
***
“Apa katamu..! Jangan memberikan laporan sebelum kau bisa memastikan kebenarannya." Wei Heng terkejut sekaligus geram setelah menerima laporan dari bawahannya.
“Saya sudah memastikannya ketua, memang tidak diragukan lagi, saat ini sekte Racun Langit benar-benar sudah binasa, bahkan Peiyu tidak selamat dari penyerangan itu."
“Peiyu..! Kau begitu ceroboh, bagaimana bisa lokasi barumu di ketahui musuh secepat ini." Ucap Wei Heng.
Yang ia sesalkan dia tidak bisa membantunya ketika sektenya dalam bahaya, namun yang lebih dia sesalkan adalah keterlambatannya untuk mendapatkan darah Peiyu dan beberapa anggotanya yang pasti juga ikut gugur dalam penyerangan tersebut.
Kabar tentang lenyapnya sekte Racun Langit tersebar begitu cepat, hanya butuh dua minggu kabar tersebut tersebar ke seluruh kekaisaran Yun.
“Jendraln Ori! Sepertinya kita tidak bisa bertindak gegabah. Aku yakin saat ini mereka akan berusaha mencari keberadaan kita." Kata Wei Heng kepada jendral Ori..
Jendral Ori tertawa kecil kemudian berkata kepada Wei Heng. “Kau pikir mereka akan mampu melenyapkan kita seperti mereka melenyapkan kelompok teman bodoh mu itu." Kata jendral Ori kemudian dia berjalan mendekatinya.
“Ingatlah kekuatan dari pasukan manusiamu dan pasukan iblis ku memang berkurang, namun sekarang dengan adanya Raja iblis hitam, kekuatan kita saat ini bisa di bilang lebih besar tiga kali lipat di bandingkan sebelumnya." Kata jendaral iblis.
Wei Heng terdiam dia memang sudah melihat wujud dari Raja iblis hitam, dan juga sudah melihat ke lima jendralnya. Masing-masing kekuatan dari mereka sama dengan kekuatan jendaral Ori sebelum di kalahkan oleh Ho Chen.
Memang menurut pendapatnya, jika kelima jendral saja yang bergerak itu sudah cukup untuk membuat seluruh sekte akan musnah,dan andaikan Ho Chen dan gurunya ikut campur, mereka berdua jelas tidak akan mampu mengalahkan ke lima Jendral iblis hitam.
“Jadi apa kita akan menyerang para anggota sekte lagi?." Tanya Wei Heng.
Jendral iblis mengelengkan kepala. “Untuk saat ini belom, karena aku masih harus memulihkan seluruh energiku. Biarlah kelima jendral iblis hitam yang bergerak, lagi pula pergerakan mereka sangat halus dan rapi. Tidak akan mudah bagi orang lain untuk melacak mereka." Kata jendral Ori.
“Owh..! Apa yang kalian bicarakan?." Liu Qi Shu datang ketika mereka sedang berbicara.
“Ini urusan kami..! Dan tidak ada urusannya denganmu." Kata Wei Heng ketus.
__ADS_1
Sejak Liu Qi Shu meremehkan Wei Heng ketika pertama kali datang, Wei Heng tidak menyukainya, hingga sekarang pun Wei tetap tidak suka.
Liu Qi Shu tersenyum sinis mendengar jawaban Wei Heng. “Beruntung kau bersekutu dengan Raja iblis merah, jika tidak sudah lama kau aku jadikan mayat hidup." Batinnya.
“Ada apa kau datang kesini?." Tanya jendral Ori, dia tidak peduli kepada Wei Heng yang tidak menyukai keberadaan Liu Qi Shu.
“Eh.. iya maaf aku hampir lupa!." Kata Liu Qi Shu yang lupa akan tujuannya datang ke tempat Wei Heng.
“Raja iblis Wu meyuruhku untuk memanggil mu." Kata Liu Qi Shu dia menyampaikan dengan singkat.
“Baiklah aku akan kesana." Jendral Ori berjalan keluar meningalkan mereka berdua.
“Kenapa kau tidak ikut pergi? apa kau masih mau di sini?." Tanya Wei Heng ketika melihat Liu Qi Shu tidak juga pergi mengikuti jendral Ori.
Liu Qi Shu tidak menjawab, kemudian dia melangkah keluar menyusul jendral Ori Tampa mengucapkan sepatah kata pun. “Wanita gila yang aneh!." Gumam Wei Heng.
“Ori! Aku ingin kau menyelidiki manusia yang kau ceritakan itu, jika ketemu segera lapor padaku." Kata Raja iblis Wu
Raja iblis merah segera menjawab pertanyaan jendralnya. “Ori kamu tahu jika kekuatan kita tidak akan bisa mengalahkannya, andai dia tidak memiliki kekuatan air dan Es, pastinya kau sudah lama melenyapkannya, jadi kita akan lihat, apa api hitam akan mampu mengalahkannya." Jawabnya.
Jendral Ori kaget lalu bertanya. “Apa maksud Rajaku? Apa Raja Wu akan turun tangan sendiri untuk menghadapinya?." Tanyanya.
“Tidak, aku tidak akan langsung menghadapi biar salah satu jendral ku yang memiliki kekuatan Api hitam yang menghadapinya." Kata Raja iblis hitam.
Jendral Ori tersenyum lebar, ini yang selama ini dia tunggu, dia ingin menyaksikan sendiri kekuatan jendral iblis hitam, apa dia mampu mengalahkan pemuda itu atau tidak.
“Baiklah Raja iblis Wu, saya akan segera mencari keberadaanya." Kata jendral Ori.
Jendral Ori segera pergi keluar dan menuju ke tempat Wei Heng. Sesampainya di sana dia meminta Touli untuk membantunya mencari keberadaan pemuda tersebut, karena saat ini hanya Touli yang bisa terbang.
__ADS_1
Awalnya mereka kaget dan sedikit ragu, namun setelah jendral Ori menjelaskan mereka akhirnya setuju akan rencana Raja iblis hitam.
“Kemana kita akan mencarinya kemana?." Tanya Touli.
“Kamu tidak perlu bingung, apa kau mendengar kabar tentang sekte Racun Langit?." Kata Wei Heng sekaligus bertanya.
Touli mengangguk. “Iya saya juga mendengarnya, memangnya apa hubungannya itu dengan tujuan kita ini?."
“Aku yakin dia pasti juga terlibat di sana, kalau tebakanku benar, kemungkinan dia tidak jauh dari kota tersebut." Jelas Wei Heng.
Peiyu mengengguk, dia sendiri sampai tidak terpikirkan akan hal itu. Jendral Ori juga setuju atas penjelasan Wei Heng. “Ternyata otakmu cukup pintar." Kata jendral Ori.
Wei Heng hanya tersenyum tipis, dia tidak terlalu menanggapi pujian tersebut. Setelah selesai menyelesaikan rencana mereka. Jendral Ori dan Touli segera pergi.
Mereka akan pergi ketika malam dan akan istirahat ketika siang, karena jendral Ori masih belum bisa bertahan ketika siang, di tambah lagi kekuatanya yang belum stabil.
Selama empat malam mereka terbang menuju ke kota Longnan. Sebelum mereka tiba, di perjalanan Touli bisa melihat api unggun menyala di kejauhan.
“Jendral! Sebaiknya kita menyelidikinya dari bawah, apa jendaral bisa menghilangkan cahaya api ditubuh jendral?."
Touli hawatir api yang menyala di tubuh jendral Ori akan menarik perhatian mereka sehingga mereka akan mengetahui keberadaan mereka.
Jendral Ori menghilangkan api yang menyala di tubuhnya, mereka segera turun dan bergerak dari bawah mendekati api unggun yang menyala.
Setelah cukup dekat, mereka bisa melihat tiga pemuda yang sedang duduk di dekat api unggun. Mereka terus berusaha memastikan mereka bertiga. setalah beberapa saat mereka bisa melihat wajah pemuda yang mereka cari.
“Tidak salah lagi, itu dia manusia yang kita cari!." Kata jendral Ori dengan tersenyum lebar.
Jendral Ori tidak akan melupakan wajah pemuda tersebut, kerena pemuda tersebutlah yang membuat dirinya menjadi sedikit lemah.
__ADS_1
Pemuda yang meraka lihat tidak lain adalah Ho Chen, Jiu Rui dan Qiao Lin, yang sedang bermalam di jalan dengan menyalakan api unggun.