yaitu Lucas. Marah dan kecewa mungkin pasti akan terjadi, tetapi tidak akan berlangsung lama, karena Arya yakin pasti Elin bisa memaafkan Lucas, buktinya dari kejadian ini Arya jadi tahu fakta sesungguhnya.
"Apa Elin sudah tahu tentang hal ini?" tanya Eric dengan wajah terkejut." Arya menggeleng pelan.
"Saat ini belum, tetapi Marni sedang mencoba menjelaskan apa yang terjadi pada Om dan Tante Ely, dan apa Om mau tahu fakta lain lagi yang mungkin saja Om akan lebih terkejut lagi," lirih Arya dengan sangat senang, dan juga yakin kalau Eric pasti akan terkejut.
"Bukan Om, tetapi bukan tidak mungkin kalau impian Om Eric suatu saat bisa terwujud mengingat saat ini Lucas sudah banyak berubah. Dari setiap kejadian yang terjadi pada Elin dan Om ternyata ada satu tragedi yang terungkap. Seperti penculikan Elin dan juga Elin sakit bertepatan dengan itu Jiara bertemu dengan Lucas dan yang tidak disangka Zakia anak dari Jiara adalah anak Lucas. Sungguh dunia ini sempit." Arya menentukan dari setiap kejadian yang menimpa Elin dan keluarganya.
"Mungkin ini semua yang terjadi pada Om adalah jawaban dari doa-doa Om, tetapi harus ada kepahitan dulu untuk mempersatukan kami, dan semua ini terjadi pada anak-anak Om. Jujur Om mau ketemu dengan Lucas atau Erlan seperti akan ketemu seorang penjahat dan hal itu yang membuat Om kandang merenung apa bisa Om nanti bersatu dengan Darya, sedangkan anak-anak kami saja saling bermusuhan," lirih Eric.
"Bisa dan yang akan mempersatukan adalah anak-anak Om sendiri. Seperti saat ini tadi siang Arya bercerita panjang dengan Lucas, dan Arya minta akses satu orang untuk merawat Tante Ely dan keajaiban kembali lagi. Lucas memberikan akses satu orang untuk menjadi perawat Tante," ujar Arya dengan sangat gembira.
__ADS_1
"Apa itu tandanya Elin akan bekerja menjadi pengasuh untuk Ely, Mamahnya sendiri." Suara bergetar dan mata yang memerah terlihat dengan jelas dari wajah Eric.
Ini bukan kabar sedih, ini kabar bahagia, tetapi Eric merasakan sangat sedih, karena itu tandanya impian Elin untuk bertemu dengan ibunya akan terwujudkan.
'Sayang sebentar lagi kamu akan bertemu dengan Mamah kamu. Semoga nanti kamu bisa membawa ingatan untuk Mamah yah,' batin Eric sedih sekaligus bahagia.
"Apa nanti Elin akan tahu dia nanti akan mengasuh ibu kandungnya sendiri yang sedang terganggu pikirannya, Arya?" tanya Eric dengan khawatir.
"Marni sedang menjelaskan Om, semoga saja Elin akan terima dengan semua yang terjadi diantara mereka," ucap Arya sembari mengelus punggung Eric.
"Terima kasih untuk kalian yang sudah perduli dengan Om dan Elin. Om sangat terharu dengan kekompakan kalian. Benar yang dikatakan kamu, bahwa tidak semua musibah itu pahit. Buktinya dari musibah itu Om bertemu dengan kalian yang justru membongkar teka-teki ini semua. Entah kalau Om tidak bertemu dengan kalian. Mungkin selamanya Elin tidak akan bertemu dengan wanita yang telah melahirkannya," lirih Eric dengan haru.
"Arya justru semakin tertantang Om, dengan kasus ini, ada rahasia apa sebenarnya yang terjadi dengan keluarga Tante Ely. Arya melihat bukan semata cinta yang tidak direstui dan fitnah atau yang lainya, seperti ada percobaan perebutan kekuasaan. Mengingat harta yang ditinggalkan ibu dari Tante Ely tidaklah sedikit, dan semua hartanya jatuh ke tangan Tante. Itu sebabnya untuk masuk menemui Tante Ely cukup sulit."
"Tolong bongkar rahasia ini Dokter Arya, kalau memang ada yang ingin menyingkirkan Ely tolong segera temukan pelakunya," mohon Eric dengan wajah yang sangat tegang. '
"Pasti Om, itu sebabnya Arya mau melakukan ini semua termasuk tes DnA yang kalau dipikir sangat tidak ada gunanya Arya melakukannya, tetapi Arya semakin penasaran setelah semuanya seperti terencana. Dan semoga usaha Arya tidak sia-sia. Bantu Arya untuk mengungkap ini semua, dan melindungi keluarga kita."
__ADS_1
...****************...