
"Kau pikir aku ini apaan di suruh menikah dengan mahluk jelek ini!." Kata Su Hui yang merasa jijik.
"Hah..! saudari Su, apa kau masih ingin menikah, dengan usia mu yang seharusnya sudah memiliki cucu cicit itu?." Feng Ying justru tertarik dengan berdebatan Gwo Jian dan Su Hui sekaligus ikut bertanya.
"Mereka ini pendekar kuat, tapi seperti ada yang salah dengan pikiran mereka!." Batin Qiao Ho yang menurutnya aneh, sudah tahu musuh masih hidup dan ada di depan mata, namun mereka seolah-olah tidak memperdulikan nya.
Bukan hanya Qiao Ho, jendral Muo pun sedikit frustasi mendengar perdebatan mereka, dia sendiri sudah tidak di anggap berbahaya sama sekali di hadapan mereka berempat.
"Sesepuh Feng dan para senior semua, bukan kah sebaiknya kita fokus dulu mengurus jendral iblis ini?." Kata Qiao Ho yang sudah tidak tahan lagi dengan perbincangan mereka yang semakin tidak terarah.
Qiao Ho memanggil ketiga pendekar dengan senior karena memang ketiganya jauh lebih kuat dan lebih tua darinya, walau fisik mereka terlihat seumuran dengan Qiao Ho, nyatanya mereka ribuan tahun lebih tua dari Qiao Ho.
"Aiya, jangan memanggil ku senior, panggil saja saudara Gwo saja, lihat tubuh kita, hampir sama kan?." Kata Gwo Jian memperhatikan tubuhnya dan membandingkannya dengan Qiao Ho.
Qiao Ho terbatuk-batuk mendengar nya. "Berkumpul bersama orang-orang hebat seperti ini malah membuatku semakin gila saja." Batinnya.
"Aku memiliki rencana terhadap mahluk ini." Kata Feng Ying.
"Saudara Feng, kamu tidak berfikir untuk menjodohkan ku dengan mahluk ini kan?." Su Hui malah bertanya demikian.
"Hem..? Jika kau tidak keberatan ya tidak masalah!." Jawab Feng Ying.
Qiao Ho mendengar itu melotot dan menjambak rambutnya sendiri karena merasa stres. Sedangkan Feng Ying Gwo Jian dan Jhin Kwen tertawa terbahak-bahak.
"Dasar manusia sialan, kalian anggap aku ini apa..!? Aku ini jendral iblis Muo, salah satu jendral terbaik Raja iblis hitam. Jika kalian tidak melepaskan ku maka kalian akan menyesalinya nanti." Kata jendral Muo yang mulai emosi.
Ctoook!!!
Lagi-lagi tongkat perak milik Gwo Jian memukul kepala jendral iblis Muo seolah-olah dia adalah boneka yang seenaknya bisa di pukul kepalanya.
"Kau terlalu berisik." Kata Gwo Jian kemudian mengalihkan pandangannya kepada Feng Ying tanpa memperdulikan expresi wajah jendral iblis Muo yang sangat marah.
"Saudari Feng, apa rencana mu?." Tanya Gwo Jian.
"Aku ingin mendapatkan semua informasi mengenai mereka dari mahluk ini, dan juga mengetahui rencana mereka kedepannya." Kata Feng Ying.
"Rencana mu bagus juga seudara Feng!." Kata Jhin Kwen.
Qiao Ho juga setuju dengan renacana tersebut. "Tidak akan mudah mendapatkan informasi darinya, namun saya memiliki cara agar dia mau buka mulut tanpa harus memaksanya." Kata Qiao Ho kemudian mendekati jendral iblis Muo yang masih belum bisa bergerak.
__ADS_1
"Mau apa kalian? Jangan macam-macam dengan ku!." Kata Jendral iblis Muo yang mulai terlihat panik.
"Bukan kah kau salah satu jendral iblis kuat, kenapa jadi panik begini? Ternyata perkataan mu hanya omong kosong saja." Kata Su Hui dengan sedikit mengejek dan mencibir jendral iblis Muo.
"Kau...!." Jendral iblis Muo sangat marah, andaikan di bisa bergerak dia pasti membuat perhitungan dengan Su Hui sampai mati.
Qiao Ho memegang kepala jendral iblis Muo dan mengalirkan energi Es nya.
Jendral iblis Mui menyadari dan merasakan hawa dingin masuk ke dalam kepalanya. "Hentikan, apa yang kau lakukan? Henti...!." Jendral iblis Muo berhenti bersuara dan hanya menatap Qiao Ho dengan mata hitamnya.
Qiao Ho lansung duduk lemas karena dia kehabisan hampir seluruh energinya. "Aku sudah membekukan sebagian saraf nya, sekarang dia tidak akan berbicara macam-macam lagi, dia hanya akan berbicara jika kita bertanya sesuatu kepadanya." Kata Qiao Ho yang duduk bersila mencoba memulihkan energinya.
"Em.. aku baru dengar ada Tehnik semacam itu!." Kata Su Hui yang keheranan melihat jendral iblis Muo yang sudah terdiam.
"Sesepuh, cobalah bertanya, namun anda harus cepat karena waktunya tidak banyak, dia akan kembali sadar kurang dari 100 tarikan nafas." Kata Qiao Ho.
"Kenapa kamu tidak bilang dari tadi jika waktunya hanya sesingkat itu." Kata Feng Ying kemudian langsung memulai pertanyaan nya kepada jendral iblis Muo.
Feng Ying. "Siapa namamu?."
Jendral iblis. "Muo!."
Feng Ying. "Dari mana asal mu."
Feng Ying. "Apa rencana Raja mu terhadap dunia kami ini?."
Jendral iblis. "Melenyapkan sebagian penghuni dunia manusia dan menjadikan manusia sebagai budak, dan dunia inu akan di ambil alih oleh kaum Org!."
Feng Ying. "Kaum org, siapa itu?."
Jendral iblis. "Kami adalah kaum Org, itu nama dari dunia kami!."
Feng Ying. "Bagaimana rencana kalian agar bisa menguasai dunia ini?."
Jendral iblis. "Kami akan membunuh manusia pilihan Hanzi terlebih dahulu, setelah itu kami akan menyerang manusia lainnya dengan pasukan Org dan pasukan mayat hidup sekaligus dengan mayat Hewan Iblis Liar!."
Feng Ying. "Apa Hewan iblis liar yang kalian maksud adalah siluman?."
Jendral iblis. "Benar, itu yang di katakan manusia."
__ADS_1
Feng Ying. "Bagaimana cara mengalahkan Raja kalian dan apa saja kelemahan nya?."
Jendral iblis. "Yang bisa mengalahkan Raja kami hanya Hanzi dengan ilmu segel nya. Sedangkan kelemahan nya...!."
Jendral iblis Muo terdiam, dia menutup mata kemudian membuka matanya kembali. "Kalian Manusia terkutuk!." Ucapnya.
Qiao Ho segera bersuara. "Waktunya sudah habis, dia sudah mendapatkan kembali kesadarannya." Kata Qiao Ho.
Feng Ying menghela nafas, andai saja dia tahu waktu nya hanya sebentar, tentu dia akan langsung bertanya ketika jendral iblis Muo mulai tidak sadar.
Namun setidaknya dia sudah mendapatkan informasi penting, walau belum keseluruhannya.
"Kau sudah menjawab dengan sangat baik, setidaknya Tehnik pengendali pikiran berhasil membuat mu membocorkan rahasia kaum mu sekaligus Raja mu sendiri!." Kata Qiao Ho.
"Mustahil, aku tidak akan mungkin menghianati Raja ku, ini tidak mungkin..!." Jendral iblis Muo mulai panik begitu mendengar perkataan Qiao Ho.
"Tenang saja, kesalahan mu akan segera di ampuni oleh Raja iblis mu itu, kami akan membantu menutupinya agar Raja mu tidak mengetahui jika jendralnya sendirilah yang membocorkan rencana nya." Kata Feng Ying kemudian menoleh ke arah Su Hui dan Gwo Jian dengan mengangguk kan kepala.
Jendral iblis Muo menyadari perkataan tersebut. "Setelah ini, kalian tidak akan selamat dari para kaum ku!." Kata jendral iblis Muo kemudian tertawa sangat keras.
"Tehnik Air - Tetesan Embun."
"Tehnik Es - Sentuhan Pembeku."
Su Hui membuat tubuh jendral iblis Muo terbungkus air, setelah itu dia menyentuh jarinya ke air tersebut dan tubuh jendral iblis membeku menjadi es yang sangat keras.
Qiao Ho terpana melihat Tehnik tersebut, dia tidak menduga jika pendekar wanita tersebut juga menguasai Tehnik Es dan Air, sehingga terlihat sangat sempurna.
Setelah tubuh jendral iblis Muo membeku se utuhnya, dengan mengunakan Tongkat perak, Gwo Jian langsung memukul nya dari arah atas.
"Tehnik Tongkat - Penghancur Bumi."
Tongkat Gwo Jian membesar dengan sendirinya, bahkan ukuran besarnya sampai sebesar pohon kelapa. Dengan satu kali pukulan, tubuh jendral iblis Muo langsung hancur menjadi bongkahan-bongkahan Es kecil.
Malam itu juga jendral Iblis Muo tewas akibat kecerobohan nya sendiri, dia tidak menduga akan mati secepat ini, baru beberapa hari saja berada di dunia manusia, namun dia harus mati terlebih dahulu.
"Satu sudah lenyap, Aku tidak tahu masih berapa banyak lagi jendral yang mereka miliki!." Kata Qiao Ho dengan menghela nafas panjang.
"Calon besan, bagaimana jika aku mengantarkan mu ke sektemu, apa kamu tidak keberatan?." Tanya Feng Ying.
__ADS_1
"Saya tidak akan keberatan, namun ada satu permintaan saya, tolong menginap lah kalian semua di tempat ku." Kata Qiao Ho, menurutnya bertemu dengan empat pendekar hebat secara bersamaan adalah hal yang sangat jarang terjadi, jadi dia membuat kesempatan ini sebagai peluang agar bisa lebih mengenal mereka ber empat lebih jauh lagi.
"Tentu saja, aku akan menginap di sana, tidak baik jika harus menolak tawaran dari calon mertuanya Chen'er!." Kata Feng Ying sambil tertawa kecil.